Memahami Cerebral Palsy, Penyakit yang Disebut Bisa Membaik dengan Ganja

Indotnesia

Senin, 27 Juni 2022 | 13:06 WIB
Memahami Cerebral Palsy, Penyakit yang Disebut Bisa Membaik dengan Ganja
Freepik/Freepik

Indotnesia - Seorang ibu yang membawa papan besar bertuliskan “Tolong, anakku butuh ganja medis” viral di media sosial. Saat car free day (CFD) di sekitar Bundaran HI, Jakarta, pada Minggu (26/6/2022), ia melakukan aksi ‘demo’ menuntut dibukanya aturan penggunaan ganja untuk pengobatan sang anak.

Diketahui, anaknya bernama Pika mengidap cerebral palsy. Ibu bernama Santi tersebut terlihat berjalan bersama dengan Pika yang didorong menggunakan stroller oleh seorang pria. Tak ketinggalan, ia juga membawa sebuah surat yang ditujukan untuk Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Surat tersebut berisi permohonan Santi agar permintaannya untuk menggunakan ganja medis bagi pengobatan sang anak segera dikabulkan. Apalagi sudah 2 tahun ia menunggu, tetapi tak kunjung mendapat kepastian.

Termasuk sebagai kasus langka, apa itu cerebral palsy dan keterkaitannya dengan pengobatan ganja medis?

Mengenal Cerebral Palsy

Potret Ibu Santi dan Pika saat berada di CFD Bundaran HI, Jakarta pada Minggu (26/6/2022). [Twitter/andienaisyah]

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, cerebral palsy (cp) adalah gangguan yang memengaruhi seseorang untuk bergerak dan menjaga keseimbangan postur tubuh.

Cerebral artinya berhubungan dengan otak. Sedangkan palsy berarti kelemahan atau masalah dalam otot. Umumnya, kecacatan motorik ini terjadi pada masa kanak-kanak. 

Perkembangan otak tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang sebelum anak lahir, saat lahir atau pada awal masa bayi jadi penyebab utama cerebral palsy. Hal tersebut lantas memengaruhi kemampuan seseorang untuk mengontrol otot-ototnya.

Kelainan yang diderita oleh 9 per 1.000 kelahiran anak ini memiliki gejala yang beragam pada setiap penderita. Ada yang perlu menggunakan peralatan khusus agar dapat berjalan, atau tidak dapat berjalan sama sekali dan membutuhkan perawatan seumur hidup. 

Selain itu, gejala yang dapat berubah sepanjang hidup ini utamanya memiliki masalah dengan gerakan dan postur. Banyak pula penderita cerebral palsy yang memiliki kondisi terkait dengan gejala disabilitas intelektual, masalah penglihatan, pendengaran atau bicara, kejang, hingga perubahan pada tulang belakang dan masalah sendi.

baca juga

Pada bayi berusia kurang dari 6 bulan, gejala cerebral palsy dapat terlihat dari perilaku bayi seperti:

- Kepala tertinggal saat diangkat ketika bayi sedang berbaring terlentang.

- Bayi terlihat kaku.

- Saat digendong, bayi terlihat meregangkan punggung dan leher terus-menerus  seakan
mendorong menjauh tak ingin digendong.

- Ketika diangkat, kaki menjadi kaku dan menyilang atau menggunting.

Meski hingga saat ini secara spesifik obat cerebral palsy belum ditemukan, pengobatan seperti terapi fisik dan konsumsi obat sesuai anjuran dokter guna kekuatan otot serta saraf dapat membantu proses kondisi kesehatan lebih baik.

Bahkan, menurut Gina Jansheski, dokter anak sekaligus anggota American of Academy of Pediatrics dalam laman resmi Cerebral Palsy Guidance menyebut ganja medis mungkin berguna untuk pengobatan cerebral palsy terutama dalam mengelola kejang parah dan epilepsi.

“Temuan dari beberapa penelitian (ganja medis) menunjukkan bahwa ia menawarkan sejumlah manfaat, termasuk pengendalian rasa sakit, pengurangan gerakan kejang, hingga pengurangan kejang,” tulisnya.

Meski begitu, penelitian tentang penggunaan ganja medis untuk pengobatan cerebral palsy masih terbatas dan butuh tinjaun lebih mendalam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Andien Unggah Foto Ibu Butuh Ganja Medis, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Cerebral Palsy

Viral Andien Unggah Foto Ibu Butuh Ganja Medis, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Cerebral Palsy

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 08:19 WIB

Hadiah untuk Penyandang Cerebral Palsy: Dapat Suara Baru dari Pendonor Suara

Hadiah untuk Penyandang Cerebral Palsy: Dapat Suara Baru dari Pendonor Suara

Video | Rabu, 05 Januari 2022 | 11:35 WIB

Melihat Perjuangan Para Ibu Cerebral Palsy, Gugat MK Minta Ganja Dilegalkan

Melihat Perjuangan Para Ibu Cerebral Palsy, Gugat MK Minta Ganja Dilegalkan

Batam | Minggu, 19 September 2021 | 15:08 WIB

Terkini

CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:16 WIB

BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap

Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang

Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:31 WIB

×