Kasusnya Dikhawatirkan Naik Saat Musim Mudik, PAPDI Sarankan Prokes Dan Vaksin Booster Covid-19

Rabu, 06 Maret 2024 | 21:55 WIB
Kasusnya Dikhawatirkan Naik Saat Musim Mudik, PAPDI Sarankan Prokes Dan Vaksin Booster Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19.(Unsplash/towfiquy barbiquy)

Suara.com - Menjelang bulan Ramadan, biasanya akan ada banyak mobilisasi masyarakat, terutama pada waktu mudik. Hal ini berisiko membuat munculnya kerumunan yang menjadi berisiko sebabkan penularan Covid-19.

Meski kasusnya tidak banyak, Covid-19 masih banyak terjadi di masyarakat. Dampak penyakit ini cukup parah, apalagi bagi mereka yang memiliki penyakit komorbid dan usia lanjut. Oleh sebab itu, adanya perkiraan lonjakan mobilisasi pada saat mudik menjadi salah satu yang perlu diperhatikan.

Penasihat Satgas Imunisasi PAPDI, Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD-KAI, FINASIM, menyarankan perlindungan diri dari kemungkinan lonjakan kasus Covid-19, terutama pada mereka yang rentan.

Dr. Samsuridjal menyarankan mereka yang memiliki penyakit komorbid dan usia lanjut untuk mengenakan masker selama perjalanan mudik. Pasalnya, banyaknya kerumunan akan menjadi sarana mudah untuk penularan Covid 19.

“Selama perjalanan mudik jadi tempat-tempat banyak orang dan tempat berkumpul dan berisiko diantaranya membawa Covid 19 ini,” kata Dr. Samsuridjal dalam media gathering bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Rabu (6/3/2024).

Di samping itu, dianjurkan juga untuk melakukan vaksinasi booster sebagai bentuk perlindungan dalam diri agar tidak terkena Covid-19 saat masa mudik. Booster ini juga tak hanya disarankan untuk mereka yang rentan, tetapi juga yang sehat. Hal ini sebagai bentuk preventif agar tidak membawa virus tersebut kepada orang yang rentan.

“Sebelum berisiko ketemu orang banyak, tentu lebih baik di-booster lanjutan. Nah, itu bisa dilakukan sebelum waktu mudik karena kita akan bertemu keluarga, seperti kakek nenek ketemu cucu, bisa berpelukan segala macam, jadi bisa terjadi penularannya,” jelasnya.

Ketua satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD-KAI, FINASIM, menyarankan agar vaksinasi dilakukan 28 hari sebelum mudik. Hal ini akan membangun antibodi yang jauh lebih baik.

“Waktu yang tepat yang ideal itu sebetulnya dua sekitar 28 hari atau 1 bulan sebelum. Jadi 28 hari itu hampir 100 persen orang yang dibangun muncul antibodi secara kuat,” kata Dr. Sukamto.

Baca Juga: 5 Program Mudik Gratis 2024, BUMN Sudah Buka Pendaftaran Kuota Terbatas, Segera Cek Linknya!

Namun, bagi mereka yang kesulitan menemukan waktu untuk vaksinasi dan memiliki daya tahan bagus, dapat lakukan booster dua minggu sebelumnya. Hal ini juga membantu melindungi diri saat musim mudik tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI