Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:17 WIB
Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Taman Kota Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
Gambar udara suasana di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ruang hijau di perkotaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi. Berada di taman, hutan kota, atau ruang terbuka hijau juga dapat membantu menurunkan stres, meningkatkan aktivitas fisik, dan mendukung kesehatan mental.

Konsep ini bahkan mulai diterapkan dalam layanan kesehatan melalui nature prescription atau resep alam. Pendekatan tersebut mendorong tenaga kesehatan merekomendasikan pasien untuk menghabiskan waktu di lingkungan alami sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan.

Melansir laman Earth.org, Kamis (1/10), dokter dapat menyarankan berbagai aktivitas seperti berjalan kaki, berkebun, atau meditasi di taman, hutan, kebun, hingga ruang terbuka biru.

Sejumlah program seperti Park Rx America di Amerika Serikat dan PaRx di Kanada telah diterapkan untuk membantu tenaga kesehatan memberikan rekomendasi aktivitas di luar ruangan.

Hubungan Alam dengan Kesehatan Mental

Manfaat berada di ruang hijau turut ditemukan da;lam berbagai penelitian. Sejumlah bukti menemukan bahwa aktivitas berbasis alam dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi gejala kecemasan dan depresi, hingga mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak.

Salah satu meta-analisis terhadap sejumlah uji coba membuktikan adanya penurunan tekanan darah pada peserta yang mengikuti intervensi berbasis alam.

Berdasarkan temuan tersebut, dilaporkan rata-rata berjalan mereka hampir 900 langkah lebih banyak setiap harinya dibandingkan kelompok kontrol.

Tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Manfaat tersebut turut dirasakan oleh hormon tubuh, seperti kortisol. Saat berada di alam, hormon kortisol dapat menurun dan lebih rileks sehingga mengurangi kadar stres.

baca juga

Fenomena tersebut menjadi relevan bagi masyarakat perkotaan yang setiap hari menghadapi kemacetan, kebisingan, tekanan pekerjaan, hingga paparan layar digital.

Dengan memanfaatkan lingkungan alami, secara tidak langsung memberikan stimulasi yang lebih lembut sehingga dapat membantu mengatasi kelelahan mental.

Bahkan dalam penelitian yang dikutip laman tersebut, menunjukkan bahwa paparan terhadap lingkungan alami dapat membantu meningkatkan konsentrasi, memori kerja, dan kemampuan mengendalikan impuls.

Taman Saja Tidak Cukup, Perlu Ada Fasilitas Pendukung

Meski demikian, keberadaan ruang hijau tidak secara otomatis cukup mengatasi permasalahan tersebut. Kualitas dan kemudahan akses terhadap ruang tersebut juga sangat penting.

Dengan menghabiskan waktu sekitar 15 menit di lingkungan alami perkotaan, khasiatnya sangat signifikan, yakni memberikan ketenangan secara psikologis.

Di dalamnya ada juga keanekaragaman hayati yang ikut mengambil peran. Studi di Kanada menguak temuannya bahwa masyarakat di lingungan dengan keanekaragaman burung cenderung lebih sehat mental, yakni lebih tinggi sekitar 6,64 persen.

Karena itu, desain taman juga harus jadi perhatian. Jalur pejalan kaki yang mudah diakses dan terintegrasi secara tidak langsung mendoronng masyarakat untuk lebih banyak berjalan kaki.

Pada sisi lain, melalui penyajian beragam lanskap turut memberikan kenyamanan untuk menghabiskan waktu di luar ruangan.

Ruang hijau bahkan bisa menjadi tempat untuk membangun interaksi sosisal. Misalnya, kebun atau taman kota, dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk bertemu dan mengurangi rasa kesepian.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, pepohonan dan tanaman juga membantu mengurangi panas. Adapun keberadaan pepohonan itu mampu memperbaiki kualitas udara, meminimalisir limpasan air hujan.

Demikian, lingkungan luar ruangan menjadi lebih nyaman untu digunakan masyarakat. Pada akhirnya, taman kota tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi atau penghias kota.

Ketika dirancang dengan akses yang baik, lingkungan yang aman dan keanekaragaman hayati yang terjaga, ruang hijau pun dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan masyarakat yang lebih sehat.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kentongan Pukul Tiga Malam

Kentongan Pukul Tiga Malam

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Xiaojun WayV Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Pertama, 'Hey, Somebody'

Xiaojun WayV Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Pertama, 'Hey, Somebody'

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pengusaha Minta Buruh Kerja 45 Jam, Airlangga: Ikut Regulasi Saja

Pengusaha Minta Buruh Kerja 45 Jam, Airlangga: Ikut Regulasi Saja

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Sebenarnya Soal Apa?

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Sebenarnya Soal Apa?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×