Indotnesia - Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter pribadinya @jokowi mengumumkan mobil listrik Hyundai jenis Genesis G80 akan menjadi mobil resmi KTT G20 di Bali pada November 2022. Cuitan pada Selasa (8/6/2022) itu lantas banjir komentar warganet yang membandingkannya dengan Esemka.
Menariknya, dalam cuitan tersebut Jokowi juga sempat menulis tentang keunggulan mobil listrik Hyundai Genesis saat menjajalnya menuju Kawasan Industri Terpadu Batang.
“Menuju Kawasan Industri Terpadu Batang dengan mengendarai mobil listrik Genesis dari Hyundai. Suaranya nyaris tak ada,” tulis Jokowi.
Kalimat ‘suaranya nyaris tak ada’ tersebut memantik warganet untuk membahas kembali Esemka, mobil buatan Indonesia yang pernah digadang-gadang akan jadi mobil nasional.
“Apalagi Esemkan jangankan suaranya wujudnya pun gak ada,” tulis akun @Oshiiiiiinnn_50.
“Persis seperti Esemka, sampai sekarang suaranya nyaris tidak ada,” tulis akun @sandalista1789.
“Hyundai Genesis cuma suaranya yang nyaris tidak ada, kalah jauh sama Esemka, malah seluruh mobilnya tidak ada,” tulis akun @hipohan.
“Kok esemka sekarang ditinggalin gak di promosiin lagi? Duh duh buatan anak bangsa loh, katanya terus apalagi sekarang lagi campaign beli produk dalam negeri,” tulis akun @Abu4bu.
Mobil Esemka merupakan produksi dari pabrik otomotif PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) yang ada di Boyolali, Jawa Tengah. Sebelumnya, mobil lokal yang disebut sebagai karya anak bangsa ini dibuat oleh para siswa SMK.
Saat masih menjadi Walikota Solo, Jokowi pernah menggunakan mobil Esemka jenis Sport Utility Vehicle (SUV) yang diberi nama Esemka Rajawali. Bahkan, setelah hijrah ke Jakarta untuk menjadi Presiden, Jokowi mempromosikan sekaligus merekomendasikan Esemka meski belum menjadi mobil nasional RI.
Pabrik dan peluncuran mobil Esemka secara resmi juga disahkan langsung oleh Presiden Jokowi pada Jumat (6/9/2019). Meski sempat diharapkan dapat menjadi mobil nasional, nyatanya Esemka hingga kini merupakan perusahaan swasta nasional yang 100% dimiliki oleh swasta.
Tak lagi gencar dipromosikan oleh Presiden Jokowi, eksistensi mobil Esemka pun kini kian menyurut. Bahkan, saat pandemi Covid-19 melanda, produksinya sempat berhenti hingga pertengahan tahun 2021.
Hingga kini, PT Solo Manufaktur Kreasi masih menjual mobil pikap Esemka Bima dengan dua jenis mesin, yaitu 1.200 cc dan 1.300 cc.