Waspada Konsumsi Minuman Soda Diet, Temuan Terbaru Sebut Risiko Penyakit Hati Naik hingga 60%

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 14 November 2025 | 17:45 WIB
Waspada Konsumsi Minuman Soda Diet, Temuan Terbaru Sebut Risiko Penyakit Hati Naik hingga 60%
Ilustasi diet manis - Diet manis pada pola makan yang tinggi akan makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan, seperti soda, makanan penutup, dan camilan manis. (Pexels)

Dalam dunia kesehatan, minuman soda diet yang diklaim rendah gula atau tanpa gula sering kali dianggap sebagai pilihan yang lebih baik dibandingkan dengan minuman berkadar gula tinggi.

Dilansir dari CNN, penelitian terbaru menunjukkan bahwa keduanya sebenarnya sama-sama dapat meningkatkan risiko penyakit hati non alkoholik (NAFLD) hingga 60%.

Penemuan yang Mencengangkan

Studi yang dipresentasikan pada European Gastroenterology Week di Berlin mengungkap bahwa hanya dengan satu kaleng soda diet setiap hari, resiko baru mengalami NAFLD bisa meningkat sebesar 60%. 

Sementara itu, konsumsi minuman manis biasa juga dapat meningkatkan risiko ini hingga 50%. 

Penelitian ini melibatkan sekitar 124,000 peserta yang tidak memiliki penyakit hati sebelumnya, memberikan bukti yang kuat mengenai hubungan antara pola makan dan kesehatan hati.

Apa itu NAFLD?

Penyakit hati non alkoholik adalah kondisi dimana lemak menumpuk di hati, dan ini dapat menyebabkan kerusakan yang setara dengan mereka yang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan. 

NAFLD dapat menyebabkan sirosis dan bahkan kanker hati. Dengan prevalensi NAFLD di Amerika Serikat yang meningkat 50% dalam tiga dekade terakhir, kini diperkirakan 38% populasi memiliki kondisi ini.

Mengapa Diet Minuman Ini Berbahaya?

“Studi kami menunjukkan bahwa LNSSB (minuman rendah gula atau tanpa pemanis) sebenarnya terkait dengan risiko MASLD yang lebih tinggi, bahkan pada tingkat asupan yang sederhana seperti satu kaleng per hari,” kata Liu dalam sebuah pernyataan.

Masyarakat sering menganggap minuman ini lebih sehat dibandingkan dengan minuman berkadar gula tinggi. 

Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa minuman rendah atau tanpa gula sebenarnya terkait dengan risiko lebih tinggi untuk terkena NAFLD, bahkan dengan konsumsi dalam jumlah sedang.

Efek pada Kesehatan Hati

Salah satu penjelasan mengapa minuman manis, baik yang rendah kalori maupun tinggi kalori, berbahaya adalah bagaimana mereka mempengaruhi metabolisme tubuh. 

Minuman manis menyebabkan terganggunya gula darah dan insulin yang cepat, yang dapat meningkatkan akumulasi lemak di hati. 

Sementara itu, meskipun minuman diet rendah kalori, mereka dapat mengubah mikrobioma usus, mengganggu rasa kenyang, dan bahkan meningkatkan preferensi makanan manis.

Anjuran untuk Kesehatan Hati

Menunjukkan bahwa mengganti minuman manis dengan air dapat menurunkan risiko terkena NAFLD.

Studi ini melibatkan sekitar 124.000 individu yang tidak memiliki penyakit hati dan berpartisipasi dalam UK Biobank, sebuah penelitian biomedis besar yang mengamati populasi di Inggris. 

Tipe dan frekuensi konsumsi minuman dinilai melalui kuesioner diet 24 jam yang digunakan pada berbagai waktu sepanjang periode penelitian selama 10 tahun tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa penggantian satu jenis minuman manis dengan udara dapat mengurangi risiko sebanyak 13% untuk minuman manis dan lebih dari 15% untuk minuman diet. 

Mengkonsumsi udara membantu menjaga metabolisme dan menghindari efek negatif yang ditimbulkan oleh pemanis buatan dan gula berlebih.

Tantangan untuk Kesadaran Publik

"Temuan ini menantang persepsi umum bahwa minuman ini tidak berbahaya," kata Liu. 

"Penting untuk meninjau kembali peran mereka dalam diet dan kesehatan hati, terutama karena NAFLD menjadi perhatian kesehatan global."

Dengan meningkatnya angka NAFLD, menjadi penting bagi masyarakat untuk lebih memahami dampak dari minuman manis dan diet. 

Banyak orang beralih ke diet soda dengan keyakinan bahwa mereka sedang membuat pilihan yang sehat, padahal kenyataannya bisa berbeda jauh.

Langkah Menuju Gaya Hidup Sehat

Untuk mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang risiko kesehatan yang terkait dengan diet manis. 

Masyarakat harus dimotivasi untuk memilih pilihan yang lebih sehat, seperti air putih, jus alami tanpa tambahan gula, atau minuman herbal tanpa pemanis.

Di sisi lain, edukasi tentang pola makan yang seimbang dan gaya hidup aktif harus diprioritaskan untuk mencegah kondisi serius ini. 

Dengan mengadopsi kebiasaan makan yang lebih baik dan mengurangi konsumsi minuman manis, kita dapat melindungi kesehatan hati kita dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Jogging, berolahraga, dan menghindari minuman manis adalah langkah-langkah yang bisa diambil untuk menjaga kesehatan hati. 

Waspadalah terhadap diet yang tampak sehat, karena mereka bisa menyimpan risiko yang tidak terduga. 

Di era kesehatan kita yang semakin terancam oleh konsumsi gula dan pemanis, penting untuk tetap waspada dan membuat pilihan yang bijak untuk masa depan yang lebih sehat.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Olahraga yang Efektif Menurunkan Berat Badan, Tubuh Jadi Lebih Bugar

8 Olahraga yang Efektif Menurunkan Berat Badan, Tubuh Jadi Lebih Bugar

Health | Selasa, 11 November 2025 | 16:19 WIB

Bukan Cuma Pisang Goreng, Ini 10 'Jodoh' Makanan Manis yang Bikin Kopimu Makin Nikmat

Bukan Cuma Pisang Goreng, Ini 10 'Jodoh' Makanan Manis yang Bikin Kopimu Makin Nikmat

Your Say | Senin, 10 November 2025 | 18:58 WIB

Resep Semur Telur Kecap Manis: Lezatnya Rasa Tradisi di Setiap Suapan!

Resep Semur Telur Kecap Manis: Lezatnya Rasa Tradisi di Setiap Suapan!

Lifestyle | Senin, 10 November 2025 | 18:58 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB