Kenali Penyebab Asam Lambung Naik, IDI Garut Berikan Solusi Pengobatan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 02 Januari 2025 | 12:27 WIB
Kenali Penyebab Asam Lambung Naik, IDI Garut Berikan Solusi Pengobatan
Ilustrasi asam lambung. (Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari idigarut.org, salah satu gangguan kesehatan yang banyak dialami oleh sebagian masyarakat adalah penyakit asam lambung naik atau GERD. Jika tidak ditangani dengan benar, gejala asam lambung naik, yang sering disertai dengan muntah dan refluks asam, dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan lainnya.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. IDI Kabupaten Garut adalah organisasi sebagai wadah profesi bagi para dokter di Indonesia, didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI berkomitmen untuk membangun kesehatan masyarakat melalui berbagai program dan kolaborasi dengan sektor lain.

IDI Garut memperketat pengawasan terhadap izin praktik dokter untuk memastikan bahwa semua tenaga medis yang beroperasi di wilayah tersebut memiliki lisensi yang sah dan memenuhi standar yang ditetapkan. Organisasi ini juga terlibat dalam pembangunan kesehatan di daerah dengan melakukan kerjasama lintas sektor, termasuk program-program kesehatan masyarakat. 

IDI Garut saat ini sedang melakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab asam lambung dan obat yang direkomendasikan bagi penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya asam lambung naik?

Dilansir dari laman https://idigarut.org, penyakit asam lambung, atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang mempengaruhi fungsi sistem pencernaan. Berikut adalah beberapa penyebab utama terjadinya GERD meliputi:

1. Pola makan yang tidak teratur

Asam lambung dapat meningkat jika Anda makan terlalu dekat dengan waktu tidur atau tidak memberikan waktu yang cukup untuk mencerna makanan sebelum berbaring. Anda harus menghindari makan setidaknya dua jam sebelum tidur.

2. Terlalu sering mengonsumsi makanan pedas dan berminyak

baca juga

Makanan pedas, asam, berlemak, dan berminyak dapat meningkatkan produksi asam lambung. Minuman berkafein, alkohol, dan soda juga dapat menyebabkan hal ini terjadi.

3. Obesitas atau kelebihan berat badan

Obesitas adalah kondisi medis yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh secara berlebihan, yang merugikan kesehatan. Obesitas terjadi ketika tubuh mengonsumsi lebih banyak energi daripada yang dibutuhkannya, sehingga energi tersebut disimpan dalam bentuk lemak. Kelebihan berat badan memberikan tekanan tambahan pada perut, yang dapat mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.

4. Faktor usia

Faktor terakhir adalah usia. Seiring bertambahnya usia, otot-otot yang mengendalikan sfingter esofagus bawah mungkin melemah, meningkatkan risiko GERD.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengatasi asam lambung naik?

IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Garut telah merangkum beberapa obat yang bisa meredakan penyakit asam lambung dengan cepat. Untuk mengatasi asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD), terdapat beberapa jenis obat yang direkomendasikan. Berikut adalah beberapa obat yang umum digunakan meliputi:

1. Obat Antasida

Beberapa jenis obat antasida, seperti Polysilane, Sanmag, dan Promag Double Action, dapat menetralkan asam lambung dan meredakan gejala seperti kembung dan nyeri ulu hati dengan cepat. Saat gejala muncul atau satu jam setelah makan, antisida dapat digunakan.

2. Obat Antagonis H2 (H2RA)

Dokter juga dapat memberikan obat seperti Cimetidine, Ranitidine, dan Famotidine. Dengan berikatan pada reseptor H2 di sel lambung, obat ini dapat mengurangi produksi asam lambung. 

3. Obat Penghambat Pompa Proton (PPI)

Omeprazole, Esomeprazole, dan Lansoprazole adalah beberapa contoh PPI. Obat ini memiliki kemampuan untuk menghentikan sekresi asam lambung dengan menghentikan H+, K+-ATPase di sel parietal lambung. Dibandingkan dengan H2RA, PPI meredakan gejala GERD dengan lebih baik.

4. Obat Sukralfat

Sukralfat dapat mengobati GERD, obat ini biasanya digunakan bersama dengan PPI untuk membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung yang melindunginya dari asam.

Obat-obatan ini harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter atau sesuai dosis yang tertera pada kemasan. Jika gejala tidak membaik setelah dua minggu penggunaan obat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Infeksi pada Ginjal, IDI Kota Bandar Lampung Memberikan Informasi Pengobatan

Cegah Infeksi pada Ginjal, IDI Kota Bandar Lampung Memberikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 17 Desember 2024 | 16:20 WIB

Cegah Abses Paru Sejak Dini, IDI Kota Bajawa Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Abses Paru Sejak Dini, IDI Kota Bajawa Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 17 Desember 2024 | 16:13 WIB

Cegah Abses Payudara Sejak Dini, IDI Kota BAA Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Abses Payudara Sejak Dini, IDI Kota BAA Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:59 WIB

Cegah Dispareunia Sejak Dini, IDI Atambua Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Dispareunia Sejak Dini, IDI Atambua Berikan Informasi Pengobatan

Health | Senin, 16 Desember 2024 | 14:55 WIB

7 Obat Herbal untuk Menurunkan Asam Lambung yang Efektif dan Alami

7 Obat Herbal untuk Menurunkan Asam Lambung yang Efektif dan Alami

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:45 WIB

Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:15 WIB

Terkini

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:49 WIB

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:18 WIB

×