Tinggi Khasiat, Indonesia Berencana Jadikan Temulawak Setara Ginseng Korea Selatan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 12 November 2023 | 09:30 WIB
Tinggi Khasiat, Indonesia Berencana Jadikan Temulawak Setara Ginseng Korea Selatan
Ilustrasi Temulawak [shutterstcok]

Suara.com - Kementerian Kesehatan bakal menjadikan temulawak Indonesia setara dengan ginseng Korea Selatan yang berani dibayar mahal industri obat hingga wisatawan mancanegara. Kira-kira gimana ya caranya?

Direktur Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Roy Himawan menjelaskan jika temulawak merupakan satu dari 17.000 tanaman obat potensial di Indonesia yang bisa dikembangkan.

Tapi Roy, mengakui untuk bisa mengembangkan 17.000 tanaman obat tersebut butuh tenaga dan usaha yang besar karena cenderung menantang, tapi Kemenkes sudah melakukan survei ada 15 tanaman obat yang sangat potensial, dan salah satunya yaitu temulawak.

"Jadi kita dorong peneliti bisa lebih mengeksplor temulawak, yang kita pengen jadikan hal yang setara dengan ginsengnya Korea atau China. Jadi kalau orang tahu temulawak, oh (langsung tahu dari) Indonesia," ujar Roy dalam acara konferensi HPTLC Association Indonesia Chapter di Cikini, Jakarta Pusat beberap waktu lalu.

Ilustrasi temulawak (pixabay.com/tamanna_rumee)
Ilustrasi temulawak (pixabay.com/tamanna_rumee)

Roy juga menambahkan, potensi temulawak layak diekspor karena saat ini sudah digunakan sejak zaman dulu di masa nenek moyang, bahkan sudah komersialisasi oleh industri. Bahkan dari sisi petani, sudah banyak di pedesaan yang menanam temulawak.

"Dari sisi ekonomi industri udah banyak komersialisasi produk ini. Jadi ini menunjukan kalau kita blow up semuanya, akan lebih mudah mencapai status sebagaimana ginseng di Korea," papar Roy.

Selain itu, meski belum terbukti secara ilmiah dan belum banyak peneliti yang membedah hal yang sama. Temulawak juga berpotensi dan bermanfaat digunakan sebagai obat pelindung hati alias hepatoprotektor.

Hepatoprotektor adalah suatu senyawa obat yang dapat memberikan perlindungan pada hati dari kerusakan yang ditimbulkan oleh obat, senyawa kimia dan virus.

"Manfaat salah satunya temulawak itu hepatoprotektor, yaitu pelindung organ hati, ketika pasien kanker harus menerima obat kimia terapi kanker, melalui organ dalam lainnya, suplemen temulawak itu berpengaruh untuk menjaga kesehatan hati," tambah Roy.

baca juga

Potensi temulawak juga diungkap President of Indonesia Chapter OF HPTLC Association Udayana University, bahwa herbal ini sudah diteliti peneliti luar negeri seperti di Korea Selatan, yang akhirnya bisa memberikan jaminan kualitas temulawak terbaik.

"Temulawak di Korea paling mahal asalnya dari Semarang, karena dia tahu di situ kualitas terbaik, diteliti, sehingga kita percaya dengan kualitas yang dijaminkan oleh Korea," ungkap ungkap ahli yang akrab disapa Prof. Gelgel itu.

Belajar dari fenomena temulawak terkenal di Korea Selatan ini, sudah sepatutnya di Indonesia juga terbentuk kepercayaan dengan jaminan kualitas yang sama di Tanah Air, sehingga tidak dianggap remeh oleh negara asalnya sendiri.

"Ayo, negara hadir untuk membangun kualitas, jadi nggak salah dari kementerian temulawak bisa sehebat ginseng, nggak salah. Tapi kalau kualitasnya bener, nggak nipu-nipu kita percaya pada produk kita," tambah Prof. Gelgel lagi.

Ia juga menambahkan, bila nanti temulawak sukses sebagai salah satu tanaman obat. Akan masih banyak lagi tanaman obat potensial yang bisa membangkitkan kekuatan ekonomi dari industri fitofarmaka, dan Indonesia bisa lebih mandiri dalam industri obat-obatan.

"Kita kolaborasi untuk bangun menuju indonesia emas, kita punya kompetensi luas, yang bisa jadi kekuatan ekonomi kita sendiri, nggak tergantung oleh orang luar," pungkas Prof. Gelgel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Pertandingan Piala Dunia U-17 Hari Ini 12 November 2023, 2 Tim Besar Bertanding di JIS, ada Korea Selatan

Jadwal Pertandingan Piala Dunia U-17 Hari Ini 12 November 2023, 2 Tim Besar Bertanding di JIS, ada Korea Selatan

Bola | Minggu, 12 November 2023 | 06:35 WIB

Pria Korea Selatan Meninggal Dunia karena Robot, Begini Kronologinya

Pria Korea Selatan Meninggal Dunia karena Robot, Begini Kronologinya

Your Say | Minggu, 12 November 2023 | 07:30 WIB

Ulasan Film Tune In For Love, Kisah Romansa Penuh Haru yang Bikin Nostalgia

Ulasan Film Tune In For Love, Kisah Romansa Penuh Haru yang Bikin Nostalgia

Your Say | Jum'at, 10 November 2023 | 15:37 WIB

Terkini

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×