Susu Kambing Etawanesia Bisa Cegah Asam Urat, Ini Kata dr Adrian di Podcast Raditya Dika

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 12:05 WIB
Susu Kambing Etawanesia Bisa Cegah Asam Urat, Ini Kata dr Adrian di Podcast Raditya Dika
Artis Raditya Dika saat mencoba susu kambing Etawa. [Youtube]
  • Raditya Dika menambahkan bahwa orang tuanya juga sudah diberi susu Etawanesia agar merasakan manfaatnya.
  • Berkat teknologi pengolahan modern, susu kambing kini bisa dinikmati tanpa rasa dan aroma yang mengganggu.
  • Etawanesia menghadirkan susu kambing Etawa dalam bentuk bubuk, bebas bau amis, lebih mudah dicerna.

Suara.com - Bicara soal susu kambing Etawa, banyak orang langsung terbayang dengan bau prengus dan rasa yang amis.

Padahal, tidak semua produk susu kambing Etawa memiliki karakteristik tersebut.

Berkat teknologi pengolahan modern, susu kambing kini bisa dinikmati tanpa rasa dan aroma yang mengganggu.

Salah satunya adalah Etawanesia, yang menghadirkan susu kambing Etawa dalam bentuk bubuk, bebas bau amis, lebih mudah dicerna, dan cocok dikonsumsi setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Menariknya, pentingnya asupan nutrisi alami seperti ini juga menjadi sorotan dalam salah satu episode podcast Raditya Dika bersama dr. Adrian Setiaji, Sp.KFR, seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis.

Podcast Raditya Dika bersama dr. Adrian Setiaji, Sp.KFR, seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis. [Youtube]
Podcast Raditya Dika bersama dr. Adrian Setiaji, Sp.KFR, seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis. [Youtube]

Dalam episode bertajuk "Yang Males Gerak, Nonton Ini!" yang tayang pada 10 Oktober 2025, dr. Adrian membahas bagaimana metabolisme tubuh, daya tahan fisik, dan pemenuhan nutrisi yang tepat menjadi fondasi penting untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Tak heran jika belakangan ini Raditya Dika tampak konsisten mengundang berbagai praktisi kesehatan ke dalam podcast-nya.

Lewat pendekatan yang santai namun berbobot, ia mencoba membangun kesadaran publik akan pentingnya hidup sehat bukan hanya lewat olahraga, tetapi juga lewat pilihan asupan nutrisi harian yang lebih cerdas.

Ia menekankan bahwa rehabilitasi medis tidak hanya untuk pasien sakit, tetapi juga mencakup upaya preventif untuk menjaga tubuh tetap bugar, terutama melalui pola makan dan konsumsi nutrisi alami yang mudah diserap tubuh.

Pernyataan ini sejalan dengan visi Etawanesia yang menghadirkan susu kambing Etawa dalam bentuk bubuk sebagai sumber nutrisi alami yang mudah dicerna, tinggi kalsium, serta mendukung fungsi otot dan tulang sangat relevan dalam konteks gaya hidup aktif dan pemulihan fisik yang sehat.

"Dokter, apakah benar asam urat itu harus benar-benar segera diatasi?," tanya Raditya Dika.

Konsumsi rutin Etawanesia bisa mengatasi keluhan sendi dan pernapasan. (Dok: Istimewa)
Konsumsi rutin Etawanesia bisa mengatasi keluhan sendi dan pernapasan. (Dok: Istimewa)

Tanpa basa-basi, dr. Adrian membenarkan pertanyaan Raditya Dika.

"Kalau asam urat tidak dikontrol, bisa memicu peradangan di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah. Artinya, risiko terkena penyakit jantung dan ginjal juga meningkat. Jadi jangan anggap sepele. Asam urat bisa jadi pintu masuk ke penyakit yang lebih berat kalau tidak ditangani dengan baik," jelas dr. Adrian.

“Kalau kadar asam urat tinggi, gejalanya biasanya nyeri di sendi, terutama jempol kaki. Sendi bisa bengkak, kemerahan, hangat, dan sakit banget. Pasienku banyak yang awalnya mengira cuma pegal biasa, ternyata asam urat. Bahkan ada juga yang kena di lutut atau jari-jari. Kalau masih tahap awal, bisa dicegah. Tapi kalau dibiarkan, bisa menyebabkan komplikasi serius,” lanjut dr. Adrian.

“Untung saja saya sudah menyediakan susu kambing Etawanesia, karena susu ini ternyata bisa mengatasi kadar purin yang tinggi penyebab asam urat,” jawab Raditya Dika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Anggap Remeh! Padel Bukan Olahraga Santai, Ini Kata dr Tirta Soal Risiko Blackout

Jangan Anggap Remeh! Padel Bukan Olahraga Santai, Ini Kata dr Tirta Soal Risiko Blackout

Your Say | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:05 WIB

Omay Awur-Awur Emplok Tetap Sehat Berkat Susu Kambing Terbaik Andalannya: Etawanesia

Omay Awur-Awur Emplok Tetap Sehat Berkat Susu Kambing Terbaik Andalannya: Etawanesia

Lifestyle | Jum'at, 19 September 2025 | 15:10 WIB

Raditya Dika Jadi Juri Film Pendek, Kenang Sulitnya Cari Wadah Berkarya Zaman Dulu

Raditya Dika Jadi Juri Film Pendek, Kenang Sulitnya Cari Wadah Berkarya Zaman Dulu

Entertainment | Rabu, 17 September 2025 | 20:45 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB