Jantung Sehat di Usia Muda: 5 Kebiasaan yang Wajib Kamu Tahu!

Dinda Rachmawati

Senin, 29 September 2025 | 06:36 WIB
Jantung Sehat di Usia Muda: 5 Kebiasaan yang Wajib Kamu Tahu!
Ilustrasi Kesehatan Jantung (Paxel)
baca 10 detik
  • Penyakit jantung kini tak hanya menyerang usia lanjut, tapi juga generasi muda akibat stres, pola makan buruk, kurang gerak, dan gaya hidup modern.
  • Dr. Vipada Sae-Lao menekankan pentingnya 5 kebiasaan cerdas: pola makan sehat, rutin olahraga & tidur cukup, berhenti merokok & batasi alkohol, kelola stres, serta rutin cek kesehatan.
  • Langkah kecil seperti memilih makanan utuh, berjalan 30 menit sehari, hingga mindfulness bisa memberi dampak besar bagi jantung yang lebih sehat.

Suara.com - Saat ini, kita hidup di era yang dipenuhi arus informasi, kemajuan teknologi, dan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat. Akses layanan kesehatan juga semakin terbuka luas. 

Namun, ironisnya, penyakit jantung masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar, khususnya di Asia. Apalagi selama ini, penyakit jantung identik dengan usia lanjut.

Padahal, penelitian menunjukkan bahwa masalah jantung kini banyak menyerang usia muda, sering kali tanpa gejala dan bahkan pada mereka yang tampak sehat. 

Tekanan pekerjaan modern, pola makan yang berubah, stres berkepanjangan, serta gaya hidup kurang gerak diam-diam menggerogoti kesehatan jantung masyarakat Asia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri, penyakit jantung menjadi penyebab satu dari tiga kematian. Menyambut Hari Jantung Sedunia, Dr. Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead – Asia Pasifik, Herbalife, menekankan pentingnya memahami cara kerja jantung dan membangun kebiasaan sehat sejak dini.

“Jantung manusia, meski kecil (sekitar seukuran kepalan tangan), adalah otot luar biasa yang menggerakkan seluruh tubuh. Setiap detak memompa darah beroksigen ke seluruh organ, jaringan, dan sel, sekaligus membersihkan limbah seperti karbon dioksida dari tubuh,” ungkap Dr. Vipada.

Lalu, langkah apa saja yang bisa kita lakukan untuk memperkuat dan melindungi kesehatan jantung? Berikut lima kebiasaan cerdas yang dapat mulai diterapkan:

1. Pilihan Makan Sehat untuk Jantung

Pola makan adalah fondasi kesehatan jantung. Menurut Dr. Vipada, perubahan kecil setiap hari bisa memberi dampak besar.

baca juga

Prioritaskan makanan utuh seperti buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, yang kaya vitamin, mineral, serat, dan fitonutrien.

Pilih lemak sehat dari minyak zaitun, alpukat, kenari, hingga ikan berlemak seperti salmon dan makarel yang kaya omega-3.

Batasi gula dan garam karena keduanya erat kaitannya dengan obesitas, diabetes, serta hipertensi—tiga faktor utama pemicu penyakit jantung.

2. Perubahan Kecil, Dampak Besar

Aktivitas fisik rutin membantu menjaga sirkulasi darah, menguatkan pembuluh darah, dan menutrisi jantung.

“Upayakan setidaknya 30 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap hari—misalnya berjalan, berlari, bersepeda, atau berenang. Bahkan, berjalan singkat di sela pekerjaan juga memberi manfaat besar,” jelas Dr. Vipada.

Selain itu, tidur berkualitas 7–9 jam per hari sangat penting agar tubuh benar-benar pulih dan menjaga ritme jantung tetap stabil.

3. Kurangi Risiko dengan Gaya Hidup Sehat

Merokok masih menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung. Bukan hanya perokok aktif, paparan asap rokok orang lain pun meningkatkan risiko stroke hingga 30%.

“Berhenti merokok, termasuk rokok elektrik, akan langsung menurunkan risiko penyakit jantung secara signifikan,” tegas Dr. Vipada.

Hal yang sama berlaku pada konsumsi alkohol. Batasi dengan cara sederhana, seperti mengganti minuman dengan air di sela acara sosial atau memilih gelas berukuran kecil.

4. Kelola Stres dengan Bijak

Stres kronis berkontribusi pada tekanan darah tinggi, kolesterol, serta kebiasaan tidak sehat.

Luangkan waktu untuk yoga, meditasi, pernapasan dalam, atau aktivitas yang menenangkan. Dr. Vipada menambahkan:

“Manajemen stres bukan hanya baik untuk pikiran, tapi juga cara ampuh melindungi jantung. Mindfulness terbukti menurunkan tingkat stres, memperbaiki tidur, dan memangkas risiko penyakit kardiovaskular,” tambahnya.

5. Pantau Indikator Utama

Pemeriksaan rutin tekanan darah, kolesterol, dan gula darah adalah langkah pencegahan yang cerdas. Kini, teknologi seperti jam pintar dan pelacak kebugaran dapat membantu memonitor denyut nadi, aktivitas fisik, hingga pola tidur secara real-time.

“Di era yang serba cepat saat ini, langkah kecil menuju gaya hidup sehat dapat memberikan perubahan besar bagi kesehatan jantung. Baik memulai dari awal maupun mengubah kebiasaan, setiap perubahan positif akan berdampak. Jadi, ambil langkah pertama hari ini!” tutup Dr. Vipada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Autopsi, RSUP Ngoerah Denpasar soal Kabar Jantung WN Australia Byron James Dicuri: Hoaks!

Bantah Autopsi, RSUP Ngoerah Denpasar soal Kabar Jantung WN Australia Byron James Dicuri: Hoaks!

News | Rabu, 24 September 2025 | 15:46 WIB

Awas, Penyakit Jantung Koroner Kini Mulai Serang Usia 19 Tahun!

Awas, Penyakit Jantung Koroner Kini Mulai Serang Usia 19 Tahun!

Health | Sabtu, 20 September 2025 | 19:59 WIB

Ketika Stres Diam-Diam Bikin Tubuh Sakit, Dokter Indonesia Angkat Isu Ini ke Eropa

Ketika Stres Diam-Diam Bikin Tubuh Sakit, Dokter Indonesia Angkat Isu Ini ke Eropa

Your Say | Senin, 15 September 2025 | 16:43 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×