Ultrasound Portable Berteknologi POCUS, Beri Kemudahan dan Efektivitas dalam Diagnosis Medis

Vania Rossa

Senin, 27 Januari 2025 | 13:12 WIB
Ultrasound Portable Berteknologi POCUS, Beri Kemudahan dan Efektivitas dalam Diagnosis Medis
Ilustrasi penggunaan Ultrasound Portable untuk diagnosa awal pasien. (dok. Wellesta CPI)

Suara.com - Akses layanan kesehatan di daerah-daerah terpencil atau pedalaman di Indonesia sering kali terbatas. Meski pemerintah melalui program seperti dokter keluarga dan puskesmas keliling telah berusaha untuk menjangkau wilayah-wilayah ini, kondisi ini tentu saja membutuhkan alat kesehatan berteknologi tinggi.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Wellesta CPI meluncurkan produk terbaru berteknologi tinggi, Butterfly IQ+ untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan di Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil.

Produk ultrasound portable tersebut mengusung teknologi Point-Of-Care Ultrasound (POCUS) yang canggih dan dirancang untuk memberikan kemudahan serta efektivitas dalam diagnosis medis.

"Peluncuran produk kesehatan terbaru di Indonesia ini adalah langkah penting dalam misi kami untuk menghadirkan teknologi medis berkualitas tinggi yang terjangkau dan mudah diakses," ujar Country Group Head PT Wellesta CPI, Hanadi Setiarto saat peluncuran Butterfly IQ+ di Jakarta, Sabtu (25/01/2025).

Di hadapan para dokter, tenaga kesehatan, dan jajaran kementerian kesehatan, ia mengatakan pihaknya percaya bahwa produk terbarunya itu akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan di Indonesia.

Terlebih, lanjut Hanadi, Butterfly IQ+ juga dilengkapi dengan aplikasi yang intuitif dan ramah pengguna, memungkinkan para dokter dan tenaga medis mendapatkan hasil yang cepat dan akurat dengan metode non-invasif.

Produk ini, kata dia, telah didukung oleh berbagai penelitian dan uji klinis yang membuktikan keandalannya dalam berbagai kondisi medis.

Dengan ketepatan ini, Hanadi menuturkan, Butterfly IQ+ dapat mengefisiensikan biaya tindakan, misalnya biaya pemasangan jarum infus, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, terutama saat penanganan pasien dengan kebutuhan medis mendesak.

"Seperti penanganan pasien di dalam ambulans, layanan kesehatan keliling dan instalasi gawat darurat (IGD),” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Ini Andalkan AI Untuk Tingkatkan Penjualan dan Lapangan Kerja Baru

Perusahaan Ini Andalkan AI Untuk Tingkatkan Penjualan dan Lapangan Kerja Baru

Bisnis | Minggu, 26 Januari 2025 | 07:17 WIB

Tak Kalah Berkualitas dengan Produk Impor, Pemerintah Dorong Penggunaan  Obat dan Alat Kesehatan Dalam Negeri

Tak Kalah Berkualitas dengan Produk Impor, Pemerintah Dorong Penggunaan Obat dan Alat Kesehatan Dalam Negeri

Health | Sabtu, 09 November 2024 | 12:25 WIB

Melihat Beragam Inovasi Alat Kesehatan di Hai Fest 2024

Melihat Beragam Inovasi Alat Kesehatan di Hai Fest 2024

Foto | Jum'at, 08 November 2024 | 17:04 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×