Indotnesia - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Artis muda pemeran Topan dalam sinetron Si Entong, Dicky Lebrianto dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (7/7/2022) akibat pembengkakan jantung.
Wafat di usia 26 tahun, artis yang dikenal dengan nama panggung Dicky Topan sebelumnya memang sudah 2 tahun berjuang melawan penyakit tersebut.
Berdasarkan keterangan sang ibu, Lusi Yanti, awalnya anaknya yang masih sehat mendadak mengeluh kembung dan merasakan kaku di bagian kaki.
Dilansir dari EMC Healthcare, pembengkakan jantung bukanlah sebuah penyakit, melainkan tanda adanya kondisi klinis atau penyakit tertentu.
Oleh karena itu, kita perlu mengenali gejala hingga pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir agar kondisi pembengkakan jantung tidak semakin parah. Simak penjelasannya berikut ini!
Penyebab Pembengkakan Jantung
Jantung bengkak atau kardiomegali adalah pembengkakan jantung yang membuat ukurannya lebih besar dibandingkan ukuran jantung normal. Kondisi tersebut muncul akibat dari respon terhadap gangguan pada otot jantung.
Berdasarkan EMC Healthcare, selain disebabkan oleh penyakit jantung bawaan, pembengkakan pada jantung juga dapat diakibatkan oleh sejumlah kondisi berikut:
- Anemia
Baca Juga: Resmi Cabut Izin Pesantren di Jombang, Kemenag Jamin Santri Tetap Bersekolah
- Obesitas
- Gangguan tiroid
- Tekanan darah tinggi
- Jarang berolahraga
- Detak jantung yang tak normal
- Kehamilan
Gejala Pembengkakan Jantung
Gejala pembengkakan jantung pada tiap orang akan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, penyakit ini baru bisa terdeteksi setelah melakukan pemeriksaan rontgen dada.
Meski begitu, umumnya gejala adanya penyakit tersebut dapat diketahui ketika penderita merasakan sejumlah keadaan berikut:
- Jantung berdebar kencang
- Merasa kelelahan
- Sesak napas terutama saat tubuh berbaring datar
- Nyeri pada dada.
- Kaki dan tungkai mengalami pembengkakan
Mencegah Pembengkakan Jantung
Ketika merasakan gejala adanya pembengkakan jantung, segera untuk melakukan pemeriksaan dokter untuk lebih mengetahui penyebab dari adanya kondisi tersebut.
Hal tersebut penting dilakukan agar penanganan dapat berjalan maksimal dan pembengkakan jantung dapat diobati secara tepat.
Setelah itu, untuk mencegah pembengkakan jantung dan masalah jantung lainnya dapat dihindari dengan menerapkan pola hidup sehat, di antaranya:
- Berhenti merokok
- Berolahraga rutin
- Menjaga berat badan ideal
- Istirahat cukup
- Kurangi konsumsi garam pada makanan
- Kelola stress
- Kendalikan diabetes dan tekanan darah tinggi
Pembengkakan jantung yang tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan penyakit lain, seperti stroke hingga kematian mendadak.
Maka dari itu, terapkan pola hidup sehat dan kenali gejala pembengkakan jantung untuk meminimalisir penyakit yang lebih parah.