166 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia, Kemenkes RI Pastikan Bukan Karena Heat Stroke

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2024 | 14:43 WIB
166 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia, Kemenkes RI Pastikan Bukan Karena Heat Stroke
Ilustrasi jemaah haji (Unsplash)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan bahwa tidak ada jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia akibat heat stroke atau serangan panas di Mekkah, Arab Saudi. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia mencapai 166 orang.

Jumlah kematian itu lebih rendah dibandingkan pada 2023 lalu yang mencapai 772 orang.

"Kalau sampai saat ini tercatat 166 kematian, tetapi tidak ada yang disebabkan heat stroke. Angka kematian kita jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu karena skrining kesehatan yang baik sebelum pemberangkatan," kata Nadia saat dihubungi suara.com, Rabu (19/6/2024).

Dia menambahkan, jemaah haji Indonesia ada yang sempat sakit akibat heat stroke sebanyak tiga orang. Setelah dapat pengobatan, seluruh pasien bisa sembuh. Ada pun jemaah yang meninggal rata-rata akibat penyebab lainnya.

"Penyebab kematian disebabkan stroke hemoragic, gagal napas, dan kardiovaskular lainnya," ujar Nadia.

Suhu panas ekstrem memang sempat melanda daerah Mekkah, Arab Saudi. Suhu sempat mencapai 51,8 derajat celsius di Masjidil Haram, Mekkah pada Senin (17/6), kata pusat meteorologi nasional Saudi.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, jemaah haji bahkan diminta untuk tidak lakukan lempar jumrah sebelum pukul empat sore karena bahaya panas berlebih yang bisa sebabkan heat stroke. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga meminta jemaah haji Indonesia menuruti imbauan tersebut.

"Merujuk pada imbauan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, kami meminta jemaah untuk tidak melontar jumrah sebelum pukul 16.00 waktu Arab Saudi," kata Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo pada Senin (17/6) dilansir dari situs resmi Kementerian Agama.

Berdasarkan laporan AFP, total jemaah haji yang meninggal mencapai 550 orang per Selasa (18/6). Dari jumlah tersebut, 323 di antaranya warga Mesir. Duta diplomat Arab mengabarkan kalau sebagian besar dari korban jiwa itu mengalami penyakit yang berhubungan dengan cuaca panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timwas Haji Temukan Tenda Jemaah Mirip Barak Pengungsian: Laki Perempuan Berbaur Tanpa Pembatas

Timwas Haji Temukan Tenda Jemaah Mirip Barak Pengungsian: Laki Perempuan Berbaur Tanpa Pembatas

News | Rabu, 19 Juni 2024 | 20:21 WIB

Cak Imin Kritik Kondisi Tenda Haji di Mina: Jemaah Tidur Kayak Ikan Sarden

Cak Imin Kritik Kondisi Tenda Haji di Mina: Jemaah Tidur Kayak Ikan Sarden

Video | Rabu, 19 Juni 2024 | 17:05 WIB

Tenda Jemaah Haji Indonesia Viral, Menag Yaqut Janji Akan Evaluasi Besar-besaran

Tenda Jemaah Haji Indonesia Viral, Menag Yaqut Janji Akan Evaluasi Besar-besaran

Video | Rabu, 19 Juni 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB