Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
Kapal Pesiar MV Hondius
baca 10 detik
  • Penumpang kapal pesiar kritis setelah hantavirus salah didiagnosis sebagai gejala kecemasan oleh tim medis.

  • Wabah di kapal MV Hondius mengakibatkan tiga kematian dan evakuasi massal di berbagai negara.

  • Pasien asal Prancis kini diisolasi di Paris dalam kondisi sangat kritis dengan pelacakan kontak.

Suara.com - Kegagalan sistem deteksi dini di kapal pesiar MV Hondius memicu kondisi kritis bagi seorang penumpang asal Prancis. Petugas medis awalnya mengabaikan tanda-tanda infeksi virus mematikan ini dan menyebutnya sebagai gangguan psikologis semata.

Pengabaian medis tersebut menjadi titik balik berbahaya bagi penyebaran hantavirus yang kini menjangkiti puluhan penumpang lain. Pasien tersebut sempat dinyatakan stabil sebelum akhirnya jatuh dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan setelah dievakuasi.

Kini otoritas kesehatan dunia menyoroti prosedur skrining di atas kapal yang dianggap lalai dalam membedakan gejala fisik. Kesalahan diagnosis ini memperburuk situasi darurat kesehatan internasional yang sedang berlangsung di beberapa negara sekaligus.

Infografis Hantavirus dan Kewaspadaan Indonesia. [Suara.com/Emma]
Infografis Hantavirus dan Kewaspadaan Indonesia. [Suara.com/Emma]

Menteri Kesehatan Spanyol, Javier Padilla Bernáldez, mengungkapkan bahwa dokter awalnya menilai gejala pasien tidak sesuai dengan indikasi hantavirus.

“Para dokter mengatakan gejalanya tidak ‘kompatibel dengan hantavirus’,” ujar Bernáldez menjelaskan keraguan tim medis saat itu, dikutip dari People.

Kecurigaan infeksi sempat dikesampingkan karena episode batuk yang dialami pasien dilaporkan telah menghilang beberapa hari sebelumnya.

“Dokter percaya ‘apa yang dia alami saat itu semacam stres atau kecemasan atau kegugupan’,” tutur Bernáldez menambahkan.

Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]
Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]

Namun, kenyataan pahit muncul setelah penumpang tersebut dievakuasi dari kapal dan menjalani pengujian laboratorium yang lebih mendalam. Hasil tes menunjukkan bahwa ia positif hantavirus, berlawanan dengan penilaian awal yang hanya menganggapnya mengalami tekanan mental.

Bernáldez menegaskan bahwa pasien tidak sengaja menyembunyikan kondisinya demi bisa ikut dalam penerbangan evakuasi ke Paris.

baca juga

“Bukannya pasien merasa tidak enak badan, lalu dia berkata: ‘Oke, saya tidak akan mengatakan apa pun karena saya ingin berada di pesawat’,” tegasnya.

Gejala parah justru baru mulai muncul saat pasien sudah berada di dalam pesawat menuju pusat perawatan intensif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wanita tersebut sekarang berada dalam kondisi yang "sangat kritis" di Paris.

Menteri Kesehatan Prancis, Stéphanie Rist, mengonfirmasi bahwa pelacakan kontak erat terhadap 22 orang telah dilakukan secara ketat. Tragedi ini menambah panjang daftar kasus yang dikaitkan dengan wabah di kapal MV Hondius yang kini mencapai tujuh orang.

Hingga saat ini, tiga nyawa telah melayang akibat hantavirus yang diduga merupakan warga negara Belanda dan seorang warga Jerman. Satu pasien lainnya masih berjuang di unit perawatan intensif di Afrika Selatan untuk bertahan hidup dari serangan virus tersebut.

Sebanyak 20 warga Inggris bersama penumpang asal Jepang dan Jerman telah dipindahkan ke Rumah Sakit Arrowe Park untuk isolasi. Sementara itu, 14 penumpang asal Spanyol menjalani karantina wajib di sebuah rumah sakit militer yang berlokasi di Madrid.

Di sisi lain, otoritas Amerika Serikat telah mengevakuasi 17 warganya menuju pusat perawatan khusus di Nebraska untuk pemantauan.

“Satu penumpang saat ini mengalami gejala ringan dan penumpang lainnya dinyatakan positif PCR ringan untuk virus Andes,” lapor Departemen Kesehatan AS.

Penumpang asal Amerika Serikat ini akan menjalani evaluasi medis dan pemantauan ketat selama 42 hari ke depan secara kontinu. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi penyebaran virus Andes yang memiliki karakteristik serupa dengan wabah hantavirus di kapal.

Kapal pesiar MV Hondius memulai perjalanannya dari Argentina pada 1 April dengan membawa sekitar 150 penumpang dan awak kapal. Rute perjalanan meliputi wilayah Antartika, Kepulauan Falkland, hingga berakhir di Kepulauan Canary sebelum wabah mulai melumpuhkan aktivitas kapal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:04 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Terkini

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Lagi Kurang Fit, Mahalini Tetap Tampil Totalitas di Bangor Fest Vol 4 Bawakan 8 Lagu Hits

Lagi Kurang Fit, Mahalini Tetap Tampil Totalitas di Bangor Fest Vol 4 Bawakan 8 Lagu Hits

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Memaknai Kemerdekaan di Dunia Kerja: Mengapa Gen Z Lebih Memilih 'Work-Life Balance'?

Memaknai Kemerdekaan di Dunia Kerja: Mengapa Gen Z Lebih Memilih 'Work-Life Balance'?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Dari Posyandu ke Pariwisata: Bagaimana Kesehatan Jadi Pondasi Desa Wisata Les Buleleng

Dari Posyandu ke Pariwisata: Bagaimana Kesehatan Jadi Pondasi Desa Wisata Les Buleleng

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah Mencabut Gelar Bangsawan Menantunya Akibat Perilaku Coreng Kerajaan

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah Mencabut Gelar Bangsawan Menantunya Akibat Perilaku Coreng Kerajaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Warga RI Mulai Cemas! Keyakinan Ekonomi Juli 2026 Turun, Cicilan Malah Naik

Warga RI Mulai Cemas! Keyakinan Ekonomi Juli 2026 Turun, Cicilan Malah Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Budaya Jadi Kunci: Bagaimana Kang Edai Bawa Desa Kemiren Bertumbuh?

Budaya Jadi Kunci: Bagaimana Kang Edai Bawa Desa Kemiren Bertumbuh?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:10 WIB

7 Tanaman Hias yang Cocok di Depan Rumah Menghadap Selatan Menurut Feng Shui

7 Tanaman Hias yang Cocok di Depan Rumah Menghadap Selatan Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Mengapa Dekarbonisasi Makin Penting bagi Daya Saing Industri?

Mengapa Dekarbonisasi Makin Penting bagi Daya Saing Industri?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Belanja Brand Ternama di SEIBU saat Weekend Dapat Diskon dari BRI

Belanja Brand Ternama di SEIBU saat Weekend Dapat Diskon dari BRI

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:03 WIB

×