Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Vania Rossa

Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
Ilustrasi stem cell. (Pexels)
baca 10 detik
  • Brawijaya Hospital meluncurkan Brawijaya Regenerative Stem Cell Center untuk menyediakan layanan terapi sel induk bagi masyarakat luas.
  • Terapi stem cell dan secretome dimanfaatkan untuk memperbaiki jaringan tubuh, cedera muskuloskeletal, hingga kebutuhan prosedur estetika medis.
  • Rumah sakit menerapkan metode seleksi pasien ketat serta menggunakan material dari laboratorium bersertifikat CPOB demi keselamatan pasien.

Suara.com - Perkembangan teknologi medis membuat terapi regeneratif berbasis stem cell semakin banyak dimanfaatkan untuk membantu pemulihan berbagai kondisi kesehatan. Tak hanya digunakan di bidang estetika, terapi ini juga mulai diterapkan untuk mendukung penanganan cedera sendi, tulang, hingga proses penyembuhan jaringan.

Stem cell atau sel induk merupakan sel yang memiliki kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh. Kemampuan tersebut membuat stem cell dinilai berpotensi membantu proses regenerasi jaringan yang rusak sekaligus mengurangi peradangan secara alami.

Selain stem cell, terapi regeneratif juga memanfaatkan secretome, yakni kumpulan zat aktif yang dihasilkan oleh stem cell. Secretome mengandung berbagai growth factor atau faktor pertumbuhan yang berperan dalam mendukung proses penyembuhan dan regenerasi sel.

Melihat perkembangan tersebut, Brawijaya Hospital meluncurkan Brawijaya Regenerative Stem Cell Center sebagai pusat layanan terapi regeneratif yang dapat diakses di seluruh jaringan rumah sakitnya.

Presiden Direktur Brawijaya Hospital Group, Devin Wirawan, mengatakan layanan ini dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap teknologi kedokteran regeneratif yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien.

"Kami mengintegrasikan teknologi regeneratif tercanggih dengan satu misi, yaitu meningkatkan kualitas hidup pasien secara nyata melalui penyembuhan di tingkat seluler," ujar Devin.

Brawijaya Hospital meluncurkan Brawijaya Regenerative Stem Cell Center. (dok. ist)
Brawijaya Hospital meluncurkan Brawijaya Regenerative Stem Cell Center. (dok. ist)

Digunakan untuk estetika hingga bedah plastik

Di bidang estetika dan bedah plastik, terapi berbasis stem cell dimanfaatkan untuk membantu peremajaan kulit, penanganan alopecia atau kebotakan, hingga penyempurnaan kontur wajah. Selain itu, terapi ini juga digunakan sebagai terapi pendamping untuk mempercepat penyembuhan jaringan pada pasien luka bakar maupun luka kronis.

Dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika, dr. Tasya Anggrahita, Sp.BP-RE, Subsp. E.L., menjelaskan bahwa terapi stem cell menawarkan pendekatan yang berbeda dibandingkan sejumlah terapi estetika lainnya.

baca juga

Menurutnya, stem cell bekerja dengan membantu regenerasi jaringan dari dalam tubuh, memperbaiki kerusakan pada tingkat sel, sekaligus menghasilkan growth factor yang berperan dalam proses perbaikan dan peremajaan jaringan.

Membantu pemulihan cedera sendi

Sementara itu, pada bidang orthopedi, stem cell dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan berbagai cedera pada sistem muskuloskeletal, seperti tendon, tulang rawan sendi, ligamen, meniskus, rotator cuff, hingga diskus tulang belakang.

Dokter spesialis orthopedi, dr. Auliya Akbar, Sp.OT, Subsp. PL., mengatakan stem cell dan turunannya memiliki kemampuan untuk merangsang regenerasi sel sehingga dapat membantu proses penyembuhan jaringan yang mengalami kerusakan.

Pemanfaatan stem cell di bidang orthopedi dan traumatologi juga telah memiliki standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan secara aman dan terukur sesuai indikasi medis.

Keselamatan pasien menjadi prioritas

Dalam penerapannya, terapi stem cell tidak dapat diberikan kepada semua orang. Setiap pasien harus menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan terapi sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhannya.

Brawijaya Hospital menerapkan metode Strict Patient Selection, yakni proses skrining komprehensif sebelum tindakan dilakukan. Rumah sakit tersebut juga bekerja sama dengan Laboratorium Regenic yang telah mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk memastikan kualitas material sel yang digunakan.

Dokter konselor terapi regeneratif Brawijaya Hospital, dr. Venty Muliana Sari Soeroso, M.Sc., menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap terapi.

"Setiap pasien menjalani evaluasi terlebih dahulu untuk memastikan terapi yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati mengikuti standar medis yang berlaku dan menggunakan produk dari laboratorium bersertifikat CPOB," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB

Bukan Hanya Estetika: Ini Terobosan Stem Cell Terkini yang Dikembangkan Ilmuwan Indonesia

Bukan Hanya Estetika: Ini Terobosan Stem Cell Terkini yang Dikembangkan Ilmuwan Indonesia

Health | Minggu, 07 Desember 2025 | 15:32 WIB

Terobosan Regeneratif Indonesia: Di Balik Sukses Prof. Deby Vinski Pimpin KTT Stem Cell Dunia 2025

Terobosan Regeneratif Indonesia: Di Balik Sukses Prof. Deby Vinski Pimpin KTT Stem Cell Dunia 2025

Health | Sabtu, 22 November 2025 | 21:45 WIB

Terkini

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

×