Kebiasaan Ngorok Ternyata Bisa Bikin Jantung 'Korslet', Ini Alasannya!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 04 September 2024 | 12:39 WIB
Kebiasaan Ngorok Ternyata Bisa Bikin Jantung 'Korslet', Ini Alasannya!
Ilustrasi kebiasaan ngorok saat tidur. (Pexels)

Suara.com - Banyak orang menganggap sepele mendengkur alias ngorok saat tidur. Padahal jika dibiarkan terus menerus, ngorok yang parah bisa menyebabkan kerusakan jantung alias gangguan irama jantung yakni aritmia.

Fakta ini dijelaskan Spesialis Jantung & Pembuluh Darah, Konsultan Aritmia Eka Hospital BSD, dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA yang mengatakan jika saat ngorok terdapat fase di mana tubuh kekurangan oksigen.

"Ternyata kalau mengamati orang ngorok itu, biasanya orang ngorok (naik turun suara dan napasnya). Habis itu ada satu episode itu dia berhenti, habis itu naik lagi suara ngoroknya," ujar dr. Ignatius dalam acara diskusi di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Menurut dr. Ignatius, ketika seseorang ngorok lalu tiba-tiba berhenti, di saat itulah menandakan tubuh kekurangan oksigen. Nah, lantaran jantung bekerja memompa darah oksigen ke seluruh tubuh, maka jika kekurangan oksigen, kinerja jantung jadi terganggu.

"Pada waktu berhenti itu, kan sebenernya oksigen kurang. Nah, ketika oksigen kurang, termasuk oksigen yang ke jantung (berkurang). Makanya 'kabel-kabel' listriknya jadi korslet di situ," papar dr. Ignatius.

Perlu diketahui, denyut irama jantung bekerja seperti 'listrik' yang dibutuhkan agar terus berdetak. Namun jika denyut jantung 'korslet', maka irama kerja jantung bisa tiba-tiba berdetak dengan sangat cepat atau melambat.

Kondisi inilah yang kata dr. Ignatius disebut dengan aritmia, yaitu gangguan irama jantung. Sehingga kebiasaan ngorok saat tidur jadi salah satu penyebab aritmia.

"Kadang-kadang, rerata orang ngorok itu begitu (ada tahap berhenti sebentar). Makanya kita ada yang namanya sleep clinic namanya, itu dianalisis tidurnya. Makanya beberapa pasien yang ngoroknya parah, harus pake alat bantu CPAP namanya, supaya oksigennya bagus," jelasnya.

CPAP atau continuous positive airway pressure adalah terapi pemberian aliran udara bertekanan positif ke saluran pernapasan. CPAP juga bertujuan meringankan usaha napas pasien untuk memperbaiki oksigenasi.

baca juga

Kondisi ngorok yang parah ini juga, kata dr. Ignatius, membuat seseorang kerap kali tidak merasa segar saat bangun tidur.

"Kalau orang ngorok, walaupun tidurnya lama, tapi bangun nggak segar, karena oksigennya kurang," paparnya.

Namun kebiasaan ngorok ini tidak sampai menyebabkan henti jantung mendadak. Kondisi ini umumnya disebabkan aritmia maligna, yang biasanya sebabkan karena penyakit jantung koroner atau kelainan jantung bawaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Wanita Berisiko Tinggi Alami Aritmia hingga Henti Jantung, Apa Itu?

Waspada! Wanita Berisiko Tinggi Alami Aritmia hingga Henti Jantung, Apa Itu?

Health | Rabu, 31 Juli 2024 | 06:15 WIB

Diduga Sebabkan Zhang Zhi Jie Kolaps, Ini Pertolongan Pertama Aritmia dan Henti Jantung Mendadak!

Diduga Sebabkan Zhang Zhi Jie Kolaps, Ini Pertolongan Pertama Aritmia dan Henti Jantung Mendadak!

Health | Senin, 01 Juli 2024 | 18:25 WIB

Cegah Kematian Jantung Mendadak Akibat Aritmia, Dokter Tekankan Pentingnya Pemeriksaan EKG untuk Skrining

Cegah Kematian Jantung Mendadak Akibat Aritmia, Dokter Tekankan Pentingnya Pemeriksaan EKG untuk Skrining

Health | Selasa, 26 Maret 2024 | 12:34 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×