Indotnesia - Buat kalian yang masih newbie di dunia skincare, mau nggak mau bakal berhadapan dengan sejumlah kandungan termasuk AHA, BHA, dan PHA.
Ketiganya merupakan bagian dari kelompok asam yang diformulasikan dalam persentase yang tepat dan aman untuk perawatan kulit. Dua kandungan yg populer untuk eksfoliasi wajah adalah AHA dan BHA.
Sementara itu, PHA adalah "adik" dari AHA dan punya ukuran molekul yang lebih besar ketimbang AHA. Terus, apa sih perbedaan AHA, BHA, dan PHA?
AHA (Alpha Hydroxy Acid)
Mengutip K Beauty World, AHA adalah komponen yang larut dalam air, yang berasal dari bahan alami seperti tebu, almond, susu, anggur, dan jeruk.
AHA dapat mengikis sel-sel kulit mati dengan menargetkan tekstur kulit yang kasar dan tidak rata, mengurangi tanda-tanda kerusakan kulit akibat sinar matahari, kerutan, dan pori-pori yang membesar.
AHA yang paling lembut untuk kulit adalah asam mandelic karena ukuran molekulnya yang lebih besar. Kelembutan dan kemampuannya dapat membantu meratakan warna kulit.
Sementara itu, ada juga jenis asam glycolic yang paling kuat dari bentuk AHA. Asam ini efektif untuk eksfoliasi permukaan kulit, mengurangi noda hitam pada wajah, dan sel kulit mati.
Selain itu ada asam laktat yang membantu menyegarkan kulit dan menargetkan lapisan atas kulit sehingga membantu meningkatkan kelembapan alami kulit. Asam ini ideal untuk kulit sensitif dan kering.
Baca Juga: Waspadai Gejala Kekurangan Hormon Tiroid pada Bayi Baru Lahir, Ini Cara Pengobatannya
Asam tartarat mengandung antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang berbahaya. Jenis ini cocok untuk hampir semua jenis kulit, mulai dari sensitif, kering, hingga berminyak.
Asam sitrat membantu menyesuaikan tingkat pH dan bekerja untuk meringankan pigmentasi yang tidak merata dan menghaluskan tekstur kulit. Asam ini juga aman untuk semua jenis kulit, dan sangat bermanfaat untuk yang punya kulit berminyak dengan pori-pori tersumbat.
BHA (Beta Hydroxy Acid)
BHA adalah asam yang larut dalam minyak dan bekerja di permukaan kulit serta di bagian kulit yang lebih dalam. BHA dapat melarutkan sumbat keratin, bakteri, dan kotoran yang menumpuk di permukaan kulit sehingga bersih dan bebas dari iritasi.
Eksfoliasi dengan BHA membantu meminimalisir kulit kasar, kering, dan bergelombang. BHA cocok untuk kulit berminyak, kombinasi, rawan jerawat, komedo putih, komedo hitam, dan bruntusan.
Untuk menggunakan BHA, kamu wajib melakukan uji tempel pada kulit supaya bisa mengetahui apakah kulit kamu dapat mentolerir bahan ini.