Beredar Rumor Galon Polikarbonat Picu Infertilitas, Kepala BKKBN: Jangan Mudah Percaya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 06 Agustus 2024 | 14:19 WIB
Beredar Rumor Galon Polikarbonat Picu Infertilitas, Kepala BKKBN: Jangan Mudah Percaya
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Beberapa waktu lalu, sempat ramai kabar bahwa galon polikarbonat dapat mempengaruhi infertilitas hingga kanker. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K), meminta masyarakat untuk tidak langsung percaya rumor tersebut. 

Dalam dunia kedokteran, suatu makanan atau minuman hanya dapat dianggap merugikan jika sudah ada bukti meta-analisis yang menggabungkan hasil dari berbagai penelitian orisinal.

"Tidak ada kaitan signifikan antara air galon polikarbonat dengan infertilitas. Berdasarkan jurnal-jurnal yang saya baca, tidak ada bukti signifikan yang menunjukkan air dalam kemasan ini mengandung zat penyebab infertilitas," ujarnya.

Hasto menuturkan bahwa sejak setahun lalu, ia telah melakukan kajian terhadap beberapa jurnal terkait isu ini dan menemukan bahwa tidak ada yang menyebutkan adanya hubungan antara air galon polikarbonat dengan infertilitas.

Ilustrasi galon air isi ulang. [Istimewa]
Ilustrasi galon air isi ulang. [Istimewa]

"Dulu saya pernah ditanyai wartawan terkait isu ini, dan setelah meneliti jurnal-jurnal, tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut," tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam dunia kedokteran, suatu makanan atau minuman bisa dilarang jika sudah ada bukti dari meta-analisis atau review statistik antar pusat penelitian. Misalnya, jika ada penelitian dari Australia, Amerika, China, dan Asia yang menunjukkan hasil serupa. Namun, hingga saat ini belum ada bukti seperti itu.

Hasto juga menegaskan bahwa belum ada rekomendasi dari asosiasi atau kolegium yang terkait dengan infertilitas yang menyatakan bahwa penggunaan air galon polikarbonat harus dilarang.

"Dalam kedokteran, kita selalu berdasarkan bukti yang sudah terbukti di banyak tempat. Sebelum ada rekomendasi seperti itu, kita tidak bisa menganggapnya dilarang atau berbahaya," ungkapnya.

Ia menekankan bahwa isu air galon polikarbonat yang dikatakan bisa menyebabkan infertilitas belum bisa dibuktikan kebenarannya.

baca juga

"Belum ada pedoman untuk melakukan pelarangan karena kolegium yang mengampu masalah kualitas sperma atau sel telur, seperti kolegium reproduksi dan infertilitas, belum merekomendasikan pelarangan tersebut," katanya.

Menurut Hasto, mayoritas penyebab infertilitas di Indonesia adalah penyakit infeksi. Pada perempuan, misalnya, penyakit keputihan yang menyebabkan saluran telur tersumbat.

Selain itu, kegemukan yang menyebabkan kelebihan hormon androgen juga menjadi penyebab infertilitas pada perempuan. Sementara pada laki-laki, infertilitas biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol yang menurunkan fertilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Rumah Warga Dihiasi Galon Warna-warni, Ternyata Ini Fungsinya

Viral Rumah Warga Dihiasi Galon Warna-warni, Ternyata Ini Fungsinya

Tekno | Kamis, 11 Juli 2024 | 09:28 WIB

Kepala BKKBN: UU KIA Angin Segar Bagi Pemberian ASI Ekslusif Untuk Anak

Kepala BKKBN: UU KIA Angin Segar Bagi Pemberian ASI Ekslusif Untuk Anak

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 13:41 WIB

Bantah Pernyataan Wajibkan Satu Anak Perempuan Per Keluarga, Kepala BKKBN: Aku Tidak Ngomong Begitu

Bantah Pernyataan Wajibkan Satu Anak Perempuan Per Keluarga, Kepala BKKBN: Aku Tidak Ngomong Begitu

Health | Senin, 08 Juli 2024 | 12:45 WIB

Terkini

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×