Penyakit Ginjal Bisa Dialami di Usia Muda, Junk Food Jadi Salah Satu Penyebab Utamanya?

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 07 Maret 2024 | 21:10 WIB
Penyakit Ginjal Bisa Dialami di Usia Muda, Junk Food Jadi Salah Satu Penyebab Utamanya?
Ilustrasi junk food (Pexels/Robin Stickel)

Suara.com - Penyakit ginjal menjadi salah satu yang menjadi masalah bagi banyak orang. Pasalnya, kondisi ini jika dibiarkan dapat berbahaya, hingga mengancam nyawa. Oleh sebab itu, penyakit ginjal menjadi salah satu yang harus diwaspadai.

Di sisi lain, penyakit ginjal juga tidak hanya menyerang orang dewasa. Saat ini, banyak anak muda yang juga didiagnosis penyakit ginjal. Berdasarkan keterangan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital Bekasi, dr. Maria Aulia Sandjaja, Sp.PD, ada beberapa pasien yang alami penyakit ginjal di usia 30 tahun.

Lalu apa yang menjadi penyebab anak muda bisa terkena penyakit ginjal?

dr Maria mengatakan, salah satu penyebab anak muda alami penyakit ginjal ini karena kebiasaan makan yang buruk. Ia menjelaskan, saat ini banyak generasi muda yang cenderung konsumsi makanan cepat saji alias junk food.

Padahal, dalam junk food itu sendiri terdapat kandungan gula dan lemak yang tinggi. Kandungan tersebut yang terlalu sering menyebabkan masalah pada ginjal seseorang.

Ilustrasi sakit pinggang karena penyakit ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit pinggang karena penyakit ginjal. (Shutterstock)

“Yang paling sering (sakit ginjal) karena pola makan mereka terlalu banyak junk food dan konsumsi gula berlebihan. Saat ini terlalu banyak junk food junk food kemudian mereka (anak muda) lebih suka makanan seperti itu. Padahal yang bahaya dari makanan junk food itu gulanya berlebihan dan penyedap yang berlebihan,” jelas dr Maria dalam Health Talk Eka Hospital Hari Ginjal Sedunia, Kamis, (7/3/2024).

Bukan hanya itu, kebiasaan lain seperti kurangnya olahraga serta informasi yang cukup terkait menjaga kesehatan ginjal juga menjadi faktor. Menurut dr. Maria, beberapa anak muda masih kurang sosialisasi terhadap hal-hal yang untuk menjaga kesehatan ginjal.

“Sama nggak pernah olahraga dan kurangnya sosialisasi juga mungkin bisa menjadi penyebab,” jelas dr Maria.

Gejalanya jarang diketahui

Penyakit ginjal ini juga termasuk silent killer. Biasanya, beberapa orang tidak sadar jika dirinya mengalami penyakit ginjal. Hal ini yang menjadi kendala karena pengobatan dilakukan saat kondisi sakit tersebut sudah parah.

Untuk itu, dr Maria menganjurkan untuk melihat berbagai tanda-tanda yang patut diwaspadai. Berdasarkan keterangannya, jika memiliki tekanan darah tinggi alias hipertensi, orang tersebut harus sudah mulai lakukan kontrol.

Cara Memperbaiki Fungsi Ginjal (shutterstock)
Ilustrasi Ginjal (shutterstock)

Hal ini untuk mengetahui apakah ada komplikasi di ginjal atau organ lainnya. Dengan melakukan kontrol, hal ini akan membantu orang tersebut mengetahui kondisi kesehatan ginjalnya maupun organ lainnya.

“Kalau sudah ada gangguan seperti darah tinggi hipertensi itu sudah harus dari awal mulai dikontrol. Jadi kontrol itu gunanya untuk melihat komplikasi atau tidak di ginjal dan organ lainnya. kalau kontrol ada gangguan, bisa dipilihkan obat gula atau tensi yang aman untuk ginjal jadi enggak sembarang kita kasih,” jelasnya.

Sementara itu, untuk orang dengan kondisi tubuh sehat, dr Maria menyarankan untuk menjaga pola hidup sehat. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak merokok, konsumsi makanan sehat, dan berbagai pola hidup baik lainnya.

“Kalau sehat paling menjaga hidup pola hidupnya aja. Kalau orangnya tidak ada penyakit apapun dan orang usia muda maka gaya hidup sehatnya seperti jangan merokok, makan yang baik dan kalau nggak ada penyakit nggak perlu kontrol, tapi terapkan gaya hidup sehat,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alergi dan Autoimun Punya Gejala Mirip, Mana yang Lebih Mengancam Kesehatan?

Alergi dan Autoimun Punya Gejala Mirip, Mana yang Lebih Mengancam Kesehatan?

Health | Kamis, 22 Februari 2024 | 21:31 WIB

Ingat Caleg di Bondowoso yang Rela Jual Ginjal Buat Biaya Kampanye? Begini Nasibnya Sekarang

Ingat Caleg di Bondowoso yang Rela Jual Ginjal Buat Biaya Kampanye? Begini Nasibnya Sekarang

News | Senin, 19 Februari 2024 | 18:36 WIB

Mengenal Retrograde Intrarenal Surgery: Pendekatan Minimal Invasif Bagi Pengobatan Batu Ginjal

Mengenal Retrograde Intrarenal Surgery: Pendekatan Minimal Invasif Bagi Pengobatan Batu Ginjal

Health | Rabu, 31 Januari 2024 | 11:16 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB