Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB
Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell
Ilustrasi stem cell. (Pexels/Thirdman)
baca 10 detik
  • PT Prodia Widyahusada Tbk menjaga stabilitas operasional dan kinerja keuangan tahun 2024 dari fluktuasi nilai tukar Rupiah melalui mitigasi risiko.
  • Prodia melakukan ekspansi bisnis layanan sel punca melalui PT Prodia Stem Cell Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah jangka panjang.
  • Manajemen memproyeksikan layanan sel punca akan memberikan kontribusi signifikan terhadap margin keuntungan perusahaan dalam tiga tahun ke depan mendatang.

Suara.com - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) memastikan operasional perusahaan tetap stabil di tengah tren pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah mitigasi risiko untuk menjaga kinerja keuangan hingga akhir tahun 2024.

Meskipun industri laboratorium kesehatan banyak melakukan impor alat kesehatan dan reagen, Dewi menjelaskan bahwa Prodia telah memproteksi diri melalui kesepakatan bisnis yang matang.

"Memang banyak impor, tetapi pembatasan risiko rupiah sudah diatur dalam MoU dan kontrak. Jadi sampai saat ini masih aman. Dari mitra kami masih ada jaminan hingga enam bulan ke depan, bahkan sampai akhir tahun. Jadi tidak terlalu besar dampaknya," jelas Dewi Muliaty dalam paparan publik baru-baru ini, Senin (20/4/2026).

Selain fokus pada ketahanan fundamental, Prodia juga tengah memacu lini bisnis baru melalui layanan sel punca (stem cell). Langkah ini diperkuat dengan akuisisi 30 persen saham PT Prodia Stem Cell Indonesia (Prosten) yang dilakukan tahun lalu.

Menanggapi pertanyaan mengenai kontribusi layanan sel punca terhadap pendapatan (top line) Prodia di tahun 2026, manajemen menjelaskan bahwa unit bisnis ini diperlakukan seperti sebuah startup di dalam ekosistem perusahaan.

ilustrasi prodia (ist)
Ilustrasi prodia (ist)

"Layanan ini adalah scientific-based service yang memerlukan riset panjang dan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat. Kami menganggap ini sebagai unit bisnis yang serupa dengan startup. Di tahun pertama, kontribusinya mungkin belum signifikan terhadap total bisnis PRDA, namun kami memproyeksikan hasilnya dalam tiga tahun ke depan," ungkapnya.

Meskipun kontribusi langsung terhadap pendapatan konsolidasi belum terlihat besar dalam waktu singkat, manajemen optimistis kehadiran layanan sel punca akan meningkatkan nilai tambah (value-added) dan margin keuntungan, khususnya pada klinik spesifik seperti Prodia Senior Health Center (PSHC).

Lebih lanjut, pendapatan dari sektor ini tidak hanya bersumber dari layanan klinik, tetapi juga dari produk-produk yang dihasilkan oleh Prosten untuk dijual kepada dokter, klinisi, dan klinik mitra sesuai dengan regulasi yang berlaku.

baca juga

Dewi Muliaty menekankan bahwa langkah ekspansi ini bukan semata-mata untuk menutupi perlambatan di sektor laboratorium konvensional, melainkan bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang yang mengedepankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).

"Kami sangat mengikuti regulasi agar jangan sampai layanan ini melanggar ketentuan yang ada. Kami tetap mempertahankan prinsip GCG dalam setiap inovasi teknologi baru yang kami hadirkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:59 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:57 WIB

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:08 WIB

Terkini

Abu Vulkanik Jadi Ancaman, Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Jadi Ancaman, Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:38 WIB

Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami

Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:33 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Video | Minggu, 06 September 2026 | 13:30 WIB

Anak Krakatau Level III Siaga, ASDP Pastikan Merak-Bakauheni Masih Beroperasi Normal

Anak Krakatau Level III Siaga, ASDP Pastikan Merak-Bakauheni Masih Beroperasi Normal

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 13:29 WIB

Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau

Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 13:27 WIB

Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang

Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 13:27 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Langit Jakarta, AirAsia Ambil Langkah Darurat

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Langit Jakarta, AirAsia Ambil Langkah Darurat

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 13:25 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pelabuhan Panjang Tetap Berdenyut: Masker Jadi Atribut Wajib

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pelabuhan Panjang Tetap Berdenyut: Masker Jadi Atribut Wajib

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 13:23 WIB

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:21 WIB

Viral Tips Warga Jogja Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangan Lap Kaca Mobil Supaya Tak Baret!

Viral Tips Warga Jogja Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangan Lap Kaca Mobil Supaya Tak Baret!

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 13:19 WIB

×