Reza Arap Ungkap Dirinya Idap Aerophobia, Kondisi Ketakutan Berlebih saat Naik Pesawat

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 29 Februari 2024 | 17:39 WIB
Reza Arap Ungkap Dirinya Idap Aerophobia, Kondisi Ketakutan Berlebih saat Naik Pesawat
Reza Arap. [Instagram]

Suara.com - Musisi sekaligus selebgram Reza Oktovian atau yang lebih dikenal dengan nama Reza Arap baru saja membagikan kondisinya yang mengidap aerophobia.

Hal itu ia sampaikan lewat Instagram Story pada Kamis (29/2). "I really need helps for my aerophobia, it's getting worse, (Aku benar-benar butuh pertolongan untuk aerophobia-ku, ini semakin parah)," tulis Reza Arap.

Bagi yang belum tahu, aerophobia adalah bentuk ketakutan berlebih untuk bepergian menggunakan pesawat terbang.

Dikutip dari Alodokter, penderita aerophobia dapat merasa takut terhadap beragam hal yang terjadi dalam penerbangan, mulai dari proses lepas landas, mendarat, maupun saat turbulensi terjadi.

Para penderita pun bisa mengalami mual, gemetar, hingga serangan panik sebelum pesawat lepas landas maupun saat pesawat sudah terbang.

Reza Arap. [Tiara Rosana/Suara.com]
Reza Arap. [Tiara Rosana/Suara.com]

Penyebab Kondisi Aerophobia

Aerophobia bisa terjadi karena berbagai faktor, tergantung dari kesehatan fisik, psikis, dan faktor sosial. Contohnya:

1. Memiliki fobia lain seperti ketinggian (acrophobia), ruang sempit (claustrophobia), takut berlebih pada kuman (mysophobia), maupun fobia sosial.
2. Pernah mengalami kejadian traumatis saat penerbangan atau membaca berita kecelakaan pesawat.
3. Memiliki keluarga yang juga mengalami aerophobia
4. Memiliki ingatan buruk melibatkan penerbangan, misalnya naik pesawat terbang untuk mengunjungi pemakaman orang tersayang.

Ilustrasi lelaki takut naik pesawat atau aerophobia [shutterstcok]
Ilustrasi lelaki takut naik pesawat atau aerophobia [shutterstcok]

Gejala Aerophobia

Baca Juga: Sering Dicap Brengsek, Sifat Asli Reza Arap ke Perempuan Diungkap Amanda Manopo

Saat penderita aerophobia berada di dalam pesawat, mereka bisa mengalami serangan panik. Beberapa gejala serangan panik yang dapat timbul meliputi gemetar, sesak nafas, merasa tercekik, keringat dingin, mual, jantung berdebar cepat, dan tidak bisa berpikir jernih.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Sebab aerophobia bisa mengganggu pekerjaan atau kehidupan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI