Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Dinda Rachmawati

Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
Ilustrasi tes genetika, DNA. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Yayasan Satriabudi Dharma Setia bermitra dengan Ultima Genomics untuk memperluas akses tes genetik terjangkau di Indonesia.
  • Teknologi UG200 Series memungkinkan analisis genomik dengan biaya rendah untuk mendukung target skrining medis nasional pemerintah.
  • Inisiatif ini bertujuan mempercepat diagnosis penyakit dan membangun basis data genetik nasional guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Suara.com - Perkembangan teknologi tes genetik kini memasuki babak baru di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Melalui kemitraan strategis antara Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS) dan Ultima Genomics, Inc., akses terhadap pemeriksaan DNA yang dulu mahal dan terbatas kini mulai terbuka lebih luas bagi masyarakat.

Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan langkah ambisius untuk menyusun peta jalan pengembangan sequencing genomik di Asia Tenggara dengan target hingga satu juta genom. 

Teknologi andalan yang digunakan adalah UG200 Series, sebuah sistem sequencing berkapasitas sangat tinggi yang memungkinkan analisis DNA dalam jumlah besar dengan biaya jauh lebih rendah dibanding sebelumnya.

Tes genetik sendiri merupakan proses membaca kode DNA manusia untuk memahami risiko penyakit sejak dini, menentukan pengobatan yang paling tepat, hingga memprediksi kemungkinan penyakit di masa depan. 

Di Indonesia, pemanfaatannya mulai berkembang untuk diagnosis kanker, penyakit genetik, skrining kehamilan, hingga mengetahui kecocokan obat bagi pasien. 

Kolaborasi YSDS dan Ultima Genomics Dorong Akses Tes Genetik atau DNA Murah di Asia Tenggara (Suara.com/Dinda)
Kolaborasi YSDS dan Ultima Genomics Dorong Akses Tes Genetik atau DNA Murah di Asia Tenggara (Suara.com/Dinda)

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menilai kerja sama ini sebagai momentum penting dalam transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi. Ia berharap inisiatif ini dapat mendukung target pemerintah dalam melakukan whole genome sequencing terhadap 200.000 masyarakat Indonesia. 

“Kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pemanfaatan teknologi genomik dalam layanan kesehatan. Dengan teknologi yang lebih terjangkau, masyarakat bisa mendapatkan diagnosis yang lebih akurat dan pengobatan yang lebih tepat,” ujarnya.

Selama ini, salah satu tantangan utama dalam tes genetik adalah biaya yang sangat mahal, bahkan bisa mencapai ribuan dolar AS untuk satu genom. Namun dengan teknologi terbaru dari Ultima Genomics, biaya tersebut berpotensi turun drastis hingga sekitar atau bahkan di bawah 100 dolar AS per genom. 

Penurunan ini membuka peluang besar agar teknologi genomik tidak lagi hanya dinikmati segelintir pihak, tetapi bisa diakses lebih luas oleh masyarakat. Ketua YSDS, Vincentius Simeon Weo Budhyanto, menegaskan bahwa kerja sama ini penting agar Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan global. 

baca juga

“Teknologi UG200 yang semakin terjangkau memungkinkan populasi Asia Tenggara lebih terwakili dalam basis data genom global. Ini langkah penting untuk mendorong keadilan dalam pengobatan presisi, terutama di negara berkembang yang selama ini aksesnya terbatas,” jelasnya.

Dari sisi teknologi, Ultima Genomics menghadirkan sistem sequencing berbasis wafer yang mampu memproses ribuan sampel dalam waktu singkat dengan tingkat akurasi tinggi. General Manager Asia Ultima Genomics, Jason Kang, menyebut bahwa misi perusahaan adalah membuat teknologi ini dapat diakses secara luas.

“Dengan sistem UG200 terbaru yang memiliki skalabilitas tinggi dan biaya terendah, kami dapat membuka peluang yang sebelumnya sulit dijangkau. Kemitraan dengan YSDS memungkinkan teknologi ini hadir di kawasan yang selama ini kurang terlayani,” ujarnya.

Namun, keberhasilan pengembangan genomik tidak hanya bergantung pada alat, melainkan juga keseluruhan proses dari awal hingga akhir. Senior Field Application Specialist dari Twist Bioscience, Jim Zhang, menekankan pentingnya integrasi sistem. 

“Setiap tahapan harus dioptimalkan, mulai dari persiapan sampel hingga analisis data. Integrasi berbagai teknologi menjadi kunci untuk menghasilkan data yang akurat dan efisien,” katanya.

Ke depan, implementasi awal akan dimulai dari proyek percontohan dan validasi klinis di Indonesia, dengan fokus pada deteksi dini kanker dan penyakit tidak menular. 

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya basis data genetik nasional atau biobank, yang sangat penting untuk riset dan pengembangan obat yang sesuai dengan karakter genetik masyarakat Indonesia.

Dengan semakin terjangkaunya biaya dan berkembangnya teknologi, tes genetik berpotensi menjadi bagian dari layanan kesehatan sehari-hari. Bukan lagi sekadar alat diagnosis, tetapi juga menjadi kunci menuju sistem kesehatan yang lebih preventif, personal, dan berbasis data di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

BPOM Perluas Vaksin Campak untuk Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:41 WIB

Wujudkan Masyarakat Sehat, BRI Peduli Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Seluruh Indonesia

Wujudkan Masyarakat Sehat, BRI Peduli Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Seluruh Indonesia

Bri | Rabu, 08 April 2026 | 10:23 WIB

4 Kementerian Siap Integrasi Data Perkuat Keberlangsungan Program JKN

4 Kementerian Siap Integrasi Data Perkuat Keberlangsungan Program JKN

News | Rabu, 08 April 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×