Hari Bayi Tabung Sedunia: Saatnya IVF Lebih Ramah Pasien dan Terjangkau untuk Semua!

Vania Rossa

Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:50 WIB
Hari Bayi Tabung Sedunia: Saatnya IVF Lebih Ramah Pasien dan Terjangkau untuk Semua!
Ilustrasi bayi tabung. (Freepik)

Suara.com - 25 Juli diperingati sebagai World IVF Day atau Hari Bayi Tabung Sedunia, hari yang menandai momen penting dalam sejarah teknologi reproduksi berbantuan (ART).
Sejak kelahiran bayi tabung pertama pada 1978, lebih dari 6 juta bayi telah lahir berkat kemajuan teknologi ini.

Namun, bagi banyak pasangan di Indonesia, mimpi untuk memiliki anak lewat program bayi tabung masih terhalang biaya, keterbatasan informasi, dan kurangnya dukungan emosional selama proses pengobatan.

Data dari Kementerian Kesehatan Indonesia mencatat bahwa 10–15% pasangan menghadapi masalah infertilitas.

Sementara itu, angka kelahiran nasional terus menurun, dari 3,10 pada 1990 menjadi 2,15 di tahun lalu. Hal ini menandakan urgensi untuk memperluas akses layanan fertilitas yang berkualitas dan inklusif bagi masyarakat luas.

PT Merck Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses layanan fertilitas di Indonesia.

Tak hanya menghadirkan solusi berbasis teknologi Assisted Reproductive Technology (ART), Merck juga mengedepankan keterjangkauan dan pendekatan yang berpusat pada pasien, sebagai bagian dari upaya mendorong rasio populasi yang sehat demi masa depan ekonomi yang lebih baik.

Evie Yulin, President Director PT Merck Tbk, mengatakan bahwa lebih dari 6 juta bayi telah lahir di seluruh dunia berkat teknologi ART yang dikembangkan dan didukung oleh Merck.

Merck percaya bahwa fertilitas adalah hak semua orang. Untuk itu, berbagai inisiatif dilakukan demi menjembatani tantangan biaya, mulai dari kemitraan dengan pemangku kepentingan hingga mendorong inklusi asuransi.

Tujuannya, agar lebih banyak pasangan bisa mengakses layanan fertilitas tanpa terbebani secara finansial.

baca juga

Menurut Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG, Subsp. FER, MPH, FRANZCOG (Hons), FICRM, Ketua Umum PP POGI, teknologi dan keahlian IVF di Indonesia sudah sangat mumpuni.

"Tantangan kita sekarang adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan ini. IVF bukan sekadar teknologi, tapi soal membangun rasa percaya dan kenyamanan bagi pasien,” katanya.

Merck juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis pasien dengan menghadirkan alat komunikasi untuk mempermudah dokter menjelaskan proses IVF secara transparan.

Selain itu, Merck menyediakan alat survei untuk memahami tantangan emosional dan logistik yang dihadapi pasien selama program berlangsung—agar perbaikan layanan bisa lebih tepat sasaran.

Ketua PERFITRI, Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, SpOG, Subsp. FER, menyatakan bahwa kini sudah saatnya sudut pandang layanan fertilitas bergeser ke pendekatan yang lebih empatik.

“Pasien butuh komunikasi yang jelas dan dukungan emosional, karena keberhasilan IVF bukan hanya soal hasil, tapi juga soal perjalanan,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Rekor! Bayi Tertua Lahir ke Dunia, dari Embrio yang Dibekukan 30 Tahun Lalu?

Pecah Rekor! Bayi Tertua Lahir ke Dunia, dari Embrio yang Dibekukan 30 Tahun Lalu?

Tekno | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:36 WIB

Sarwendah Bongkar Bukti Tak Terbantahkan soal Thalia, Haters Auto Kicep?

Sarwendah Bongkar Bukti Tak Terbantahkan soal Thalia, Haters Auto Kicep?

Video | Senin, 04 Agustus 2025 | 09:05 WIB

Jawab Isu Ruben Onsu Bukan Ayah Biologis, Sarwendah Ungkap Thalia Hasil Bayi Tabung

Jawab Isu Ruben Onsu Bukan Ayah Biologis, Sarwendah Ungkap Thalia Hasil Bayi Tabung

Entertainment | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×