Viral Aksi Nyeleneh Pria Pakai Baju Muslim Minum Oli Mesin di Makassar, MUI Sulsel: Itu Haram!

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 07:04 WIB
Viral Aksi Nyeleneh Pria Pakai Baju Muslim Minum Oli Mesin di Makassar, MUI Sulsel: Itu Haram!
Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan video sekelompok pemuda dan orang tua di Kota Makassar yang melakukan aksi berbahaya dengan meminum oli mesin. (tangkap layar / ist)
  • Sekelompok orang di Makassar viral karena meminum oli mesin dengan dalih untuk meningkatkan stamina tubuh pria.
  • MUI Sulawesi Selatan menegaskan bahwa mengonsumsi oli hukumnya haram karena membahayakan kesehatan serta merusak organ tubuh.
  • MUI mengecam penggunaan atribut pakaian muslim dalam konten menyesatkan tersebut karena dinilai tidak etis dan berbahaya.

Suara.com - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan video sekelompok pemuda dan orang tua di Kota Makassar yang melakukan aksi berbahaya: meminum oli mesin.

Mengenakan pakaian muslim, mereka terlihat membagikan botol oli yang baru dibuka untuk diminum secara bergiliran dengan dalih meningkatkan stamina pria.

Menanggapi fenomena tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan angkat bicara dengan tegas. Sekretaris MUI Sulsel, Prof Muammar Bakry, menekankan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum agama karena membahayakan tubuh.

"Karena oli itu bukan minuman manusia dan dipastikan ada pengaruh dalam kesehatan, itu hukumnya haram. Artinya, minum oli itu haram karena bukan minuman," tegas Muammar Bakry kepada wartawan di Makassar, Selasa (7/4/2026).

Bahaya Jangka Panjang Mengintai

Prof Muammar menjelaskan bahwa oli adalah pelumas mesin kendaraan, bukan untuk dikonsumsi manusia. Meski dampak buruknya mungkin tidak terasa seketika, kandungan kimia dalam oli dapat merusak organ tubuh dalam jangka panjang.

Ia menyayangkan alasan para pelaku yang mempromosikan aksi tersebut sebagai penambah stamina. Menurutnya, konten seperti ini sangat menyesatkan jika ditiru oleh masyarakat luas.

"Karena viral jangan sampai ini menjadi pembelajaran yang jelek bahwa minum oli itu boleh. Apalagi, kalau misalnya dianggap bisa meningkatkan stamina dan kalau itu ditonton, kemudian diikuti oleh orang, ini berbahaya," tuturnya menekankan.

Tak hanya soal kesehatan, MUI Sulsel juga menyoroti penggunaan atribut pakaian muslim dalam video tersebut. Aksi tersebut dinilai kontradiktif dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan dan menghindari kemudaratan.

"Jadi berbahaya bagi yang memberikan contoh. Berbahaya juga yang memviralkan. Saya selaku pengurus MUI Sulsel menyampaikan bahwa ini tidak layak untuk dijadikan contoh. Karena itu, sebaiknya yang memberikan contoh dalam video itu segera mengklarifikasi," ujar pria yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali ini.

Lebih lanjut, ia mengecam penggunaan simbol agama dalam konten yang tidak beretika tersebut. Ia khawatir masyarakat awam menganggap tindakan itu memiliki legitimasi secara agama karena penampilan pelakunya.

"Pakaian itu, penampilannya bahwa Islam membolehkan, saya kira itu perbuatan yang sangat tidak etis dan tidak manusiawi. Tidak patut untuk dijadikan sebagai tontonan. Karena, dikhawatirkan bisa diikuti oleh orang lain, di situ masalahnya," papar Muammar menegaskan.

Viral di Masjid dan Pinggir Jalan

Sebelumnya, video tersebut menjadi perbincangan hangat karena lokasi pengambilan gambar diduga dilakukan di lingkungan masjid dan pinggir jalan. Para pelaku dengan percaya diri menyebutkan bahwa oli baru bisa menjadi suplemen penambah tenaga.

Beragam reaksi netizen pun membanjiri kolom komentar. Sebagian besar mengecam aksi tersebut sebagai tindakan konyol yang membahayakan nyawa, namun tak sedikit pula yang terhasut oleh narasi sesat mengenai manfaat oli bagi stamina pria. MUI Sulsel pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring konten di media sosial. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

Filter Laut yang Kita Santap: Dilema Kerang Hijau dan Kesehatan

Filter Laut yang Kita Santap: Dilema Kerang Hijau dan Kesehatan

Your Say | Selasa, 07 April 2026 | 15:45 WIB

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

News | Senin, 06 April 2026 | 14:47 WIB

Bagaimana Hilangnya Hutan Tropis Memperparah Gelombang Panas Global?

Bagaimana Hilangnya Hutan Tropis Memperparah Gelombang Panas Global?

News | Senin, 06 April 2026 | 12:00 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Terkini

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB