Malam Satu Suro, Tahun Baru Jawa yang Dikenal Sakral Banyak Pantangan

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:05 WIB
Malam Satu Suro, Tahun Baru Jawa yang Dikenal Sakral Banyak Pantangan
Sebagian masyarakat Jawa masih percaya malam satu suro sebagai malam keramat.

Indotnesia - Masyarakat Jawa memiliki penanggalan tersendiri dalam memperingati tahun baru yang dimulai pada hari pertama bulan Suro, sesuai dengan bulan pertama Muharram dalam kalender Hijriyah.

Menurut Kalender Jawa, malam 1 Suro tahun ini jatuh pada tanggal 29 Juli 2022 malam. Sedangkan 1 Muharram 1444 Hijriyah jatuh pada tanggal 30 Juli 2022.

Bagi masyarakat Jawa, malam 1 Suro memiliki arti tersendiri, terutama bagi para pemeluk Islam. Selain itu, malam tersebut juga dipercaya oleh sebagian orang sebagai malam keramat apalagi jika jatuh pada hari Jumat.

Pantangan pada Malam 1 Suro

Dianggap sebagai malam keramat, masyarakat Jawa percaya malam 1 Suro merupakan waktu dimana para lelembut atau setan, seperti jin, genderuwo, kuntilanak, dan sejenisnya akan muncul ke dimensi manusia.

Masyarakat Jawa percaya bahwa pada saat malam tersebut akan lebih baik jika berada di dalam rumah untuk bermeditasi (topo) daripada harus bepergian ke luar.

Pasalnya, terdapat pantangan atau hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat malam satu Suro. Jika dilanggar, dipercaya akan membawa celaka.

Dilansir dari Suara.com, terdapat sejumlah pantangan yang tidak boleh dilakukan saat malam satu Suro. Berikut penjelasannya:

1. Tidak Baik (Ora Ilok) Keluar dari Rumah

Saat malam satu Suro, sejumlah orang percaya ada energi negatif bergentayangan dari makhluk halus yang berpotensi dapat mencelakai manusia. Maka dari itu, masyarakat Jawa percaya untuk tidak keluar rumah pada malam tersebut guna menghindari bahaya.

Selain itu, ada pula masyarakat percaya bahwa ada weton atau hari lahir yang akan terkena sial jika nekat keluar rumah di malam tersebut, yaitu Sabtu Pahing, Selasa Pon, dan Minggu Legi.

2. Ora Illok Kahwin atau Dilarang Menikah

Sebelum satu Suro dimulai, beberapa hari sebelumnya biasanya dipenuhi dengan sejumlah hajatan perkawinan. 

Pasalnya, ketika sudah memasuki malam satu suro, orang Jawa dilarang untuk melangsungkan ijab kabul maupun pesta resepsi pernikahan. Hal tersebut dilakukan guna menghormati hari keramat.

3. Ora Illok Mengubah Bentuk Rumah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia, Ritual Malam hingga Makan Bubur

10 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia, Ritual Malam hingga Makan Bubur

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 18:48 WIB

Terkini

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:33 WIB

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:15 WIB

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 22:50 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB