Kenali ADHD, Gangguan yang Bikin Kamu Sering Gagal Fokus

Indotnesia

Rabu, 29 Juni 2022 | 17:20 WIB
Kenali ADHD, Gangguan yang Bikin Kamu Sering Gagal Fokus
Freepik/ Yanalya

Indotnesia - Kesulitan untuk fokus pada suatu hal tak hanya dialami oleh anak-anak saja, tetapi juga orang dewasa. Sulit memusatkan perhatian menjadi salah satu gejala Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Apa itu ADHD yang kerap bikin gagal fokus?

Mengenal ADHD

ADHD merupakan gangguan kesehatan mental yang mencakup kombinasi masalah persisten.

Melansir dari laman NHS United Kingdom, gangguan kesehatan ini adalah suatu kondisi yang memengaruhi perilaku seseorang.

Orang dengan ADHD bisa tampak gelisah, mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi dan mungkin bertindak berdasarkan dorongan hati. Namun, gejala ini mirip dengan gejala gangguan mood atau kecemasan.

Gangguan ini biasa terjadi pada anak-anak, tetapi tak jarang juga terjadi pada orang dewasa. Meskipun, gejala ADHD dewasa biasanya dimulai pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga dewasa. Dalam beberapa kasus, gejala tidak dikenali atau didiagnosis sampai orang tersebut dewasa.

Attention deficit hyperactivity disorder pada dewasa dapat menyebabkan hubungan yang tidak stabil, kinerja sekolah atau pekerjaan yang buruk, harga diri yang rendah atau insecure dan masalah lainnya. 

Gejala 

Mengutip Mayoclinic, gejala ADHD pada orang dewasa mungkin tidak sejelas gejala yang terjadi pada anak-anak. Misalnya, gejala hiperaktif dapat berkurang, tetapi perjuangan melawan impulsif, gelisah, dan kesulitan memperhatikan dapat berlanjut.

baca juga

Gejala lain yaitu sulit memprioritaskan, yang mengarah pada tenggat waktu yang terlewat dan pertemuan atau rencana sosial yang terlupakan. Selain itu, ketidakmampuan mengendalikan impuls dapat terlihat dari ketidaksabaran menunggu dalam antrean atau mengemudi di lalu lintas hingga perubahan suasana hati dan ledakan kemarahan.

Penyebab 

Penyebab dari gangguan kesehatan mental ADHD masih belum pasti. Namun, Mayoclinic menyebutkan ada 3 faktor yang mungkin memengaruhinya, yaitu genetika, lingkungan, dan masalah dalam proses pengembangan.

Faktor genetik dan paparan lingkungan yang tidak sehat berkemungkinan memiliki peran dalam memunculkan gejala gangguan kesehatan ini.

Penanganan 

Dalam perjalanannya, gejala ADHD dapat ditangani dengan bantuan obat-obatan dan konseling psikologis (psikoterapi). Carilah penyedia yang memiliki pelatihan dan pengalaman dalam merawat orang dewasa dengan gangguan kesehatan tersebut.

Gejala ADHD sering terjadi bersamaan dengan gejala depresi, bipolar, atau gangguan mood, sehingga harus dirawat sesuai dengan kondisi kesehatan mental yang dialami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ADHD yang Dialami Orang Dewasa Dapat Dikelola dengan Pengobatan dan Terapi Perilaku Kognitif

ADHD yang Dialami Orang Dewasa Dapat Dikelola dengan Pengobatan dan Terapi Perilaku Kognitif

Health | Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×