Profil Buya Syafii Maarif, Ulama Muhammadiyah yang Wafat di Usia 86 Tahun

Indotnesia

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:06 WIB
Profil Buya Syafii Maarif, Ulama Muhammadiyah yang Wafat di Usia 86 Tahun
Suara.com/Stephanus Aranditio

Indotnesia - Sosok ulama Muhammadiyah sekaligus pendakwah Buya Syafii Maarif tutup usia pada Jumat (27/5/2022). Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tersebut meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta tepat pukul 10.15 WIB.

Kontribusi pemikiran-pemikiran Buya Syafii Maarif semasa hidup sangat bermanfaat bagi kemajuan islam dan bangsa Indonesia. Bahkan, ia sempat ditunjuk untuk menjadi salah satu Tim Independen dalam mengatasi konflik Polri-KPK.

Cendekiawan muslim Indonesia itu kini telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Jejak kebaikannya sebagai ulama akan selalu terkenang dan membawa kebermanfaatan bagi banyak orang. Untuk mengenal lebih dekat salah satu tokoh Muhammadiyah tersebut, berikut ini profil Buya Syafii Maarif.

Profil Buya Syafii Maarif

Buya Syafii Maarif memiliki nama panjang Ahmad Syafii Maarif yang lahir di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau pada 31 Mei 1935. Lahir dari pasangan Ma’arifah Rauf Datuk Rajo Malayu dan Fathiyah, Buya Syafii merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara.

Sejak kecil, Buya Syafii telah belajar agama di sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah sembari menjalani Sekolah Rakyat (SR, setingkat SD) yang ditempuhnya selama lima tahun.

Kedekatannya dengan Muhammadiyah juga telah terlihat saat ia melanjutkan pendidikannya di Madrasah Mualimin Muhammadiyah Balai Tangah, Lintau, Sumatera Barat pada 1950. Setelah lulus dari bangku kelas tiga, Buya Syafii merantau ke Jawa dan meneruskan  sekolahnya ke Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta pada 1953.

Tamat dari Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta pada 1956, Buya Syafii berangkat ke Lombok dalam rangka memenuhi permintaan Konsul Muhammadiyah untuk menjadi guru di desa Pohgading, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. 

Setelah satu tahun mengajar, Buya Syafii lantas melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi hingga menjalani kuliah program doktor atau S3 di Universitas Chicago, Amerika Serikat. Detail riwayat pendidikan Buya Syafii selama di perguruan tinggi:

- Sarjana Muda Fakultas Sejarah dan Kebudayaan Universitas Cokroaminoto Surakarta (1964)

- S1, Jurusan Sejarah, IKIP–saat ini disebut Universitas Negeri Yogyakarta (1968)

- S2, Jurusan Sejarah, Universitas Ohio, Athens, Ohio, Amerika Serikat (MA, 1980)

- S3, Pemikiran Islam, Universitas Chicago, Amerika Serikat (Ph.D, 1983)

Saat menyelesaikan disertasi program pendidikan S3, Buya Syafii menerbitkan penelitiannya yang berjudul Islam as the Basis of State: A Study of the Islamic Political Ideas as Reflected in the Constituent Assembly Debates in Indonesia. 

Selama di Chicago pula, Buya Syafii terlibat secara intensif melakukan kajian terhadap Al Qur’an dengan dibantu oleh tokoh pembaharu pemikiran Islam Fazlur Rahman. Bahkan lingkungannya saat belajar di Chicago juga menuntunnya untuk terlibat diskusi intensif bersama Nurcholis Madjid dan Amien Rais yang saat itu juga sedang menjalani pendidikan doktor.

Karier Buya Syafii Maarif

Memiliki latar belakang profesi sebagai guru dan dosen, Buya Syafii Maarif mulai aktif dalam lingkungan PP Muhammadiyah saat ditunjuk sebagai wakil ketua pada 1995-1998. Ia lalu resmi diangkat sebagai Ketua PP Muhammadiyah selama dua periode, yakni pada 1995-1998 dan 1998-2000.

Setelah berhenti sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif mulai aktif dalam komunitas Maarif Institute for Culture and Humanity yang didirikannya sejak 1983. Selain aktif dalam lembaga yang berdedikasi pada pembaharuan pemikiran islam, Buya Syafii juga rajin menulis sekaligus menjadi pembicara dalam sejumlah seminar.

Selama hidupnya ia juga aktif dalam menuangkan pikirannya menjadi sebuah buku, diantaranya Dinamika Islam dan Islam; Mengapa Tidak?; dan Islam dan Masalah Kenegaraan. Atas karya-karya yang diterbitkannya, Buya Syafii mendapat penghargaan Ramon Magsaysay dari pemerintah Filipina pada 2008.

Itulah profil Buya Syafii Maarif, tokoh Muhammadiyah yang dikenal memiliki gagasan bermanfaat bagi perkembangan Islam di Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Yosia Rinto Kadang, Eks Wabup Toraja Utara Suami Eva Stevany Rataba yang Masuk Desil 4

Profil Yosia Rinto Kadang, Eks Wabup Toraja Utara Suami Eva Stevany Rataba yang Masuk Desil 4

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:25 WIB

Siapa Sheikh Assim Al-Hakeem? Viral usai Sebut Pemimpin Zalim Tanggung Dosanya Rakyat

Siapa Sheikh Assim Al-Hakeem? Viral usai Sebut Pemimpin Zalim Tanggung Dosanya Rakyat

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 16:33 WIB

Siapa Raisya Bawazier? Ini Alasan Kenapa Rumah Tangganya Jadi Perbincangan

Siapa Raisya Bawazier? Ini Alasan Kenapa Rumah Tangganya Jadi Perbincangan

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 13:39 WIB

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU

Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa? Profil Putri Proklamator yang Jauh dari Panggung Politik

Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa? Profil Putri Proklamator yang Jauh dari Panggung Politik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Entertainment | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Terkini

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

×