- Pemprov NTB menyiapkan empat destinasi budaya alternatif untuk mengantisipasi limpahan wisatawan akibat kebakaran Dusun Sade.
- Revitalisasi Dusun Sade pasca kebakaran pada 22 Agustus 2026 memerlukan koordinasi intensif dengan para tokoh adat.
- Langkah cepat ini dilakukan guna menyambut lonjakan target 145.000 penonton pada ajang MotoGP Mandalika 2026.
Suara.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat menanggapi insiden kebakaran yang menimpa Dusun Adat Sade di Lombok Tengah. Untuk mengantisipasi lonjakan dan pemindahan limpahan wisatawan jelang gelaran MotoGP Mandalika, Pemprov NTB menyiapkan empat destinasi wisata budaya pengganti yang tak kalah memikat.
Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan, menegaskan pentingnya percepatan pengondisian lokasi-lokasi ini agar siap menyambut para pelancong.
Muhamad Ihwan mengatakan destinasi budaya yang disiapkan, antara lain Kampung Adat Ende, Desa Adat Bayan, Kampung Tenun Sukarara, dan Kampung Adat Pringgasela.
"Berbagai destinasi itu perlu segera kami kondisikan agar siap menerima limpahan wisatawan," ucap dia saat ditemui usai meninjau kebakaran Dusun Adat Sade di Lombok Tengah, Minggu.
Ihwan menuturkan pemerintah segera berkoordinasi dengan pengelola dan komunitas budaya di sejumlah destinasi tersebut untuk memastikan kesiapan dalam menerima kunjungan wisatawan.
Menurut dia, penyiapan destinasi budaya alternatif tersebut menjadi penting lantaran ajang MotoGP Mandalika pada 9 sampai 11 Oktober 2026 berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah dan negara ke Pulau Lombok.
"Dalam waktu dekat ini kami berkoordinasi dengan berbagai macam tempat tersebut," kata Ihwan.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Damayanti Putri mengatakan proses revitalisasi Dusun Adat Sade membutuhkan pembahasan bersama dengan berbagai pihak.
Pemerintah memerlukan masukan dari para tokoh adat agar upaya revitalisasi kawasan tersebut tetap memperhatikan nilai dan karakter budaya masyarakat setempat.
![Kebakaran hebat melanda kawasan ikonik Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada Sabtu (22/8/2026) malam. [Dok @reylevant]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/23/34530-kebakaran-desa-adat-sade.jpg)
"Merevitalisasi Dusun Sade membutuhkan duduk bersama karena membutuhkan penyampaian dan info dari para tokoh adat yang ada," kata Indah.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 145.000 penonton baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.
Target itu naik sebesar 15,7 persen dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat hanya dihadiri 140.324 penonton.
Pada 22 Agustus 2026, Dusun Adat Sade yang merupakan salah satu destinasi budaya favorit penonton MotoGP Mandalika mengalami insiden kebakaran yang menghanguskan seluruh rumah adat di kampung tersebut.
Dusun Adat Sade merupakan salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok yang telah ada sejak abad ke-16 dan telah diwariskan kepada 15 generasi secara turun-temurun.
Di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara, kampung itu terkenal sebagai destinasi budaya yang kental dalam upaya mempertahankan berbagai tradisi adat suku Sasak. [Antara].