Persiapan Mudik Bareng Anak: Dokter Sarankan Ini Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama!

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 29 Maret 2025 | 21:29 WIB
Persiapan Mudik Bareng Anak: Dokter Sarankan Ini Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama!
Ilustrasi Seorang anak berada di atas bus saat program mudik gratis Polda Bali di Terminal Ubung, Denpasar, Bali, Selasa (25/3/2025). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU]

Suara.com - Mudik lebaran menjadi momen yang dinanti banyak keluarga untuk pulang ke kampung halaman. Namun, perjalanan jauh sering kali menjadi tantangan bagi orang tua, terutama mudik bareng anak dalam menjaga kenyamanan dan suasana hati agar tetap baik.

Dokter spesialis anak lulusan Universitas Padjadjaran, dr. Ackni Hartati, Sp.A, M.Kes, menekankan pentingnya menjaga pola tidur anak selama perjalanan agar mereka tetap ceria dan tidak mudah rewel.

"Memang anak itu tidurnya harus cukup ya, minimal 8 sampai dengan 10 jam selama perjalanan. Jadi itulah tugas kita sebagai orang tua membuat mood-nya anak itu menjadi baik selama perjalanan,” kata dr. Ackni dalam webinar yang dipantau dari Jakarta pada Sabtu (29/3/2025).

Selain tidur yang cukup, dr. Ackni juga menyarankan agar orang tua memperhatikan asupan makanan anak selama perjalanan. Konsumsi makanan manis dan junk food perlu dikurangi karena dapat memicu lonjakan energi yang cepat tetapi diikuti dengan penurunan drastis yang bisa membuat anak menjadi rewel.

Sebagai gantinya, orang tua disarankan membawa camilan sehat seperti buah potong, biskuit gandum, atau yogurt yang lebih baik untuk menjaga energi anak tetap stabil. “Makanan sehat akan membantu anak tetap bertenaga dan tidak mudah cranky selama perjalanan,” tambahnya.

Untuk menghindari kebosanan yang bisa berujung pada rewel, dr. Ackni juga menyarankan agar orang tua membawa mainan atau buku favorit anak. Aktivitas ini dapat mengalihkan perhatian mereka dari rasa jenuh akibat perjalanan panjang.

“Jadi ketika dia sudah misalnya main atau baca buku, dia capek, pasti kan akan istirahat (tidur),” jelasnya.

Selain mainan dan buku, orang tua juga bisa memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu hiburan. Beberapa film atau permainan edukatif di tablet atau ponsel bisa menjadi solusi bagi anak-anak yang cepat bosan di perjalanan.

Namun, penggunaan gawai tetap harus dibatasi agar anak tidak terlalu bergantung pada layar dan tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Namun, jika anak tetap sulit tidur dan menunjukkan tanda-tanda kelelahan seperti mudah marah atau menangis, orang tua bisa mempertimbangkan pemberian obat anti-mabuk yang memiliki efek samping mengantuk. Meski begitu, penggunaannya harus dilakukan dengan bijak dan tetap berkonsultasi dengan dokter.

“Selama perjalanan dia enggak tidur, kadang-kadang kalau memang dia sudah mulai cranky, mungkin bisa tuh ayah-bunda menambah obat mabuk yang bisa bikin agak ngantuk biar anaknya juga istirahat. Karena takutnya kalau dia kecapekan nanti di tempat tujuan malah rewel,” ujarnya.

Namun, ia menekankan bahwa obat anti-mabuk hanya boleh diberikan sesuai dosis yang dianjurkan dalam kemasan dan tidak disarankan untuk bayi. Orang tua juga perlu membaca petunjuk pemakaian agar menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut, dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Permata Bekasi ini mengingatkan bahwa persiapan mental sebelum mudik juga penting.

Sebelum perjalanan, orang tua sebaiknya memberi tahu anak bahwa mereka akan menghadapi perjalanan panjang dan harus bersiap menghadapi kemungkinan macet atau rasa lelah.

“Jadi pokoknya persiapkan lingkungan yang nyaman. Kalau bisa orang tua sih memberitahukan ke anak bahwa selama perjalanan akan panjang, kalau misalnya macet atau capek, tidak boleh marah-marah. Lalu harus istirahat, terutama kalau misalnya sudah malam,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar

H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar

Foto | Sabtu, 29 Maret 2025 | 20:59 WIB

Potret Suasana Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Potret Suasana Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Foto | Sabtu, 29 Maret 2025 | 21:04 WIB

Hingga H-2 Lebaran, Volume Kendaraan yang Melintas Tol Cipali Tercatat 5.000 per Jam

Hingga H-2 Lebaran, Volume Kendaraan yang Melintas Tol Cipali Tercatat 5.000 per Jam

News | Sabtu, 29 Maret 2025 | 14:28 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB