Hari Kesehatan Nasional Tanggal Berapa? Simak Penjelasan Lengkap dan Sejarahnya

M. Reza Sulaiman

Senin, 11 November 2024 | 15:58 WIB
Hari Kesehatan Nasional Tanggal Berapa? Simak Penjelasan Lengkap dan Sejarahnya
Ilustrasi Dokter - Hari Kesehatan Nasional. (Freepik/Senivpetro)

Suara.com - Hari Kesehatan Nasional tanggal berapa? Pertanyaan ini belakangan muncul karena kabarnya peringatan tersebut jatuh di bulan November. Namun demikian masih banyak yang belum tahu mengenai tanggal pastinya.

Secara umum, Hari Kesehatan Nasional ditetapkan sebagai momentum program pemberantasan penyakit malaria yang pernah digalakkan pemerintah. Di masa lalu, penyakit ini menjadi salah satu wabah yang meresahkan banyak orang.

Lebih lanjut tentang sejarah dan serba-serbi Hari Kesehatan Nasional, dapat Anda cermati di sini!

Sejarah Hari Kesehatan Nasional

Pertanyaan tentang Hari Kesehatan Nasional tanggal berapa sebenarnya dapat dilihat dari sejarahnya. Peringatan ini ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, tepatnya pada 12 November 1964 lalu. Penetapan tersebut, seperti yang disampaikan sebelumnya, merujuk pada program pemberantasan penyakit malaria yang gencar dilakukan pada masa itu.

Di era tahun ‘50-an, penyakit malaria menjadi wabah di seluruh wilayah Indonesia. Setidaknya ratusan ribu jiwa harus meninggal dunia karena penyakit tersebut. Maka dari itu langkah penanganan taktis kemudian dilakukan.

Pada tahun 1959 kemudian pemerintah membentuk Dinas Pembasmian Malaria, yang berubah menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria tahun 1963. Program pembasmian malaria yang dilakukan ini bersamaan dengan program dari WHO dan USAID, dan ditargetkan akan menghilangkan malaria di Indonesia tahun 1970.

Beberapa tahun setelah program ini digalakkan, setidaknya 63 juta penduduk Indonesia telah mendapatkan perlindungan dari penyakit malaria. Dengan demikian tanggal 12 November ditetapkan menjadi Hari Kesehatan Nasional, mengacu pada penyemprotan obat DDT secara simbolis yang dilakukan Presiden Soekarno kala itu.

Lalu Apakah Menjadi Tanggal Merah?

baca juga

Hingga saat artikel ini ditulis, momen peringatan Hari Kesehatan Nasional tidak masuk dalam agenda libur nasional atau tanggal merah. Peringatan ini juga tidak terlihat pada SKB 3 Menteri untuk agenda libur nasional, cuti bersama, atau tanggal merah, sehingga dapat dipastikan peringatan tersebut bukan hari libur.

Mengacu pada SKB 3 Menteri yang berlaku, di tahun 2024 ini hanya ada satu sisa libur nasional, yakni pada hari Rabu, 25 Desember 2024 mendatang dalam rangka peringatan Hari Natal. Nantinya libur nasional ini akan disambung dengan cuti bersama yang berlangsung pada tanggal 26 Desember 2024.

Berbarengan dengan Hari Ayah Nasional

Perjalanan penetapan Hari Ayah Nasional sendiri memiliki cerita menarik. Berawal dari sebuah kegiatan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) di Solo pada tahun 2004. Acara yang berhasil mengumpulkan 70 surat terbaik ini justru memunculkan pertanyaan sederhana namun menggugah dari para pesertanya: "Kapan ada Sayembara Menulis Surat untuk Ayah?"

Pertanyaan ini menggerakkan PPIP, sebuah paguyuban lintas agama dan budaya yang juga dikenal sebagai paguyuban Satu Hati, untuk melakukan kajian mendalam tentang peringatan Hari Ayah di Indonesia. Setelah penelusuran panjang dan tidak menemukan penetapan resmi sebelumnya, PPIP akhirnya mendeklarasikan 12 November sebagai Hari Ayah Nasional.

Momentum deklarasi ini semakin bermakna dengan peluncuran buku "Kenangan untuk Ayah", sebuah kompilasi 100 surat terbaik dari anak-anak Nusantara untuk ayah mereka. Deklarasi tidak hanya dilakukan di satu tempat, tetapi secara bersamaan juga digelar di Maumere, Flores, NTT, menunjukkan semangat persatuan dalam merayakan peran penting sosok ayah.

Untuk memperkuat legitimasi peringatan ini, PPIP mengirimkan buku "Kenangan untuk Ayah" beserta piagam deklarasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan para bupati di empat penjuru Indonesia: Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. Gesture simbolis ini menegaskan bahwa penghargaan terhadap sosok ayah merupakan nilai universal yang menyatukan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Itu tadi sekilas penjelasan tentang Hari Kesehatan Nasional tanggal berapa, yang akan diperingati pada 12 November 2024 bersamaan dengan Hari Ayah Nasional mendatang. Semoga menjadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Ucapan Hari Ayah Nasional: Dari yang Lucu Hingga Menyentuh Hati

25 Ucapan Hari Ayah Nasional: Dari yang Lucu Hingga Menyentuh Hati

Lifestyle | Senin, 11 November 2024 | 14:25 WIB

Sejarah Hari Kesehatan Nasional yang Diperingati 12 November, Berawal dari Wabah Malaria

Sejarah Hari Kesehatan Nasional yang Diperingati 12 November, Berawal dari Wabah Malaria

News | Senin, 11 November 2024 | 12:36 WIB

Ide Kado Sederhana Untuk Papa di Hari Ayah, Sesuatu yang Murah Dan Berkesan

Ide Kado Sederhana Untuk Papa di Hari Ayah, Sesuatu yang Murah Dan Berkesan

Lifestyle | Senin, 11 November 2024 | 11:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×