Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Vania Rossa

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
Ilustrasi pemeriksaan mata anak. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Paparan gadget, televisi, tablet, hingga aktivitas belajar online membuat mata anak bekerja lebih intens dibanding generasi sebelumnya.

  • Sayangnya, banyak orang tua baru menyadari adanya gangguan penglihatan setelah anak mengalami kesulitan belajar, sulit fokus membaca, atau mengeluhkan sakit kepala.

  • Pemeriksaan dini bertujuan mencegah dampak negatif terhadap kemampuan belajar, perkembangan motorik, serta kualitas hidup anak di masa depan.

Suara.com - Kesehatan mata anak kini menjadi perhatian yang semakin penting di era digital. Paparan gadget, televisi, tablet, hingga aktivitas belajar online membuat mata anak bekerja lebih intens dibanding generasi sebelumnya.

Sayangnya, banyak orang tua baru menyadari adanya gangguan penglihatan setelah anak mengalami kesulitan belajar, sulit fokus membaca, atau mengeluhkan sakit kepala. Padahal, pemeriksaan mata sejak dini dapat membantu mendeteksi berbagai masalah penglihatan sebelum berdampak lebih jauh pada tumbuh kembang anak.

Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi sejak kecil tidak hanya memengaruhi kemampuan melihat, tetapi juga perkembangan motorik, kemampuan belajar, hingga kualitas hidup anak secara keseluruhan.

Melihat kondisi tersebut, Optik Tunggal menghadirkan program pemeriksaan mata anak dengan pendekatan standar internasional di Optik Tunggal Next Generation Kelapa Gading 3, Jakarta Utara, pada 16 Mei 2026.

Program ini ditujukan bagi anak usia 5–12 tahun dengan fokus pada pediatric vision screening atau pemeriksaan visual anak menggunakan pendekatan yang lebih ramah dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Pemeriksaan dilakukan oleh optometris yang telah mendapatkan pelatihan pediatric vision care dengan dukungan Expert Advisor dari Centro Escolar University, Manila, Filipina, Dr. Scarlett Cacayuran Salva, O.D.

Direktur Operasional Retail Optik Tunggal, Doli Rosmiaty, mengatakan pemeriksaan mata anak tidak bisa disamakan dengan orang dewasa karena membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan empatik.

“Anak-anak saat ini memiliki aktivitas visual yang jauh lebih intens dibanding generasi sebelumnya. Namun awareness terhadap pentingnya pemeriksaan mata anak secara berkala masih belum menjadi prioritas di banyak keluarga,” ujar Doli.

Menurutnya, anak membutuhkan suasana yang nyaman agar proses pemeriksaan berjalan optimal.

baca juga

“Karena itu, kami membangun Optik Tunggal Next Generation bukan hanya sebagai optik anak, tetapi sebagai ruang pediatric vision care yang mempertimbangkan pengalaman anak secara menyeluruh,” lanjutnya.

Dalam program tersebut, anak menjalani pemeriksaan visus mata meliputi pemeriksaan minus, plus, dan silinder dengan durasi sekitar 30 menit, termasuk sesi konsultasi.

Berbeda dengan pemeriksaan mata biasa, pendekatan pediatric vision screening juga memperhatikan perkembangan visual anak, kemampuan komunikasi, hingga kenyamanan psikologis selama proses pemeriksaan berlangsung.

Dr. Scarlett menjelaskan, anak sering kali belum memahami seperti apa penglihatan yang normal sehingga gangguan mata kerap terlambat disadari.

“Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi sejak dini dapat memengaruhi kemampuan belajar anak, kemampuan motorik, pemahaman membaca, hingga perkembangan mereka secara keseluruhan,” jelas Dr. Scarlett.

Ia menambahkan, proses pemeriksaan mata anak membutuhkan metode yang berbeda dibanding orang dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Health | Selasa, 10 Maret 2026 | 23:22 WIB

Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi

Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi

Health | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:39 WIB

Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru

Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru

Health | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:58 WIB

Terkini

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:02 WIB

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×