Alasan Penting Dokter Bukan Cuma Perlu Belajar Pengobatan, Tapi Juga 'Seni' Medis

Nur Khotimah | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 10:25 WIB
Alasan Penting Dokter Bukan Cuma Perlu Belajar Pengobatan, Tapi Juga 'Seni' Medis
Ilustrasi dokter. (Pexels/Atlantic Ambience)
  • Dokter bedah dan dokter estetik perlu mempelajari art (seni) untuk memulihkan kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien, bukan hanya memperbaiki organ tubuh.
  • Ir. Emmy Noviawati menekankan bahwa menjadi pengusaha di bidang medis memerlukan skill, seni, komunikasi, dan kebiasaan yang mendukung kreativitas serta empati pada pasien.
  • Dalam bukunya, Ir. Emmy Noviawati menyoroti empat kebiasaan penting bagi entrepreneur. Apa saja itu?

Suara.com - Jika berpikir menjadi seorang dokter bedah hanya terbatas pada memperbaiki organ tubuh yang bermasalah, anggapan itu salah besar karena ternyata dokter juga perlu mempelajari art alias seni?

Fakta ini diungkap langsung President Director PT Regenesis Indonesia, Ir. Emmy Noviawati, yang kerap mengedukasi pemilik klinik kecantikan untuk berfokus pada pasien saat memberikan pelayanan.

Sehingga menurut dia, menjadi seorang dokter bedah dan dokter kecantikan selain fokus mengobati, ia harus berpikir kritis agar tetap memikirkan kualitas hidup pasien termasuk merawat kepercayaan dirinya setelah ‘terluka’.

"Bisnis di bidang estetik bukan hanya tentang mengelola, tapi juga harus belajar dan memahami art (seni)," ujar Emmy di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Seni ini harus dipelajari dokter bedah termasuk di bidang estetik dan kecantikan sekalipun penanganannya dilakukan di area tertutup, seperti organ intim yang tidak dilihat banyak orang.

"Tapi di estetik ini juga ada art-nya walaupun area tertutup. Ada anggapan kalau habis melahirkan nggak cantik lagi, di sini tantangan bagaimana seorang dokter lipsuction (sedot lemak) misalnya, seimbangkan lagi dari intimate area jadi cantik lagi seperti sedia kala itu semua art," papar Emmy.

Penulis buku The Beauty Being an Enterpreneur, Ir. Emmy Noviawati di Jakarta (Suara.com/Dini Afrianti)
Penulis buku "The Beauty Being an Enterpreneur", Ir. Emmy Noviawati di Jakarta (Suara.com/Dini Afrianti)

Menurutnya ketika pasien memiliki harapan bisa memiliki kualitas hidup yang baik, dengan cara kembali "pulih" seperti sebelum saat melahirkan itu juga jadi salah satu cara menolong pasien.

"Keinginan untuk injeksi filler sehingga terawat, gimana orang Indonesia mau hidup seperti ini Dokter kalau nggak punya sense of srt sulit," papar Emmy.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika ingin menjadi seorang pengusaha khususnya di bidang medis yang membuka lapangan pekerjaan, hingga membuat wisata medis di Indonesia semakin maju ia bukan hanya memiliki skill bisnis tapi juga art dan cara berkomunikasi.

Adapun Emmy dalam bukunya yang baru saja diluncurkan berjudul "The Beauty Being an Entrepreneur" mengatakan bukan cuma skill yang harus dikuasai untuk jadi pengusaha, tapi juga habit atau kebiasaan yang harus dipupuk sejak awal.

"Bagaimana seorang entrepreneur membangun kreatifitas mindset (pola pikir creative). Hal mendasar yang harus diketahui para entrepreneur bahwa kreatifitas bisa dibangun dan ditingkatkan dari waktu ke waktu," kata Emmy.

1. Memperluas ilmu pengetahuan

Menurut Emmy, ilmu terus berkembang. Sebaiknya, sebagai entrepreneur semakin luas dan dalam pengetahuan yang dimiliki akan sangat berpengaruh terhadap banyak aspek dalam bisnis yang dikelola.

"Zona nyaman juga akan membuat entrepreneur memiliki kepribadian yang open minded," tuturnya.

2. Travelling

Berpergian baik di dalam atau keluar negeri saat ini sudah menjadi bagian gaya hidup untuk menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Uniknya, menurut dia kebiasaan ini bisa digunakan untuk mencari inspirasi.

"Sebagai entrepreneur, travelling juga bisa dijadikan sebagai ajang untuk mencari inspirasi dengan melihat sesuatu yang baru di dalam maupun luar negeri," paparnya.

3. Meningkatkan kemampuan menganalisis

Kemampuan mengalisis adalah keterampilan dalam mengumpulkan dan menganalisis suatu informasi, menyelesaikan masalah, dan juga mengambil keputusan yang sangat esensial bagi entrepreneur.

"Kemampuan menganalisis sangatlah penting, sehingga seseorang bisa mengambil atau menyaring informasi sebagai dasar untuk mengambil keputusan," kata Emmy.

Adapun kemampuan menganalisis bisa dilatih dengan beberapa cara, diantaranya dengan berpikir kritis, dimana kemampuan ini bisa didapat dengan sering mencari tahu dan mempertanyakan segala sesuatu secara detail.

4. Keluar dari zona nyaman

Anggapan zona nyaman membuat seseorang sulit berkembang ternyata benar adanya. Ini karena pada dasarnya semua orang menyukai berada di dalam zona nyaman, tanpa menyadari bahwa zona nyaman membuat diri sendiri sulit untuk maju dan berkembang.

"Untuk enterpreneur penting keluar dari zona nyaman dan mencari tantangan baru, lebih creative dan inovatif tentunya dengan mempertimbangkan faktor resiko. Selain itu keluar dari zona nyaman juga akan membuat enterpreneur memiliki kepribadian yang open minded," pungkas Emmy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Kandungan Akui Rahim Copot Nyata Bisa Terjadi, Bisakah Disambungkan Kembali?

Dokter Kandungan Akui Rahim Copot Nyata Bisa Terjadi, Bisakah Disambungkan Kembali?

Health | Selasa, 18 November 2025 | 09:38 WIB

Komentar Nyinyir Soal Rahim Copot Viral, Dokter Irwin Lamtota Minta Maaf ke Dokter Gia Pratama

Komentar Nyinyir Soal Rahim Copot Viral, Dokter Irwin Lamtota Minta Maaf ke Dokter Gia Pratama

Entertainment | Senin, 17 November 2025 | 13:05 WIB

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok

Your Say | Minggu, 16 November 2025 | 11:34 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB