Kanker Payudara Bisa Dicegah, Hindari Kebiasaan Ini Untuk Kurangi Risiko

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 21 Agustus 2024 | 11:49 WIB
Kanker Payudara Bisa Dicegah, Hindari Kebiasaan Ini Untuk Kurangi Risiko
Ilustrasi deteksi dini kanker payudara. (Freepik/wayhomestudio)

Suara.com - Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering ditemukan. Meski demikian, menurut dokter spesialis di Siloam Hospitals Mampang, dr. Sekar Dorojati Y., SpB, FINACS Bedah, ada beberapa faktor yang dapat dikendalikan untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara. 

"Menghindari obesitas, meningkatkan aktivitas fisik, mengadopsi pola makan sehat dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta menghindari konsumsi alkohol, merokok, dan penggunaan obat-obatan hormonal tanpa pengawasan medis adalah langkah-langkah penting," ujar dr. Sekar dalam keterangannya. 

Ia menjelaskan, melalui program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker), pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya skrining dini dalam penanganan kanker payudara.

Pita pink simbol kanker payudara (pexels/padrinan)
Pita pink simbol kanker payudara (pexels/padrinan)

dr. Mathelda menekankan bahwa deteksi dini adalah kunci dalam penanganan kanker payudara yang lebih efektif. Langkah yang bisa dilakukan antara lain ialah dengan, Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), yakni meakukan pemeriksaan mandiri setiap bulan, terutama 7-10 hari setelah menstruasi selesai, dan juga Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS): Konsultasikan dengan tenaga medis untuk pemeriksaan payudara secara klinis.

"Pemeriksaan kanker payudara melalui SADARI sebaiknya dilakukan 7-10 hari setelah mens dimulai. Jika ditemukan benjolan pada anak yang masih kecil, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. USG dapat dilakukan pada usia berapa saja, sedangkan mammografi dianjurkan bagi wanita di atas 40 tahun," ungkap dr. Mathelda.

Lebih lanjut, Matheldajuga mengingatkan beberapa gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai mencakup berbagai perubahan fisik pada area payudara, antara lain, nyeri dan bengkak mungkin menjadi tanda awal, disertai dengan kemerahan pada kulit payudara, perubahan ukuran payudara juga bisa menjadi indikasi, terutama jika disertai munculnya benjolan.

"Kemudian juga ada cairan yang keluar dari puting, terutama yang berwarna coklat atau kemerahan, juga perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda keganasan. Selain itu, puting yang tiba-tiba masuk ke dalam adalah gejala lain yang tidak boleh diabaikan," kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Menegangkan Cinta Ramlan Mati Suri Selama 3 Jam, Bertemu Sebuah Cahaya

Kisah Menegangkan Cinta Ramlan Mati Suri Selama 3 Jam, Bertemu Sebuah Cahaya

Entertainment | Selasa, 20 Agustus 2024 | 07:45 WIB

BPJS Belum Sediakan Obat Trastuzumab Untuk Pasien Kanker Payudara, Dokter Duga Terkendala Birokrasi

BPJS Belum Sediakan Obat Trastuzumab Untuk Pasien Kanker Payudara, Dokter Duga Terkendala Birokrasi

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 13:22 WIB

Ini Gejala Kanker Paru yang Harus Diwaspadai, Wajib Deteksi Dini!

Ini Gejala Kanker Paru yang Harus Diwaspadai, Wajib Deteksi Dini!

Health | Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:41 WIB

Terkini

Kerja Secukupnya, Hidup Sepenuhnya: Saat Gen Z Mulai Ubah Definisi Sukses

Kerja Secukupnya, Hidup Sepenuhnya: Saat Gen Z Mulai Ubah Definisi Sukses

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 18:28 WIB

Dua Tentara Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Usmam Hamid: Skandal Besar

Dua Tentara Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Usmam Hamid: Skandal Besar

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:18 WIB

Abu Vulkanik GAK Ancam Kesehatan Siswa, Sekolah di Serang hingga Jakarta Beralih Daring

Abu Vulkanik GAK Ancam Kesehatan Siswa, Sekolah di Serang hingga Jakarta Beralih Daring

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:17 WIB

5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!

5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 18:15 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Diganti Daring

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Diganti Daring

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 18:13 WIB

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Kemdiktisaintek Izinkan Kampus Gelar Kuliah Hybrid

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Kemdiktisaintek Izinkan Kampus Gelar Kuliah Hybrid

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:09 WIB

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya

Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 18:00 WIB

Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!

Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 17:58 WIB

Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau

Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:50 WIB

×