Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Dinda Rachmawati

Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif (MEC)
baca 10 detik
  • Penggunaan perangkat digital berlebih memicu peningkatan gangguan refraksi seperti miopia dan astigmatisme pada kelompok usia produktif.
  • Proses penuaan alami menyebabkan presbiopia atau mata tua yang menurunkan kemampuan fokus mata pada objek dekat.
  • Pemeriksaan rutin dan teknologi laser modern diperlukan untuk menjaga kualitas penglihatan guna mendukung produktivitas jangka panjang.

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsep longevity atau hidup sehat dan berkualitas dalam jangka panjang, perhatian terhadap kesehatan sering kali berfokus pada pola makan, olahraga, kesehatan jantung, hingga menjaga kebugaran tubuh. 

Namun, ada satu aspek penting yang justru masih kerap terabaikan, yakni kesehatan mata. Padahal, mata memiliki peran besar dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Penglihatan yang baik memungkinkan kita bekerja dengan nyaman, berinteraksi dengan orang lain, menikmati hobi, hingga tetap mandiri di usia lanjut. 

Tanpa disadari, kemampuan melihat dengan jelas juga menjadi fondasi agar seseorang dapat tetap aktif dan produktif sepanjang hidup. Terlebih, di era digital seperti sekarang, tantangan kesehatan mata semakin kompleks. 

Penggunaan gawai dalam durasi panjang, kebiasaan bekerja di depan layar komputer, hingga aktivitas membaca dalam waktu lama membuat mata terus bekerja dalam jarak dekat. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya gangguan refraksi seperti miopia (rabun jauh) dan astigmatisme (mata silinder), terutama pada kelompok usia produktif.

Dokter Spesialis Mata Mayapada Eye Centre (MEC), dr. Zoraya Ariefia Feranthy, Sp.M, menjelaskan bahwa fenomena tersebut semakin banyak ditemukan dalam praktik sehari-hari.

"Miopia dan astigmatisme semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif seiring tingginya penggunaan perangkat digital sejak usia dini. Padahal, kualitas penglihatan merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas hidup," ujarnya.

Menurut dr. Zoraya, banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya menatap layar gawai atau membaca dalam durasi yang panjang. Akibatnya, mata terus dipaksa bekerja pada jarak dekat sehingga lebih rentan mengalami kelelahan serta gangguan refraksi.

"Kondisi ini membutuhkan kacamata atau lensa kontak untuk dapat melihat dengan jelas. Namun, sering kali kacamata memengaruhi kenyamanan, produktivitas, hingga kualitas hidup sehari-hari. Karena itu, menjaga kesehatan mata menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mempertahankan produktivitas dan kualitas hidup di era longevity," tambahnya.

Memahami Miopia dan Astigmatisme

baca juga

Miopia atau rabun jauh merupakan kondisi ketika seseorang dapat melihat objek dekat dengan jelas, tetapi kesulitan melihat objek yang berada jauh. Kondisi ini terjadi karena cahaya yang masuk ke mata difokuskan di depan retina, bukan tepat di retina.

Sementara itu, astigmatisme atau mata silinder terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak simetris. Akibatnya, cahaya tidak terfokus pada satu titik sehingga penglihatan menjadi kabur atau berbayang, baik pada jarak dekat maupun jauh.

Gejala yang sering muncul antara lain pandangan kabur, mata mudah lelah, sakit kepala setelah membaca atau bekerja di depan komputer, serta kebiasaan menyipitkan mata saat melihat sesuatu dari kejauhan.

Sayangnya, banyak orang menganggap keluhan tersebut sebagai hal biasa akibat kelelahan. Padahal, pemeriksaan mata secara rutin dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan lebih dini sehingga penanganan yang tepat dapat segera dilakukan.

Mata Juga Mengalami Proses Penuaan

Selain gangguan refraksi pada usia produktif, kesehatan mata juga dipengaruhi oleh proses penuaan alami. Salah satu kondisi yang paling sering dialami adalah presbiopia atau mata tua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:05 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB