Kesehatan Mental di Asia Pasifik: Peran Komunitas dalam Mengatasi Depresi dan Kecemasan

Yasinta Rahmawati, Dinda Rachmawati

Kamis, 27 Februari 2025 | 14:52 WIB
Kesehatan Mental di Asia Pasifik: Peran Komunitas dalam Mengatasi Depresi dan Kecemasan
Ilustrasi kesehatan mental. [Dok.Antara]

Suara.com - Di kawasan Asia Pasifik, kecemasan dan depresi menjadi masalah utama yang terus meningkat. Di Indonesia sendiri, prevalensi depresi pada tahun 2023 mencapai 1,4%, dengan angka tertinggi berada pada kelompok usia 15-24 tahun, yaitu sebesar 2%.

Namun, di banyak budaya Asia, kesehatan mental masih menjadi topik sensitif yang penuh stigma. Faktor seperti norma sosial, urbanisasi cepat, serta melemahnya sistem dukungan komunitas berkontribusi terhadap meningkatnya isolasi individu. 

Banyak orang dewasa yang kini memilih hidup mandiri, sehingga hubungan dengan keluarga menjadi lebih renggang. Hal ini membuat banyak orang enggan mencari bantuan ketika mengalami masalah kesehatan mental.

Menurut Dr. Luigi Gratton, Vice President, Office of Health and Wellness Chair, Herbalife, salah satu cara untuk meningkatkan keterbukaan terhadap isu kesehatan mental adalah melalui penguatan jaringan sosial dan gaya hidup sehat.

Mengatasi Kesepian dengan Aktivitas Kelompok

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi kesepian dan meningkatkan kesehatan mental adalah melalui aktivitas kelompok. Klub lari, komunitas bersepeda, hingga kelas yoga dan Pilates menjadi pilihan populer. 

"Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan mental dengan mengurangi stres dan memperkuat rasa memiliki," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

Berdasarkan Survei Asia Pacific Power of Community, lebih dari 51% responden mengakui bahwa kelompok dukungan sangat penting bagi kesehatan mereka. Manfaatnya meliputi memperluas lingkaran sosial, memberikan motivasi dan akuntabilitas, mengurangi stres melalui interaksi sosial dan meningkatkan rasa kebersamaan.

Konsep "sinkronisasi perilaku" menjelaskan mengapa latihan kelompok begitu efektif. Berolahraga bersama dapat melepaskan endorfin, hormon yang membuat seseorang merasa bahagia, sehingga memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan motivasi.

baca juga

Makan Bersama, Lebih dari Sekadar Ritual

Selain olahraga, makan bersama juga memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental. Dalam budaya Asia, makan bersama bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menjadi ritual sosial yang mempererat hubungan keluarga dan komunitas.

Kini, konsep makan bersama mulai dikembangkan menjadi aktivitas berbasis kesehatan, seperti lokakarya nutrisi yang mengajarkan pola makan sehat, kebun komunitas yang mendukung pola hidup berkelanjutan hingha sharing meal yang meningkatkan kebersamaan dan dukungan sosial.

Menariknya, makan bersama juga memiliki efek psikologis yang kuat. Ketika seseorang melihat orang lain memilih makanan sehat, mereka lebih cenderung meniru kebiasaan tersebut. Dukungan sosial yang lebih tinggi bahkan terbukti efektif dalam manajemen berat badan jangka panjang.

Membangun Komunitas yang Lebih Sehat di Era Digital

Di tengah gaya hidup modern yang sibuk, membangun koneksi sosial yang bermakna bisa menjadi tantangan. Jadwal kerja yang padat, tuntutan pribadi, dan tekanan kehidupan sehari-hari sering kali membuat orang sulit meluangkan waktu untuk bersosialisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Abai! Tekanan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial Picu Lonjakan Angka Bunuh Diri

Negara Abai! Tekanan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial Picu Lonjakan Angka Bunuh Diri

Liks | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:56 WIB

Tips Gunakan Paylater Agar Tetap Sehat Mental

Tips Gunakan Paylater Agar Tetap Sehat Mental

Lifestyle | Senin, 24 Februari 2025 | 13:23 WIB

Mengapa Generasi Z Lebih Rentan Terhadap Depresi?

Mengapa Generasi Z Lebih Rentan Terhadap Depresi?

Lifestyle | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:41 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×