ADHD yang Dialami Orang Dewasa Dapat Dikelola dengan Pengobatan dan Terapi Perilaku Kognitif

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:03 WIB
ADHD yang Dialami Orang Dewasa Dapat Dikelola dengan Pengobatan dan Terapi Perilaku Kognitif
Ilusrasi konsultasi dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), atau gangguan mental yang membuat seseorang sulit memusatkan perhatiannya serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif, tidak hanya memengaruhi anak-anak.

Pakar kesehatan telah mengenali bahwa ADHD juga dapat dialami orang dewasa dan kondisi ini sangat memengaruhi kehidupan mereka.

Dilansir The Conversation, saat ini stategi utama untuk mengelola ADHD pada orang dewasa adalah dengan obat-obatan dan jenis terapi yang disebut terapi perilaku kognitif untuk ADHD dewasa.

"Bukti saat ini menunjukkan bahwa obat-obatan lebih efektif dalam mengurangi gejala ADHD pada orang dewasa daripada terapi," kata psikolog dan konsultan klinis Laura E Knouse dari Universitas Richmond, AS.

Tetapi basis penelitian untuk terapi ADHD terus berkembang.

Karena pengobatan dan terapi bekerja dengan cara yang berbeda, keduanya dianggap saling melengkapi dalam mengelola ADHD dewasa.

Ilustrasi Attention Deficit Hyperactivity Disorder/ADHD (shutterstock)
Ilustrasi Attention Deficit Hyperactivity Disorder/ADHD (shutterstock)

Mengenal pengobatan dan terapi ADHD dewasa

1. Pilihan obat

Ada dua pilihan obat untuk pengidap ADHD, yakni stimulan dan nonstimulan.

baca juga

Obat stimulan untuk ADHD bekerja dengan meningkatkan ketersediaan bahan kimia otak dopamin dan norepinefrin yang berkaitan dengan perhatian dan pengaturan diri.

Bila diminum sesuai resep, obat stimulan relatif aman dan tidak menyebabkan kecanduan. Ada dua jenis obat stimulan, yakni methylphenidate dan lisdexamphetamine.

Sementara obat nonstimulan untuk ADHD dewasa termasuk atomoxetine (meningkatkan neurotransmitter norepinefrin) dan bupriopion (antidpresan untuk meningkatkan dopamin dan norepinefrin).

Tetapi, obat bukanlah pilihan yang tepat untuk semua orang. Sebab, beberapa orang dapat mengalami efek smaping yang tidak menyenangkan atau obat tidak efektif.

2. Terapi

Bila obat mengobati ADHD 'dari dalam ke luar', terapi bekerja 'dari luar ke dalam'.

Pengidap akan mempelajari keterampilan dan struktur lingkungan untuk mengurangi dampak negatif ADHD pada kehidupan mereka.

Dalam terapi perilaku kognitif, terapis akan membuat pengidap untuk memahami interaksi antara pikiran, perasaan, dan tindakan mereka, serta mempelajari keterampilan untuk mengatasi masalah dan memenuhi tujuan penting.

"Meski tampaknya menjadi pilihan yang menjanjikan untuk pengobatan ADHD, sayangnya masih sulit menemukan terapis," tandas Knouse.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Wilayah dengan Polusi Udara Parah Berisiko Sebabkan Anak Idap ADHD Lebih Tinggi

Studi: Wilayah dengan Polusi Udara Parah Berisiko Sebabkan Anak Idap ADHD Lebih Tinggi

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 12:37 WIB

Peneliti Membuktikan Screen Time pada Anak Tidak Menyebabkan Masalah Perhatian Maupun ADHD

Peneliti Membuktikan Screen Time pada Anak Tidak Menyebabkan Masalah Perhatian Maupun ADHD

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 08:54 WIB

Memahami ADHD, Apakah Kondisi Ini akan Sembuh ketika Dewasa?

Memahami ADHD, Apakah Kondisi Ini akan Sembuh ketika Dewasa?

Health | Rabu, 10 November 2021 | 19:10 WIB

Terkini

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:29 WIB

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:27 WIB

Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey

Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB

CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk

5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:24 WIB

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:21 WIB

Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta

Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:19 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:16 WIB

Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang

Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:13 WIB

×