Varises Esofagus Bisa Picu BAB dan Muntah Darah Hitam, Ini Penjelasan Dokter Bedah

Husna Rahmayunita | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 05 September 2025 | 14:07 WIB
Varises Esofagus Bisa Picu BAB dan Muntah Darah Hitam, Ini Penjelasan Dokter Bedah
Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular dari Cardiovascular Center Primaya Hospital Bekasi Timur dr. Andreas Andri L, SpB, SpB(K) (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Varises tidak hanya bisa terjadi di kaki tapi juga organ lain seperti anus yang disebut ambeien. Ini karena varises maupun ambeien sama-sama penyakit yang disebabkan akibat pembuluh darah vena yang membesar.

Fakta ini dijelaskan Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular Primaya Hospital Bekasi Timur dr. Andreas Andri L, SpB, SpB(K) yang menjelaskan ambeien merupakan vena yang mengalami penurunan atau pembesaran karena mengalami gangguan anatomi.

"Jadi istilahnya seperti bahasanya anjlok, sehingga venanya itu akan turun dan membesar, jadi yang disebut dengan ambeien atau wasir itu adalah pembuluh darah vena, jadi bisa masuk golongan varises," ujar dr. Andreas dalam acara peluncuran layanan Cardiovascular Center di Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan varises juga disebut sebagai kelainan klep alias katup pembuluh darah vena yang alami kebocoran sehingga tidak bisa menutup sempurna. Sehingga vena yang bertugas membawa naik darah ke jantung, malah membuat darah turun lagi ke bawah.

Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular dari Cardiovascular Center Primaya Hospital Bekasi Timur dr. Andreas Andri L, SpB, SpB(K) (Suara.com/Dini Afrianti)
Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular dari Cardiovascular Center Primaya Hospital Bekasi Timur dr. Andreas Andri L, SpB, SpB(K) (Suara.com/Dini Afrianti)

"Dan makin lama makin membesar, melebar, akhirnya berkelok-kelok yang kita lihat sebagai varises," ujar dr. Andreas.

Dokter yang menempuh pendidikan Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular di Universitas Airlangga itu menambahkan bukan cuma di kaki dan anus, varises juga bisa terjadi di esofagus atau kerongkongan yang bisa berisiko perdarahan.

Kondisi tersebut dalam istilah medis disebut sebagai varises esofagus, yang terjadi akibat tekanan dari liver yang alami kerusakan seperti cirrhosis hepatis atau sirosis hati.

"Cirrhosis hepatis sehingga tekanan di venanya menjadi besar dan pembuluh darah vena di kerongkongan itu membesar dan sewaktu-waktu kalau pecah bisa menyebabkan perdarahan," jelas dr. Andreas.

Di sisi penanganan meski sama-sama masuk kategori varises maka perlu subspesialis bedah tersendiri untuk melakukan pembedahan berdasarkan lokasi di tubuh. Ia mencontohkan varises di kaki bisa ditangani dokter bedah umum, vaskular atau toraks.

Contohnya seperti dr. Andreas yang bernaung di Cardiovascular Center sekaligus untuk memperkuat Brain & Spine Center sebagai one stop solution untuk penanganan penyakit otak, saraf, dan tulang belakang di Primaya Hospital Bekasi Timur.

Sedangkan khusus varises di anus atau ambeien membutuhkan penanganan bedah umum atau bedah digestif, yaitu kedokteran yang berfokus pada penyakit, gangguan, dan cedera organ pada sistem pencernaan.

"Sedangkan varises esofagus yang pecah biasanya dokter penyakit dalam atau dokter digestif yang menangani endoskopi, jadi dengan alat dimasukkan ke dalam kerongkongan nanti dilihat bagian mana yang berdarah itu akan dimatikan. Jadi penanganannya berbeda-beda," papar dia.

Adapun dari tiga jenis varises ini menurut dr. Andreas varises esofagus bisa lebih berbahaya karena menyebabkan perdarahan di saluran cerna atau hematemesis melena. Kondisi ini ditandai dengan buang air besar hingga muntah darah yang menghitam.

"Kenapa bisa jadi hitam? Karena darah itu bercampur dengan asam lambung makanya berubah warnanya jadi hitam, itu sangat berbahaya bisa menyebabkan pasiennya mengalami syok, biasanya didahului dengan kerusakan liver," sambung dr. Andreas.

Lalu dari sisi faktor risiko penyebab varises esofagus karena disebabkan faktor gangguan kelainan liver. Sedangkan ambeien bisa dipicu faktor keturunan, makanan kurang serat sehingga buang air besar lebih jarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solusi Ampuh Mengatasi Varises dan Solusi Jangka Panjang Agar Tidak Muncul Kembali

Solusi Ampuh Mengatasi Varises dan Solusi Jangka Panjang Agar Tidak Muncul Kembali

Health | Rabu, 02 Juli 2025 | 10:03 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Gejalanya dan Solusi Terbaik dengan Perawatan Laser

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Gejalanya dan Solusi Terbaik dengan Perawatan Laser

Lifestyle | Rabu, 01 Januari 2025 | 16:37 WIB

Cegah Ambeien Saat Kehamilan, IDI Mataram Bagikan Informasi Pengobatan

Cegah Ambeien Saat Kehamilan, IDI Mataram Bagikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 28 Desember 2024 | 11:57 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB