Hijau yang Menyembuhkan: Potensi Alam sebagai Terapi Nyeri Kronis

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 14 Juni 2025 | 07:56 WIB
Hijau yang Menyembuhkan: Potensi Alam sebagai Terapi Nyeri Kronis
Ilustrasi Alam dan Manusia. (Pexels/ThomasPlets)

Suara.com - Satu lagi alasan penting untuk melindungi alam, yang berhubungan dengan kesehatan. Menghabiskan waktu di alam terbuka terbukti ilmiah bisa menjadi cara ampuh untuk membantu penderita nyeri punggung kronis dalam menghadapi rasa sakit yang terus-menerus.

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam The Journal of Pain menunjukkan bahwa interaksi dengan alam memberikan dampak psikologis yang besar pasien, membantu mereka mengelola ketidaknyamanan fisik dengan lebih baik.

Penelitian ini merupakan yang pertama kali secara khusus menanyakan kepada penderita nyeri punggung kronis jangka panjang tentang peran alam dalam strategi penanganan masalah mereka.

Para peneliti dari University of Plymouth dan University of Exeter mewawancarai 10 individu yang telah hidup dengan nyeri punggung kronis selama lima hingga 38 tahun. Hasilnya, mereka yang bisa mengakses ruang alam melaporkan bahwa pengalaman tersebut memberi rasa tenang, keterhubungan sosial, dan gangguan positif dari rasa sakit yang mereka alami sehari-hari.

Alam sebagai Tempat Pelarian dan Pemulihan

Para partisipan mengatakan bahwa berada di alam memberi mereka kesempatan untuk bersosialisasi—sesuatu yang sulit mereka lakukan ketika hanya menghabiskan waktu di dalam rumah.

Mereka juga merasa lebih terdistraksi dari rasa sakit ketika berada di lingkungan terbuka, terutama jika dibandingkan dengan suasana kaku dan tertutup seperti gym atau pusat kebugaran.

Elemen alam seperti udara segar, suara air, dan kehadiran visual seperti pepohonan atau danau memberikan efek menenangkan. Ini tidak hanya membantu mengurangi stres, tetapi juga menurunkan tingkat kecemasan yang seringkali menyertai rasa sakit kronis.

Namun, studi ini juga menyoroti hambatan fisik yang dihadapi banyak penderita. Medan yang tidak rata, minimnya tempat duduk, dan kurangnya aksesibilitas menjadi kendala yang signifikan. Hal ini membuat beberapa lokasi alam terasa tidak ramah bagi orang dengan keterbatasan mobilitas.

Desain Ramah Akses dan Teknologi Virtual

Berdasarkan temuan ini, para peneliti merekomendasikan agar pasien nyeri punggung kronis—dan para praktisi medis—lebih mempertimbangkan peran ruang alam dalam upaya pemulihan. Mereka juga menyarankan agar desain ruang hijau lebih memperhatikan kebutuhan aksesibilitas, misalnya dengan memperbaiki jalur setapak dan menambahkan tempat duduk.

“Perubahan sederhana seperti jalur yang lebih baik dan tempat duduk yang memadai, serta inovasi teknologi seperti realitas virtual, dapat membantu memperluas manfaat alam bagi lebih banyak orang,” ujar Alexander Smith, kandidat doktoral yang memimpin studi ini, mengutip laman resmi Universitas Plymouth.

Saat ini, tim peneliti juga tengah mengembangkan teknologi realitas virtual untuk membantu penderita nyeri kronis yang tidak dapat secara fisik mengunjungi ruang terbuka. Teknologi ini diharapkan bisa mereplikasi pengalaman berada di alam sehingga manfaat psikologisnya tetap bisa dirasakan, tanpa perlu menghadapi hambatan fisik.

Mendorong Keadilan Kesehatan

Dr. Sam Hughes, dosen senior dalam bidang neurosains nyeri di University of Exeter, menekankan pentingnya studi ini dalam konteks keadilan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skor Indeks Kesehatan Laut Indonesia Anjlok: Ancaman Nyata bagi Masa Depan

Skor Indeks Kesehatan Laut Indonesia Anjlok: Ancaman Nyata bagi Masa Depan

News | Minggu, 08 Juni 2025 | 15:26 WIB

Stop Limbah Pembalut! Inovasi Bio Material Ini Selamatkan Bumi dan Kesehatan Wanita

Stop Limbah Pembalut! Inovasi Bio Material Ini Selamatkan Bumi dan Kesehatan Wanita

Lifestyle | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:50 WIB

Curug Pangeran, Di Balik Keindahan Alam Ada Sebuah Mitos yang Beredar

Curug Pangeran, Di Balik Keindahan Alam Ada Sebuah Mitos yang Beredar

Your Say | Sabtu, 07 Juni 2025 | 10:09 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB