Kasus Omicron Subvarian Baru Berpotensi Tembus 20 Ribu per Hari, Pandemi Masih "Unpredictable"

Indotnesia

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:59 WIB
Kasus Omicron Subvarian Baru Berpotensi Tembus 20 Ribu per Hari, Pandemi Masih "Unpredictable"
Ilustrasi Pixabay/ geralt

Indotnesia - Munculnya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 membuat kasus Covid-19 kembali meningkat di Indonesia. Menteri Kesehatan memperkirakan kenaikan kasus Covid-19 bisa mencapai 20 ribu kasus sehari. 

Dilansir dari Suara.com, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memperkirakan kenaikan Covid-19 di Indonesia akibat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Afrika Selatan setelah varian Delta. 

"Jadi kita percaya bahwa nanti akan ada kenaikan kira-kira maksimalnya mungkin 20 ribu per hari gitu, satu bulan sesudah diidentifikasi, jadi sekitar minggu ketiga atau minggu keempat Juli, dan kemudian nanti akan turun kembali," kata Budi dikutip dari Suara.com, Kamis (16/6/2022).

Biar begitu, Budi dapat memastikan tingkat kematian akibat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 cukup rendah dan masih bisa disembuhkan.

"Nah tetapi yang kita perlu lihat adalah bahwa fatality ratenya atau kematiannya itu jauh lebih rendah mungkin 1/12 atau 1/10 dari Delta dan Omicron," ucapnya.

Terlebih bagi warga Indonesia yang pernah terinfeksi virus Covid-19 dan sudah mendapatkan vaksinasi lengkap akan semakin rendah risikonya.

Sebelumnya Guru Besar Fakultas Kedokteran UI, Tjandra Yoga Aditama mengatakan pada Suara.com, ada 20 kasus akibat varian baru yang menyerang warga Indonesia.

"Data baru menunjukkan ada 20 orang yang terkonfirmasi subvarian BA.4 atau BA.5 sementara peningkatan kasus sepanjang Juni sudah ribuan," katanya.

Dari data dilaporkan, ada 2 kasus terkonfirmasi BA.4 dan sisanya 18 kasus akibat BA.5.

baca juga

Menurutnya, kondisi pandemi saat ini masih unpredictable dan sulit diperkirakan. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga prokes seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar kenaikan kasus Covid-19 di negara kita tidak meningkat lagi.

"Masyarakat masih perlu terus diingatkan agar lebih ketat pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan juga menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran COVID-19," katanya pada Suara.com.

Sebagai Pakar Kesehatan, Tjandra juga mengingatkan untuk memberikan perhatian lebih bagi mereka yang memiliki risiko tinggi, yaitu lansia dan mereka dengan komorbid. Sehingga pengkajian untuk vaksin penguat kedua atau ‘booster’ kedua bisa dilakukan jika diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Virus Cacar Monyet Ditemukan Dalam Sperma, Bisa Menular Lewat Seksual?

Virus Cacar Monyet Ditemukan Dalam Sperma, Bisa Menular Lewat Seksual?

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 14:50 WIB

Menlu Retno: Berkurangnya Kepercayaan Antar Negara adalah Virus

Menlu Retno: Berkurangnya Kepercayaan Antar Negara adalah Virus

News | Jum'at, 17 Juni 2022 | 14:49 WIB

Urutan Mutasi Varian Virus Corona Mewabah di Indonesia, Delta hingga Kappa

Urutan Mutasi Varian Virus Corona Mewabah di Indonesia, Delta hingga Kappa

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 23:55 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×