Indotnesia - Kebijakan pemerintah dalam menaikan harga BBM subsidi menuai pro-kontra di masyarakat. Bahkan, kenaikan harga tersebut membuat lagu Galang Rambu Anarki karya Iwan Fals jadi perbincangan di media sosial.
Lagu Galang Rambu Anarki menceritakan tentang kelahiran seorang anak yang lahir bertepatan dengan tahun baru 1 Januari 1982 sekaligus tentang suasana politik Indonesia yang berdampak pada kenaikan harga BBM.
Judul lagu tersebut diambil dari nama putra pertama Iwan Fals yang telah meninggal dunia pada tahun 1997.
Selain mengisahkan tentang menyambut kelahiran sang anak pertama, lagu Galang Rambu Anarki juga merupakan sebuah kritikan seorang musisi kepada pemerintah tentang bagaimana kondisi rakyat Indonesia dikala itu.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini lirik lagu Galang Rambu Anarki yang dapat menjadi referensi lagu ditengah kondisi kenaikan harga BBM.
Galang rambu anarki anakku
Lahir awal januari menjelang pemilu
Galang rambu anarki dengarlah
Terompet tahun baru menyambutmu
Galang rambu anarki ingatlah
Tangisan pertamamu ditandai bbm
Membumbung tinggi
Maafkan kedua orangtuamu
Kalau tak mampu beli susu
Bbm naik tinggi
Susu tak terbeli orang pintar tarik subsidi
Mungkin bayi kurang gizi
Galang rambu anarki anakku
Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu
Galang rambu anarki dengarlah
Terompet tahun baru menyambutmu
Galang rambu anarki ingatlah
Tangisan pertamamu ditandai bbm
Melambung tinggi
Maafkan kedua orangtuamu
Kalau tak mampu beli susu
Bbm naik tinggi
Susu tak terbeli orang pintar tarik subsidi
Mungkin bayi kurang gizi
Galang rambu anarki anakku
Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu
Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Hantamlah sombongnya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu