Indotnesia - Jalan kaki termasuk kegiatan fisik yang mudah dan sederhana untuk dilakukan. Menjadi salah satu alternatif olahraga guna menjaga kebugaran tubuh, sejumlah orang rutin jalan kaki dengan tujuan menurunkan berat badan.
Kegiatan yang terbilang mudah dan sederhana tersebut bisa dilakukan sembari menjalankan aktivitas sehari-hari, tanpa harus berlangganan keanggotaan gym, mengenakan pakaian olahraga mahal, atau waktu latihan yang terikat.
Banyak masyarakat mengenal konsep berjalan kaki 10 ribu langkah per hari sebagai kunci kesehatan dan cara untuk menurunkan berat badan. Tetapi, bagaimana idealnya?
Dilansir dari Mayo Clinic, menurunkan berat badan dengan berjalan kaki tergantung pada seberapa intensitas kegiatan tersebut dilakukan dan seperti apa pola makan serta asupan konsumsi.
Berjalan kaki dinilai dapat mengontrol berat badan karena bisa membantu membakar kalori. Tambahan 30 menit jalan cepat yang dilakukan sembari mengerjakan kegiatan harian terbukti dapat membakar sekitar 150 kalori lebih banyak sehari.
“Semakin banyak berjalan, semakin cepat langkah Anda, semakin banyak kalori yang akan Anda bakar,” ungkap Katherine Zeratsky, ahli diet Mayo Clinic.
Senada dengan hal tersebut, penelitian Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang dilansir dari verywellfit, mengungkap bahwa berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 menit atau minimal 5 hari seminggu efektif menurunkan berat badan.
Untuk jangka panjang, berjalan kaki dengan ritme yang lebih cepat dapat memberikan hasil lebih baik sekaligus bermanfaat dalam meningkatkan pernapasan dan detak jantung dibandingkan berjalan santai.
Meski aktivitas berjalan kaki berpengaruh dalam penurunan berat badan, idealnya kegiatan tersebut bisa lebih maksimal dengan diimbangi konsumsi makanan lebih sehat.
Membangun kebiasaan jalan kaki
Konsistensi penting dilakukan saat berjalan kaki dengan tujuan menurunkan berat badan. Oleh karena itu, kegiatan tersebut harus menjadi kebiasaan yang rutin dilakukan.
Kebiasaan jalan kaki yang bisa kamu lakukan saat melakukan aktivitas sehari-hari diantaranya adalah:
- Parkir jauh dari pintu masuk
Saat berkunjung ke suatu tempat, cobalah untuk parkir di ujung daripada dekat dengan pintu. Hal tersebut dapat membantu mencapai kebiasaan jalan kaki sekaligus memudahkanmu dalam memarkirkan kendaraan di tempat lebih sepi.
- Gunakan tangga