Gak Perlu Marah di Grup WA Lagi, Call Centre 127 Siap Tampung Keluhan Soal Program MBG

M. Reza Sulaiman

Rabu, 19 November 2025 | 11:02 WIB
Gak Perlu Marah di Grup WA Lagi, Call Centre 127 Siap Tampung Keluhan Soal Program MBG
Para siswa menyantap Makanan Bergizi gratis di SDN 15 Slipi, Jakarta, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan Call Center SAGI 127 sebagai kanal pengaduan tunggal bagi masyarakat terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Layanan telepon resmi 24 jam ini bertujuan mengatasi kebingungan pelaporan masalah kualitas makanan sekolah yang sebelumnya kurang terstruktur.
  • Fungsi utama 127 adalah meningkatkan transparansi, memungkinkan pengawasan partisipatif, serta memperkuat pemenuhan hak gizi dasar anak Indonesia.

Suara.com - Di tengah upaya pemerintah meningkatkan mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), satu persoalan mendasar sering muncul di lapangan. Ketika orang tua atau sekolah menemukan makanan yang kurang layak, kebersihan yang diragukan, atau porsi yang tidak sesuai, mereka sering kali bingung harus melapor ke mana.

Selama ini keluhan lebih banyak berputar di grup WhatsApp, media sosial, atau disampaikan informal tanpa jalur resmi yang bisa ditindaklanjuti.

Kebutuhan akan kanal pengaduan yang jelas dan terstruktur semakin mendesak. Masalah gizi bukan hanya berhubungan dengan kualitas makanan, tetapi juga hak dasar anak untuk mendapatkan asupan yang aman dan bernutrisi.

Di sekolah, penyimpangan kecil seperti kemasan rusak, bahan kurang segar, atau menu yang tidak sesuai standar bisa berdampak pada kesehatan dan kepercayaan publik terhadap program gizi nasional.

Peluncuran Call Center SAGI 127 oleh Badan Gizi Nasional (BGN) hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Layanan baru ini diharapkan menjadi pintu masuk tunggal bagi masyarakat untuk melaporkan, mengklarifikasi, dan memantau penyediaan makanan bergizi di sekolah secara lebih transparan.

1. Layanan Pengaduan 24 Jam yang Bisa Diakses Semua Pihak

BGN menghadirkan call center 127 sebagai kanal pengawasan bersama, termasuk oleh siswa, orang tua, guru, penyedia katering, maupun masyarakat umum. Layanan ini menjadi tempat untuk melaporkan kendala, menanyakan informasi gizi, hingga meminta konsultasi terkait kualitas makanan yang disediakan dalam program MBG.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi simbol keseriusan negara dalam melindungi hak gizi anak.

“Makan bergizi bukan sekadar program, tetapi hak setiap anak Indonesia. Dan untuk memenuhi hak itu, kami membuka diri kepada masyarakat melalui Call Center 127 agar semua pihak dapat terlibat, mengawasi, dan memastikan kualitas Program Makan Bergizi Gratis berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Dadan dalam keterangannya, ditulis Rabu (19/11/2025).

baca juga

2. Meningkatkan Transparansi dan Kepercayaan Publik

Salah satu persoalan terbesar dalam program makanan sekolah adalah lemahnya alur pengaduan. Tanpa kanal resmi, laporan sering tidak tercatat dan tidak dapat dirunut penyelesaiannya. Kehadiran 127 memberi mekanisme respons yang lebih jelas dan akuntabel.

“Call Center 127 bukan hanya penambahan kanal layanan, tetapi manifestasi komitmen kami untuk memberi pelayanan yang prima dan transparan. Melalui 127, kami memastikan kualitas MBG tetap terjaga dan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan terbaik,” tambah Dadan.

Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai bagian aktif dari pengawasan gizi nasional. Masyarakat yang sebelumnya bingung atau enggan melapor kini memiliki jalur yang pasti.

3. Diperkuat dengan Identitas SAGI untuk Edukasi Publik

BGN memperkenalkan maskot SAGI, figur berkepala tomat dan berbadan ayam yang melambangkan prinsip gizi seimbang. Kehadiran SAGI membantu memperkuat fungsi edukasi tentang konsumsi bergizi bagi anak dan orang tua, terutama di lingkungan sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh Pendanaan Gaji Karyawan SPPG yang Belum Cair, Polemik MBG Jilid II?

Kisruh Pendanaan Gaji Karyawan SPPG yang Belum Cair, Polemik MBG Jilid II?

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 11:23 WIB

Arogansi Politik vs Sains: Ahli Gizi Dibungkam di Forum MBG

Arogansi Politik vs Sains: Ahli Gizi Dibungkam di Forum MBG

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 10:04 WIB

Klarifikasi: DPR dan Persagi Sepakat Soal Tenaga Ahli Gizi di Program MBG Pasca 'Salah Ucap'

Klarifikasi: DPR dan Persagi Sepakat Soal Tenaga Ahli Gizi di Program MBG Pasca 'Salah Ucap'

News | Selasa, 18 November 2025 | 06:57 WIB

Stafsus BGN Tak Khawatir Anaknya Keracunan karena Ikut Dapat MBG: Alhamdulillah Aman

Stafsus BGN Tak Khawatir Anaknya Keracunan karena Ikut Dapat MBG: Alhamdulillah Aman

News | Senin, 17 November 2025 | 21:16 WIB

Kepala BGN Soal Pernyataan Waka DPR: Program MBG Haram Tanpa Tenaga Paham Gizi

Kepala BGN Soal Pernyataan Waka DPR: Program MBG Haram Tanpa Tenaga Paham Gizi

News | Senin, 17 November 2025 | 20:20 WIB

Anak Legislator di Sulsel Kelola 41 SPPG, Kepala BGN Tak Mau Menindak: Mereka Pahlawan

Anak Legislator di Sulsel Kelola 41 SPPG, Kepala BGN Tak Mau Menindak: Mereka Pahlawan

News | Senin, 17 November 2025 | 20:06 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×