Anggaran Skrining Kesehatan Ulang Tahun Gratis Tembus Rp4,7 Triliun, Ini Cara Mendapatkannya!

Yasinta Rahmawati | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 30 Januari 2025 | 18:32 WIB
Anggaran Skrining Kesehatan Ulang Tahun Gratis Tembus Rp4,7 Triliun, Ini Cara Mendapatkannya!
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat bertemu Para Pimpinan Redaksi Media Nasional di Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkap anggaran untuk Skrining Kesehatan Ulang Tahun Gratis memakan biaya hingga Rp 4,7 triliun. Anggaran ini akan disalurkan langsung dari pemerintah pusat yakni Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Anggarannya Rp 4,7 triliun. Anggaran Rp 4,7 triliun ada yang dari APBN, ada dari APBD Rp 1,3 triliun. Anggaran disalurkan lewat APBD Rp 1,3 triliun anggarannya, spending lewat program kita. Sisanya lewat anggaran pusat, disalurkan ke RSUD dan Puskesmas nanti mereka mengatur,” ujar Menkes Budi dalam acara Pertemuan dengan Pimpinan Redaksi Media Nasional Indonesia beberapa waktu lalu di Gedung Kementerian Kesehatan.

Menurut Menkes Budi, langkah ini perlu dilakukan mengingat banyak masyarakat Indonesia yang seumur hidupnya belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan. Salah satunya yakni para petani yang belum pernah menjalani tes tekanan darah alias hipertensi.

Inilah sebabnya, Menkes Budi mengatakan dirinya mentargetkan sebanyak 200 juta masyarakat Indonesia mengikuti program Skrining Kesehatan Ulang Tahun Gratis. Tak main-main, Menkes Budi mengklaim target yang besar ini melampaui target penurunan angka stunting yang hanya menyasar 25 juta jiwa.

“Program ini jadi yang terbesar, yang pernah kita buat, lebih besar dari program kesehatan stunting yang targetnya 25 juta orang,”jelasnya.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, dr. Maria Endang Sumiwi mengatakan cara masyarakat Indonesia bisa mengakses layanan Skrining Kesehatan Ulang Tahun Gratis yaitu lebih dulu mengunduh aplikasi Satu Sehat, yang sudah terintegrasi dengan sistem layanan kesehatan di Indonesia.

Menurut dr. Endang, nantinya lewat aplikasi ini masyarakat akan menerima pemberitahuan bakal menjalani skrining kesehatan 30 hari sebelum hari ulang tahun. Bahkan lewat aplikasi ini, masyarakat juga akan diminta mengisi quesioner alias pertanyaan sebagai skrining awam sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan di hari ulang tahun.

“Jadi H-30 akan akan pengingat. Nanti Anda mau ultah nih sebentar lagi, BPJS sudah aktif atau belum. Anda mau diskrining, kalau ketemu masalah kesehatan jangan sampai tidak bisa di follow up. Jadi wajib diskriningnya dianjurkan, supaya tata laksananya lancar,” ujar dr. Endang.

“Lalu yang kedua, H-7 dapet lagi WhatsApp, itu isinya quesioner, pertanyaan awam, supaya nanti jangan lama, karena kita udah simulasi di puskesmas yang lansia bisa 79 menit kalau pertanyaan nggak diisi dulu, karena nanti di Faskes harus ditanya banyak sekali. Nah, itu jadi lama masyarakat bete juga diperiksa lama, jadi H-7 diminta mengisi,” lanjut dr. Endang.

Selanjutnya, kata dr. Endang bertepatan sehari sebelum ulang tahunnya alias H-1 masyarakat akan kembali dapat pengingat untuk mendaftar periksa kesehatan gratis di Faskes. Tapi tenang, jika terlanjur terlewat maka ia bisa mendaftar maksimal 30 hari setelah hari ulang tahunnya.

Tapi karena program ini baru diluncurkan pada Januari hingga Februari mendatang, maka khusus mereka yang berulang tahun pada Januari hingga Maret 2025, ia punya batas waktu skrining kesehatan ulang tahun gratis hingga April 2025 mendatang.

“Karena Februari hampir lewat. Lalu hampir 30 hari nggak datang dapat reminder lagi, kamu harusnya skrining loh nanti datang. Jadi yang digital begitu, di tempat yang nggak digital nggak punya handphone, tapi keluarganya ada bisa masukin keluarganya, jadi bapaknya, anaknya bisa masuk, tapi kalau sama sekali nggak ada nanti dibantu,” pungkas dr. Endang.

Adapun pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi skrining dasar nyaris seluruh bagian tubuh. Dari mulai tekanan darah, gula darah hingga pemeriksaan berat badan. Nantinya setelah pemeriksaan dasar ini dilakukan ditemukan kondisi yang tidak aman seperti hipertensi, gula darah tinggi seperti diabetes, hingga gangguan ginjal maka orang tersebut akan langsung mendapat rujukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan yang lebih komprehensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran Keluarga dalam Deteksi Dini Stunting, Bantu Perbaiki Gizi Anak hingga Cegah Dampak Panjang di Masa Depan

Peran Keluarga dalam Deteksi Dini Stunting, Bantu Perbaiki Gizi Anak hingga Cegah Dampak Panjang di Masa Depan

Health | Kamis, 30 Januari 2025 | 16:03 WIB

Menkes Sebut Masyarakat yang Tidak Punya BPJS Kesehatan Tetap Bisa Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Menkes Sebut Masyarakat yang Tidak Punya BPJS Kesehatan Tetap Bisa Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 09:50 WIB

10 Ribu Puskesmas dan 20 Ribu Klinik Siap Layani Cek Kesehatan Gratis, Menkes Janji Beri Alkes Tambahan

10 Ribu Puskesmas dan 20 Ribu Klinik Siap Layani Cek Kesehatan Gratis, Menkes Janji Beri Alkes Tambahan

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 10:17 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB