Kasus Kanker Payudara Terus Meningkat di Kalangan Muda, Syifa Hadju Mulai Rutin Lakukan SADARI

Vania Rossa

Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:14 WIB
Kasus Kanker Payudara Terus Meningkat di Kalangan Muda, Syifa Hadju Mulai Rutin Lakukan SADARI
Syifa Hadju (Instagram/@_syifahadju)

Suara.com - Kampanye dan edukasi peduli kanker payudara kian gencar dilakukan di Indonesia. Hal ini mengingat angka kejadian kanker payudara yang terus meningkat, termasuk di kalangan muda.

Ketua YKPI Linda Agum Gumelar mengungkapkan saat ini 1 dari 8 perempuan terdeteksi kanker payudara. Padahal, lanjut dia, Indonesia punya program Indonesia Emas pada 2045, sehingga generasi muda harus siap dan sehat, termasuk bebas dari kanker payudara.

Dikatakan Linda bahwa data Global Cancer Observatory menunjukkan terdapat lebih dari 66 ribu kasus temuan baru kanker payudara pada perempuan Indonesia di tahun 2022, dengan rasio kejadian mencapai 30%.

Bila dibandingkan dengan tren di tahun-tahun sebelumnya, angka kejadiannya tidak mengalami penurunan yang signifikan.

"Oleh karena itu, jika tidak ditangani dengan serius, akan berpotensi untuk terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun," imbuhnya.

Untuk berkontribusi pada penyelesaian masalah tersebut, Charm bersama YKPI melakukan berbagai insiatif. Salah satunya melakukan screening kanker payudara kepada lebih dari 6.000 siswi, mahasiswi dan guru perempuan, serta mengajarkan cara periksa payudara sendiri.

"Demi mencegahnya (kanker payudara), deteksi dini dengan Sadari termasuk pada generasi muda memang harus dilakukan setiap (selesai) menstruasi,” kata Linda di hadapan 400 siswa SMP dan SMA, serta para guru dari wilayah Jakarta.

Konferensi pers bertajuk ‘Ayo SADARI Setelah Menstruasi’. (Dok. YKPI)
Konferensi pers bertajuk ‘Ayo SADARI Setelah Menstruasi’. (Dok. YKPI)

Selebriti Syifa Hadju yang termasuk generasi Z turut mengajak kaum perempuan untuk peduli kesehatan payudaranya. Caranya adalah dengan rutin Periksa Payudara Sendiri (Sadari) setiap selesai menstruasi. Ia bahkan mengaku sudah terbiasa melakukan SADARI secara rutin.

“Kegiatan edukasi ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru kepada para remaja putri tentang pentingnya periksa payudara sendiri setelah menstruasi. Saya sendiri sudah membiasakan diri untuk rutin melakukannya,” kata Syifa Hadju yang juga didapuk sebagai Brand Ambassador Charm di konferensi pers bertajuk ‘Ayo SADARI Setelah Menstruasi’ di Jakarta, beberapa waktu lalu.

baca juga

Sementara itu, dr Iskandar, Sp.B.Subsp.Onk(K), MPH memberikan penjelasan kepada para peserta tentang gejala kanker payudara, dan cara untuk mengatasi temuan kanker payudara stadium lanjut.

“Sama halnya dengan penyakit lain, kanker payudara pun sangat penting untuk bisa dideteksi secara dini. Karena, jika bisa dideteksi secara dini, maka peluangnya tinggi untuk bisa disembuhkan. Oleh karena itu, marilah biasakan untuk melakukan periksa payudara sendiri secara rutin setiap bulan pada 1 minggu hingga 10 hari pertama setelah selesai menstruasi,” imbaunya.

Bila menemukan perubahan sekecil apapun pada payudara ataupun rasa sakit, jangan dibiarkan dan tidak perlu ditutup-tutupi.

"Diskusikan bersama orang tua, dan segera pergi ke instansi kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan," imbuh dr. Iskandar.

Yang tidak kalah penting untuk menjaga tubuh dari risiko kanker payudara maupun penyakit lain, sambung dia, adalah pola hidup sehat. Dengan makan makanan yang bergizi, tidur yang cukup, dan olahraga teratur akan dapat mencegah timbulnya penyakit, termasuk kanker payudara.

“Melalui edukasi dari para ahli terkait cara deteksi dini kanker payudara, kami berharap dapat berkontribusi terhadap upaya Pemerintah dalam membina dan melindungi generasi masa depan Indonesia,” terang Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Sri Haryani.

Ia mengatakan slogan atau logo "Ayo SADARI Setelah Menstruasi" tertera di setiap kampanye termasuk pada semua kemasan produknya bertujuan untuk lebih menyebarluaskan dan mengingatkan para perempuan untuk melakukan periksa payudara sendiri, terutama saat akan mengganti pembalut di masa menstruasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gayanya Ditiru Rina Nose, Syifa Hadju Sampai Bingung

Gayanya Ditiru Rina Nose, Syifa Hadju Sampai Bingung

Entertainment | Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:49 WIB

Mitos atau Fakta: Biopsi Payudara Bikin Sel Kanker Makin Menyebar? Ini Kata Ahli Patologi

Mitos atau Fakta: Biopsi Payudara Bikin Sel Kanker Makin Menyebar? Ini Kata Ahli Patologi

Health | Rabu, 30 Oktober 2024 | 12:32 WIB

Sama-Sama Calon Menantu, Intip Beda Hadiah Alyssa Daguise dan Syifa Hadju Saat Rayakan Ultah Pernikahan Maia Estianty

Sama-Sama Calon Menantu, Intip Beda Hadiah Alyssa Daguise dan Syifa Hadju Saat Rayakan Ultah Pernikahan Maia Estianty

Entertainment | Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:01 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×