Kisah Camat Payakumbuh Dipecat Gara-gara Ngonten Ala Citayam Fashion Week

Indotnesia

Minggu, 07 Agustus 2022 | 18:37 WIB
Kisah Camat Payakumbuh Dipecat Gara-gara Ngonten Ala Citayam Fashion Week
Camat di Payakumbuh, Sumatra Barat, Dewi Novita, catwalk ala Citayam Fashion Week di zebra cross. (YouTube/Dewi Centong)

Indotnesia - Citayam Fashion Week yang sempat bikin heboh ternyata masih berdampak pada sebagian orang. Seorang camat di Payakumbuh, Sumatra Barat, membuat konten ala Citayam Fashion Week, yang ternyata berakhir dengan pemecatan.

Dalam unggahan di akun Instagram @lambe_turah, seorang perempuan bernama Dewi Novita membuat konten catwalk di zebra cross jalan raya, dengan mengenakan seragam ASN (Aparatur Sipil Negara) dan dress dari kain tenun yang anggun. Tak lupa, kacamata hitam menghiasi wajahnya.

Namun, konten itu malah jadi boomerang bagi Dewi yang berujung pada pemecatan terhadap dirinya. Mengungkapkan rasa kecewanya, ia sempat curhat di akun TikTok-nya @dewi.centong, yang kini telah di-private.

Meski demikian, video tersebut telah beredar dan kembali diunggah oleh @lambe_turah. Dalam video itu, Dewi mengatakan dirinya adalah seorang camat di Kota Payakumbuh dan membuat video viral ala Citayam Fashion Week.

Ia hanya bermaksud bikin konten-konten biasa tanpa berniat untuk melanggar norma agama atau adat istiadat Minangkabau. Salah satu postingannya pernah dikomentari MUI Kota Payakumbuh.

"Mulai dari komen MUI itulah malapetaka hadir. Karier yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara-gara komen MUI yang sangat tidak objektif," tulisnya pada video di TikTok.

"Dengan melaporkan aku ke Walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi Camat di Payakumbuh Timur. Terima kasih MUI Kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku," lanjurnya.

Dalam akun Instagram-nya @dewi.centong, yang kini juga sudah di-private, Dewi mengaku terinspirasi Citayam Fashion Week untuk menampilkan kerajinan tenun yang jadi kebanggaan kotanya.

Tenun Balai Panjang itu bahkan telah tampil di London Fashion Week. Makanya, ia berharap bisa terus mengenalkan kerajinan tenun dengan catwalk bertajuk Simpang Benteng Fashion Week.

baca juga

"Semoga waktu kita akan berjumpa kembali entah sebagai apa. Terima kasih atas dukungannya selama ini," tulis Dewi.

Sebelumnya, akun @muipayakumbuh berkomentar di salah satu konten Dewi. Pihak MUI meminta agar Dewi menghapus video ala Citayam Fashion Week karena beberapa pertimbangan.

MUI Payakumbuh menilai konten tersebut tidak sesuai dengan agama dan budaya atau adat Minangkabau. 

"Jangan latah mengikuti apa yang sedang tren/viral karena ibu adalah pejabat publik yang akan menjadi contoh/tauladan bagi masyarakat," tulis komentar MUI Payakumbuh.

Lebih lanjut, lembaga tersebut menyebut pakaian yang dikenakan Dewi tidak sesuai Syariat Islam, meski memakai jilbab. Pakaian muslimah harus menutupi aurat secara sempurna dan tidak boleh ketat.

Terkait promosi Tenun Balai Panjang, MUI Payakumbuh menilai hal itu bisa dilakukan dengan cara yang terkesan tidak "murahan".

"Setahu kami, pakaian para bundo kanduang melekat dengan identitas kehormatan dan harga diri yang tinggi. Jadi, sama sekali tempatnya bukan di jalanan," tulis MUI Payakumbuh, yang akunnya kini sudah tidak bisa ditemukan di Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Salip TikTok, Bos Instagram Bakal Pindah ke Markas London

Demi Salip TikTok, Bos Instagram Bakal Pindah ke Markas London

Indotnesia | Rabu, 03 Agustus 2022 | 16:05 WIB

Citayam Fashion Week Ditutup, Tak Ada Lagi Catwalk di Zebra Cross

Citayam Fashion Week Ditutup, Tak Ada Lagi Catwalk di Zebra Cross

Indotnesia | Rabu, 27 Juli 2022 | 16:15 WIB

Bonge Klarifikasi soal Uang Rp500 Juta Pemberian Paula Verhoeven

Bonge Klarifikasi soal Uang Rp500 Juta Pemberian Paula Verhoeven

Indotnesia | Rabu, 27 Juli 2022 | 12:27 WIB

Terkini

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Otomotif | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi

Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:06 WIB

×