Perubahan Iklim Picu Lonjakan Penyakit Menular, Menkes Budi Gunadi Ingatkan Risiko Pandemi

M. Reza Sulaiman

Selasa, 30 April 2024 | 05:49 WIB
Perubahan Iklim Picu Lonjakan Penyakit Menular, Menkes Budi Gunadi Ingatkan Risiko Pandemi
Ilustrasi Dampak Perubahan Iklim. (Freepik.com/vhotomax)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti perlunya mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap sistem kesehatan. Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim dapat memicu peningkatan penyakit menular dan berisiko menciptakan pandemi, serta penyakit tidak menular.

Budi menjelaskan bahwa perubahan iklim menyebabkan perubahan interaksi antara manusia dan hewan, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya pandemi.

"Misalnya Asia bird flu dari dulu, kemudian ada covid katanya dari kelelawar," ujarnya dilansir ANTARA.

Ilustrasi kelelawar diduga penyebab pandemi Covid-19. [Simon Berstecher/Pixabay]
Ilustrasi kelelawar diduga penyebab pandemi Covid-19. [Simon Berstecher/Pixabay]

Budi juga menegaskan pentingnya mendeteksi patogen pada hewan sebelum menular ke manusia untuk mencegah wabah. Jika deteksi dilakukan setelah manusia tertular, penanganannya akan terlambat dan lebih mahal.

Perubahan iklim juga mengubah perilaku hewan, seperti nyamuk Aedes aegypti yang dapat meningkatkan kasus demam berdarah saat fenomena El Nino terjadi. Selain itu, perubahan iklim dapat berakibat pada masalah gizi karena naiknya permukaan air laut, mengurangi lahan pertanian di tengah pertumbuhan populasi manusia.

Budi juga mencatat bahwa perubahan iklim berkontribusi terhadap penipisan lapisan ozon, yang berpotensi meningkatkan risiko kanker kulit akibat paparan radiasi matahari yang lebih tinggi.

Untuk menghadapi ancaman ini, Budi menyatakan kerjasama dengan pihak-pihak seperti UNDP dan WHO guna memperkuat sistem kesehatan. Dengan upaya bersama, diharapkan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan dapat dikelola dengan lebih baik.

Daftar Penyakit yang Berisiko Meningkat karena Perubahan Iklim

Perubahan iklim tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan manusia. Laman Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) memperingatkan bahwa perubahan iklim dapat memperparah penyebaran penyakit menular, seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya.

baca juga

Suhu yang lebih hangat dan pola curah hujan tak menentu akibat perubahan iklim menjadi faktor utama. Cuaca panas dan lembab ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, pembawa virus dengue (demam berdarah) dan chikungunya. Nyamuk Anopheles, pembawa parasit malaria, juga senang dengan kondisi ini.

Gangguan habitat akibat perubahan iklim juga bisa membuat hewan liar yang membawa penyakit menular seperti kelelawar atau tikus lebih sering bersinggungan dengan manusia. Hal ini meningkatkan risiko penularan penyakit seperti hantavirus, leptospirosis, dan plague.

Pemerintah perlu meningkatkan edukasi dan akses terhadap layanan kesehatan untuk masyarakat, terutama di daerah yang rentan terhadap penyakit menular. Pemantauan dan surveilans penyakit juga perlu diperkuat untuk mendeteksi dan menangani wabah dengan cepat.

Perubahan iklim bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga isu kesehatan masyarakat yang serius. Upaya kolektif untuk memerangi perubahan iklim dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penyakit menular sangatlah penting untuk melindungi kesehatan manusia dan masa depan planet ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Ampuh Menopang Perekonomian Saat Pandemi, Angka Kemiskinan Ikut Turun

UMKM Ampuh Menopang Perekonomian Saat Pandemi, Angka Kemiskinan Ikut Turun

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 11:03 WIB

Menkes Ingatkan Ibu Rumah Tangga Soal Penanganan Arbovirus di Rumah, Apa Itu?

Menkes Ingatkan Ibu Rumah Tangga Soal Penanganan Arbovirus di Rumah, Apa Itu?

Health | Senin, 22 April 2024 | 15:59 WIB

Inovasi Lingkungan Selamatkan Bumi: Menjelajahi Perdagangan Karbon di Platform CXR

Inovasi Lingkungan Selamatkan Bumi: Menjelajahi Perdagangan Karbon di Platform CXR

Bisnis | Sabtu, 20 April 2024 | 13:52 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes

Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI

Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI

Banten | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×