Waspadai Risiko Kesehatan Anak saat Melihat Hewan Kurban, Dokter Sarankan Pakai Masker!

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 31 Mei 2025 | 18:01 WIB
Waspadai Risiko Kesehatan Anak saat Melihat Hewan Kurban, Dokter Sarankan Pakai Masker!
Ilustarsi imbauan pakai masker untuk anak-anak saat akan melihat hewan kurban. (Freepik)

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas mengajak anak melihat hewan kurban menjadi tradisi yang umum dilakukan oleh banyak keluarga. Tentu kegiatan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kesehatan sang buah hati. 

Anak-anak biasanya diajak ke tempat penampungan hewan kurban untuk mengenal lebih dekat sapi, kambing, dan domba yang akan disembelih sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah rupanya bisa terpapar virus atau penyakit.

Banyak yang tidak tahu, rupanya dibalik kegiatan edukatif ini, tersembunyi potensi risiko kesehatan yang harus diwaspadai, terutama bagi anak-anak.

Dokter spesialis anak konsultan respirologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, dr. Nastiti Kaswandani, menyampaikan pentingnya perlindungan bagi anak-anak ketika berkunjung ke tempat penampungan hewan kurban.

Ia menekankan bahwa anak-anak sebaiknya dibekali masker. Hal itu untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

"Supaya anak-anak itu tidak terganggu, caranya sebagai orang tua mesti melihat apakah ada bau menyengat, debu yang berterbangan, apakah kotorannya dikelola dengan baik. Kalau tidak, sarannya menggunakan masker," kata dr. Nastiti dikutip dari  ANTARA pada Sabtu 31 Mei 2025.

Menurutnya, tempat penampungan hewan kurban yang umumnya berada di pinggir jalan tidak selalu memenuhi standar kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang memadai.

Area yang sempit dan kotor, disertai bau menyengat dari kotoran hewan, bisa menjadi sumber paparan alergen dan polusi udara bagi anak-anak.

"Masalahnya bukan pada hewan ternaknya, sapi, kambing, atau domba, tapi bagaimana pengelolaannya, harusnya lebih ideal," ujarnya.

baca juga

Ia menambahkan, jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko bagi anak-anak, terutama mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan seperti asma atau alergi.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Nastiti menegaskan bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan.

Menggunakan masker merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mencegah anak menghirup debu, bau menyengat, dan partikel lain yang berpotensi menimbulkan iritasi saluran pernapasan.

"Anak-anak yang sudah punya masalah pernapasan lebih rentan. Maka penting untuk menghindari paparan langsung terhadap lingkungan yang tidak bersih dan berdebu," imbuhnya.

Meski demikian, dr. Nastiti tidak melarang orang tua mengajak anak melihat hewan kurban.

Ia justru mendorong agar kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai momen edukatif yang juga bisa memperkuat pemahaman anak tentang makna kurban dalam agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Umur Kambing Kurban yang Sah menurut Syariat? Jangan Asal Beli

Berapa Umur Kambing Kurban yang Sah menurut Syariat? Jangan Asal Beli

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:22 WIB

Lebih Utama Mana? Kurban Idul Adha Satu Ekor Kambing vs Patungan 1/7 Sapi

Lebih Utama Mana? Kurban Idul Adha Satu Ekor Kambing vs Patungan 1/7 Sapi

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 18:52 WIB

Raffi Ahmad Bakal Kurban Sapi Wagyu Jumbo saat Idul Adha, Berapa Harganya?

Raffi Ahmad Bakal Kurban Sapi Wagyu Jumbo saat Idul Adha, Berapa Harganya?

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 16:26 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×