Mengenal Tes Genetik Praimplantasi, Kurangi Risiko Keguguran dan Penyakit Bawaan pada Bayi Tabung

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:54 WIB
Mengenal Tes Genetik Praimplantasi, Kurangi Risiko Keguguran dan Penyakit Bawaan pada Bayi Tabung
Ilustrasi bayi tabung [shutterstock]

Suara.com - Kemajuan teknologi dalam layanan kesuburan kini tidak hanya meningkatkan peluang pasangan untuk memiliki anak, tetapi juga memungkinkan deteksi masalah kromosom pada embrio, mengurangi risiko keguguran, dan meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan.

Pada beberapa kasus, perubahan pada sel telur, sperma, atau embrio dapat menyebabkan jumlah kromosom yang tidak tepat, dikenal sebagai aneuploidi. Sebagian besar kelainan kromosom ini berujung pada keguguran atau penyakit genetik seperti Sindrom Down.

Untuk meminimalkan risiko ini, kini ada teknologi yang dikenal dengan PGT-A (Pre-Implantation Genetic Testing for Aneuploidy) atau Tes Genetik Praimplantasi, seperti di Morula IVF Denpasar. Teknologi ini memungkinkan analisis genetik embrio sebelum implantasi. Pada hari ke-5 hingga ke-6 perkembangan embrio, sebagian kecil sel diambil melalui biopsi untuk dianalisis.

Ilustrasi bayi atau ilustrasi adopsi anak. (Pexels/Lisa Fotios)
Ilustrasi bayi atau ilustrasi adopsi anak. (Pexels/Lisa Fotios)

Hasil PGT-A biasanya tersedia dalam 10 hari, yang secara signifikan meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. PGT-A memungkinkan deteksi penyakit yang terkait dengan perubahan jumlah kromosom normal.

Dengan demikian, tes ini mengidentifikasi keberadaan sindrom Down, sindrom Edwards, sindrom Patau, sindrom Klinefelter, dan sindrom Turner, antara lain.

"Kami berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan fertilitas terpadu demi keberhasilan mendapatkan buah hati," ujar Chief Marketing Officer Morula Indonesia, Irawati.

Selain itu, klinik di Bali ini juga dilengkapi dengan teknologi ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection), metode injeksi sperma langsung ke dalam sel telur yang efektif mengatasi masalah infertilitas akibat faktor sperma.

"Kami bertekad memperluas kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dengan menyediakan layanan bayi tabung dan fertilitas secara komprehensif," tambah Irawati.

Baca Juga: Kicep! Aksi Kejinya saat Aniaya Bayi Terekam CCTV, Bos Daycare Meita Irianty Tak Berkutik Ditangkap Polisi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI