Cara Mencegah Terserangnya Penyakit Demam Berdarah

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:00 WIB
Cara Mencegah Terserangnya Penyakit Demam Berdarah
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD) (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini kerap menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama selama musim hujan.

Gejala yang umum terjadi pada penderita DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri sendi dan otot, serta munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit ini.

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kab. Mojokerto dengan situs pafikabupatemojokerto.org, pencegahan Demam Berdarah tidak hanya bergantung pada pengobatan, tetapi juga upaya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat.

1. Menguras dan Menutup Wadah Air

Salah satu cara paling efektif dalam mencegah penyebaran nyamuk Aedes aegypti adalah dengan membersihkan atau menguras tempat-tempat yang menampung air, seperti bak mandi, drum, atau ember. Nyamuk penyebab DBD berkembang biak di air bersih yang tergenang. Dengan menguras wadah tersebut setidaknya seminggu sekali, kita dapat mencegah nyamuk berkembang biak. Selain itu, pastikan menutup rapat wadah-wadah air untuk menghindari nyamuk masuk dan bertelur.

2. Memanfaatkan Abate atau Larvasida

Untuk area yang sulit dikuras atau dibuang, seperti saluran air atau tempat air yang terus-menerus terisi, kita dapat menaburkan abate atau larvasida. Bahan kimia ini dapat membunuh larva nyamuk sehingga menghambat perkembangannya menjadi nyamuk dewasa. Namun, pastikan penggunaan abate dilakukan dengan dosis yang tepat agar tidak membahayakan kesehatan.

3. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah terserangnya penyakit DBD. Singkirkan barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat genangan air, seperti kaleng, botol plastik, atau ban bekas. Selain itu, bersihkan talang air dan selokan agar aliran air tetap lancar dan tidak menampung air. Dengan menjaga lingkungan sekitar tetap bersih, kita dapat mengurangi kemungkinan nyamuk berkembang biak.

baca juga

4. Memakai Lotion Anti Nyamuk dan Pakaian Panjang

Penggunaan lotion anti nyamuk yang mengandung DEET, picaridin, atau minyak lemon eucalyptus sangat efektif untuk mencegah gigitan nyamuk. Selain itu, mengenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang saat berada di luar rumah, terutama pada pagi dan sore hari, juga dapat membantu melindungi diri dari gigitan nyamuk. Nyamuk Aedes aegypti biasanya aktif pada jam-jam tersebut.

5. Menggunakan Kelambu dan Memasang Kawat Nyamuk

Bagi mereka yang tinggal di daerah rawan DBD, penggunaan kelambu saat tidur dapat menjadi salah satu langkah pencegahan yang efektif. Selain itu, memasang kawat nyamuk pada ventilasi rumah dapat membantu mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Langkah-langkah ini sangat bermanfaat terutama untuk melindungi bayi dan anak-anak yang lebih rentan terhadap gigitan nyamuk.

Kesimpulan

Mencegah terserangnya penyakit Demam Berdarah bukanlah tugas yang sulit jika kita disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Dengan menguras, menutup, dan menyingkirkan tempat-tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melindungi diri dengan penggunaan lotion anti nyamuk, kita dapat mengurangi risiko penyebaran virus dengue.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo dan BPJS Kesehatan: Tantangan dan Harapan Atas Kesetaraan Pelayanan

Prabowo dan BPJS Kesehatan: Tantangan dan Harapan Atas Kesetaraan Pelayanan

Your Say | Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:55 WIB

3 Cara Mudah Menangani Kondisi Sesak Napas Mendadak

3 Cara Mudah Menangani Kondisi Sesak Napas Mendadak

Your Say | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:40 WIB

Stres di Tempat Kerja Buat Pekerja Lebih Sering 'Ngudud'

Stres di Tempat Kerja Buat Pekerja Lebih Sering 'Ngudud'

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:21 WIB

Cara Alami Mengatasi Penyakit Tekanan Darah Rendah

Cara Alami Mengatasi Penyakit Tekanan Darah Rendah

Health | Senin, 28 Oktober 2024 | 21:00 WIB

Alternatif Cara Mengobati Penyakit Stroke Ringan

Alternatif Cara Mengobati Penyakit Stroke Ringan

Health | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:53 WIB

Ngeri! Diabetes di Bawah 40 Tahun Tingkatkan Risiko Kematian Dini hingga 4 Kali Lipat

Ngeri! Diabetes di Bawah 40 Tahun Tingkatkan Risiko Kematian Dini hingga 4 Kali Lipat

Health | Senin, 28 Oktober 2024 | 12:10 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×