Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
Ilustrasi Hantavirus [Suara.com]
  • Kemenkes mendeteksi 23 kasus positif Hantavirus di sembilan provinsi Indonesia.

  • Tiga pasien meninggal dunia akibat infeksi Hantavirus.

  • DKI Jakarta dan DIY menjadi wilayah dengan temuan kasus terbanyak.

Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) baru saja mengungkap data kasus Hantavirus. Puluhan kasus Hantavirus ternyata terdeteksi pada 9 provinsi di Indonesia.

Dari puluhan kasus positif, Kemenkes mencatat bahwa terdapat 3 orang yang meninggal dunia.

Hantavirus 'viral' di kapal pesiar MV Hondius merupakan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Kasus Hantavirus di Indonesia telah ditemukan sejak 1991, dan termasuk tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyampaikan bahwa hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus HPS.

Mengutip laman resmi Kemenkes, terdapat 256 kasus suspek Hantavirus sepanjang 2024 hingga Mei 2026.

Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)
Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)

Dari ratusan suspek, 23 di antaranya terkonfirmasi sebagai Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus,

Tren kasus mengalami peningkatan dari 1 kasus pada 2024 menjadi 17 kasus pada 2025 dan 5 kasus hingga Mei 2026.

Menurut Kemenkes, kasus Hantavirus tersebar pada 9 provinsi yaitu DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Banten, dan Kalimantan Barat.

Tiga provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (6 kasus), DIY (6 kasus), dan Jawa Barat (5 kasus).

"Peningkatan kasus yang terlaporkan menunjukkan sistem kewaspadaan dan deteksi dini kita semakin baik. Karena itu masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus waspada terhadap faktor risiko penularan," ungkap Andi Saguni.

Cara Penularan dan Data Infeksi

Hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan melalui kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi, baik melalui luka terbuka maupun partikel udara yang terkontaminasi kotoran dan urine (aerosol).

Risiko penularan meningkat pada lingkungan dengan populasi tikus tinggi, area banjir, serta aktivitas luar ruang seperti berkemah.

Virus ini memiliki dua tipe, yaitu Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dengan tingkat fatalitas mencapai 50 persen.

Di Indonesia, Hantavirus bukanlah ancaman baru karena penelitian menunjukkan keberadaan virus ini telah terdeteksi sejak tahun 1980-an.

Data Kemenkes mengungkapkan bahwa sekitar 11,6 persen populasi manusia di Indonesia pernah terpapar, sementara tingkat infeksi pada populasi tikus sebagai reservoir utama dapat mencapai 34 persen.

Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)
Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)

Meskipun sering tidak disadari, Kementerian Kesehatan mengategorikan virus ini sebagai penyakit emerging yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena peredarannya aktif di lingkungan padat rodensia.

Sebagai bentuk kewaspadaan, Kementerian Kesehatan terus memantau kasus domestik dan merespons notifikasi internasional, seperti pada kasus kontak erat dari kapal pesiar MV Hondius.

Langkah cepat yang diambil meliputi penyelidikan epidemiologi, koordinasi lintas sektor, dan pemeriksaan laboratorium intensif di RSPI Sulianti Saroso.

Meskipun hasil pengujian pada kasus tersebut dinyatakan negatif, upaya pemantauan ketat tetap dilakukan untuk mencegah penyebaran virus di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB