Dari Donor Kadaver hingga Teknologi Robotik, Masa Depan Transplantasi Ginjal di Indonesia

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 19 September 2025 | 13:48 WIB
Dari Donor Kadaver hingga Teknologi Robotik, Masa Depan Transplantasi Ginjal di Indonesia
Ilustrasi operasi transplantasi ginjal (Pixabay/Sasin Tipchai)
  • Lebih dari 200 ribu pasien gagal ginjal masih bergantung pada hemodialisis, sementara transplantasi terhambat oleh minimnya donor dan kesiapan sistem kesehatan.

  • Donor kadaver, kepatuhan obat, dan strategi cegah penolakan organ sebagai faktor penting sukses transplantasi.

  • Teknologi robotik dipandang sebagai masa depan transplantasi ginjal, dengan Siloam ASRI mencatat tingkat kelangsungan hidup pasien 98,9% setahun pasca operasi.

Suara.com - Kasus gagal ginjal di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan lebih dari 200.000 pasien harus menjalani terapi hemodialisis.

Bagi mereka yang sudah memasuki stadium akhir, transplantasi ginjal menjadi harapan utama. Namun, minimnya ketersediaan donor dan masih terbatasnya kesiapan sistem kesehatan membuat solusi medis ini belum bisa diakses secara luas.

Menjawab tantangan tersebut, Siloam International Hospitals melalui Siloam ASRI menggelar 5th Siloam Urology – Nephrology Summit 2025 pada Agustus lalu.

Ilustrasi operasi bariatrik yang dijalani Jennifer Dunn (Unsplash/National Cancer Institute)
Ilustrasi operasi bariatrik yang dijalani Jennifer Dunn (Unsplash/National Cancer Institute)

Forum ini menghadirkan para pakar dari dalam dan luar negeri, membahas berbagai terobosan, mulai dari penguatan sistem donor, pencegahan penolakan organ, hingga pemanfaatan teknologi robotik dalam transplantasi ginjal.

Salah satu solusi yang disorot adalah penerapan donor dari pasien meninggal dunia atau cadaveric donor. Menurut dr. Aries Perdana, Sp.An-KKV, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh diagnosis mati batang otak yang akurat, manajemen donor di ICU, serta koordinasi antar rumah sakit.

Pandangan ini diperkuat oleh Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU(K), FICRS, PhD, yang menekankan pentingnya penilaian kualitas donor dan penerima agar transplantasi benar-benar memberi manfaat jangka panjang.

Tantangan lain adalah mencegah tubuh pasien menolak organ baru. Prof. Dr. dr. Endang Susalit, SpPD-KGH, FINASIM, menjelaskan bahwa kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat imunosupresan menjadi kunci keberhasilan pasca-operasi.

“Obat bisa efektif, tapi tanpa disiplin, risiko kegagalan transplantasi tetap tinggi,” tegasnya.

Selain itu, teknologi robotik juga dipandang sebagai masa depan transplantasi ginjal. Prof. Shin Sung dari Korea Selatan menyebut teknologi ini memungkinkan prosedur lebih presisi, minim invasif, dan mempercepat pemulihan pasien.

Dengan dukungan tenaga medis, fasilitas, dan sistem pelayanan bertaraf internasional, Siloam ASRI telah menangani lebih dari 460 kasus transplantasi ginjal dengan tingkat kelangsungan hidup setahun pasca operasi mencapai 98,9%.

Melalui forum medis tahunan ini, Siloam menegaskan komitmennya untuk mendorong layanan kesehatan Indonesia menuju standar global, khususnya di bidang urologi dan nefrologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Mencekam Evakuasi 6 Kopassus di Elelim, Diserang Massa Saat Rusuh Berdarah di Papua

Detik-detik Mencekam Evakuasi 6 Kopassus di Elelim, Diserang Massa Saat Rusuh Berdarah di Papua

News | Kamis, 18 September 2025 | 13:17 WIB

Elma Theana Puas Usai Jalani Facelift: Hemat Waktu Dandan 1 Jam

Elma Theana Puas Usai Jalani Facelift: Hemat Waktu Dandan 1 Jam

Entertainment | Kamis, 18 September 2025 | 11:00 WIB

iOS 26 Bikin iPhone Panas dan Boros Baterai, Ini Klarifikasi Apple

iOS 26 Bikin iPhone Panas dan Boros Baterai, Ini Klarifikasi Apple

Tekno | Selasa, 16 September 2025 | 21:04 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB